Arsip Migo Berita

AYO pakai aplikasi LAPOR

SP4N LAPOR ! Inovasi Gerakan Sadar Lapor

KabarKalimantan, Banjarmasin – Demi pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan pencanangan gerakan sadar lapor di Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Minggu (15/7/2018).
LAPOR merupakan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang diluncurkan serentak di tujuh kota yakni, di Jakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, Bandung, Cirebon dan Banjarmasin.


Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Siswansyah mengatakan, hadirnya sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional ini merupakan suatu inovasi yang sangat produktif, serta searah dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, melalui sistem ini, pemerintah dapat secara cepat memetakan kebutuhan layanan masyarakat dengan menyediakan akses dan sekaligus memangkas birokrasi yang dapat memperlambat proses pelayanan.
“Untuk itu, bagi seluruh masyarakat khususnya yang hadir pada kesempatan ini, saya berpesan, manfaatkan momen ini untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Sehingga, seluruh masyarakat dapat berperan aktif menciptakan pelayanan publik yang berkualitas,” ucap Siswansyah.
Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik wilayah II Jeffrey Erlan Muller mengatakan, dengan adanya SP4N-LAPOR ini, masyarakat diberikan kesempatan lebih luas lagi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi publik dan juga berbagai kebijakan masyarakat.
Jeffrey menambahkan, LAPOR ini memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengawasi bagaimana menyelenggarakan pelayanan publik itu dilakukan dan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung.
“Ruang-ruang inilah yang bisa kita gunakan dengan berbagai macam media sosial dan sarana lainnya,” ucapnya.
Selain itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menuturkan, semua pengaduan ditindaklanjuti dengan cepat dan tuntas, ini untuk mewujudkan pemerintahan yang responsip dan meningkatkan kepercayaan masyarakat termasuk kemudahan pelayanan publik.
“Program ini bisa menjadi salah satu kanal yang paling lancar arus informasinya. Sehingga masyarakat sudah terbiasa dan akan terus kami sosialisasikan. Jika ada permasalahan silahkan lapor ke SP4N-LAPOR, baik secara nasional atau kanal aplikasi lainnya,” pungkas Ibnu.
Sementara itu, adapun cara agar masyarakat Kalimantan Selatan bisa menyampaikan aspirasinya dapat melalui cara sms dengan mengetik LAPORPAMAN(spasi) isi aduan atau  BANJARMASIN(spasi) isi aduan dan kirim ke 1708, atau bisa download aplikasi LAPOR! Lewat ponsel anda di www.lapor.go.id atau di Google Play.
Sumber Berita : https://redkal.com/sp4n-lapor-inovasi-gerakan-sadar-lapor/










Re-Post by MigoBerita / Selasa/17072018/10.46Wita/Bjm 

Setelah viral "Lalu Muhammad Zohri", ternyata ada Atlit KalSel asal Banjarmasin yang Mendunia atas nama Fauzan Noor

Danrem Antasari Ajak Warga Kalsel Peduli dengan Prestasi Dunia Fauzan Noor

MEMBACA pemberitaan di media massa serta viral di tengah masyarakat Kalimantan Selatan, Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya berinisiatif mengundang Fauzan Noor ke kediaman dinasnya, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (16/7/2018) malam.
FAUZAN Noor merupakan anak muda asal Kalsel yang meraih titel jawara pada kejuaraan dunia karate tradisional yang dihelat di Praha, Republik Ceko, pada Januari 2018 lalu.
Kolonel Inf Yudianto Putrajaya mengatakan, pihaknya tergugah atas prestasi Fauzan yang berhasil mengharumkan nama bangsa di dunia internasional. “Sebelumnya saya tidak tahu, kemudian ada pemberitaan terkait Fauzan. Saya perintahkan Dandim untuk mencari informasinya. Fauzan membawa nama harum daerah serta bangsa dan negara. Saya memberikan apresiasi terhadap Fauzan,” katanya.


Beberapa waktu lalu, pihaknya memberikan pembekalan bela negara bagi ratusan preman dan pengangguran. “Lalu, kenapa kita tidak peduli kepada satu orang?” ucap perwira menengah tinggi TNI AD yang akrab disapa Putra ini.
Ditegaskan Putra apa yang dilakukannya berdasarkan ketulusan dan keikhlasan. “Kami akan mencari peluang yang terbaik. Orang tua Fauzan ingin anaknya menjadi abdi negara. Kita lihat Tuhan mengisyaratkan apa. Dengan prestasinya, ia menjadi orang yang baik. Saya bangga melihat dia berprestasi, sebab tidak semua orang biasa seperti dia,” bebernya.
Fauzan mengucapkan terima kasih atas perhatian Danrem 101/Antasari. Ia berharap Danrem 101/Antasari bisa membantunya. “Dulu saya pernah memasukkan lamaran di Satpol PP Banjarmasin, tapi ditolak dengan alasan tidak ada penerimaan. Katanya, kalau ada yang kosong bisa diterima, tapi sampai sekarang tidak ada kabarnya lagi,” katanya.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/16/danrem-antasari-ajak-warga-kalsel-peduli-dengan-prestasi-dunia-fauzan-noor/

Dana Pembinaan Seret, Atlet Berprestasi Seperti Fauzan Noor Bertebaran di Kalsel

NAMA Fauzan Noor, hanya satu dari segudang atlet berpretasi asal Kalimantan Selatan yang membawa harum nama daerah. Namun, begitu pemuda asal Banjarmasin berusia 21 tahun ini menjuarai Kejuaraan Karate Tradisional Dunia di Praha, Republik Ceko, pada Januari 2018 lalu, sorotan pun tertuju kepada atlet tersebut.
KETUA Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalimantan Selatan Gusti Perdana Kusuma mengungkapkan wajar jika Fauzan Noor dikirim mewakili Indonesia, karena sebelumnya keluar sebagai juara dalam Kejuaraan Karate Tradisional Asia Ocenia 2017 di IPDN Jatinangor, Jawa Barat, pada 12-13 Agustus 2017 lalu.
Dalam even berskala internasional itu, tim Korda FKTI Kalsel menyabet juara umum dengan raihan lima medali emas, lima perak dan empat perunggu. Fauzan Noor hanya salah satu dari tim yang diutus Kalsel, karena wakil Banua lainnya seperti Gusti Yuliyandhi Putra Kasuma Dan II meraih titel juara. Belum lagi, nama Fikriyan Hidayat dan Rifki Maulana serta atlet muda lainnya.
“Jadi, kalau bicara prestasi di karate tradisional, Kalsel menjadi barometer Indonesia. Sebab, beberapa kali keluar sebagai juara umum. Makanya, nama Fauzan Noor itu melejit, karena meraih juara dunia, kalau juara nasional sudah sering diraih atlet Kalsel,” kata Gusti Perdana Kusuma kepada jejakrekam.com, Senin (16/7/2018) malam.
Menurut Perdana, sangat wajar ketika sorotan negeri ini terhadap anak Indonesia yang berprestasi tak seperti Lalu Muhammad Zohri, sprinter kelas dunia asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjuarai nomor sprint 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia.
“Sebab, sprint atau lari cepat 100 meter itu masuk cabang olahraga resmi Indonesia, jadi ketika juara apalagi juara dunia, tentu akan mudah diketahui. Sedangkan, karate tradisional di bawah binaan FKTI memang tak masuk dalam cabang olahraga di bawah KONI,” ucap mantan anggota DPRD Kalsel ini.
Tak mengherankan, dana pembinaan FKTI bagi atlet berprestasi semacam Fauzan Noor, nyaris tak ada. Gusti Perdana pun mengakui kerap mengocek kantong pribadi untuk memberangkatkan para atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan. “Sebetulnya di Kalsel ini banyak yang jadi juara, tapi tak seheboh Fauzan Noor. Ya, karena dia meraih juara dunia. Kalau juara nasional, banyak di Kalsel,” seloroh Dana-sapaan akrabnya.
Ketua Bidang Organisasi Pembinaan Prestasi KONI Kalsel ini mengakui kalau FKTI tidak diterima lagi sebagai anggota KONI, induk dari semua organisasi cabang olahraga berprestasi. Kini, FKTI berada di bawah pembinaan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). “KONI menganggap tak boleh ada dua induk organisasi cabang karate. Makanya, yang diakui hanya Forki, dan FKTI sekarang gabung ke FORMI,” tuturnya.
Alhasil, dana pembinaan yang berasal dari APBN atau APBD tak lagi dinikmati FKTI, termasuk di Kalsel. Menurut Dana, semua usulan dana pun ditolak dari KONI, karena semua organisasi cabang olahraga wajib berinduk ke lembaga otoritas keolahragaan nasional itu.
“Makanya, sekarang kami berharap agar FORMI Kalsel bisa mengakomodir segala pembinaan terhadap atlet berprestasi, ya seperti Fauzan Noor. Dulu, pernah kami waktu mengikuti kejurnas tahun 2017 lalu, pernah dibantu hanya Rp 7 juta, padahal biayanya mencapai Rp 30 juta. Ya terpaksa, harus nombok,” pungkas Dana.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/16/dana-pembinaan-seret-atlet-berprestasi-seperti-fauzan-noor-bertebaran-di-kalsel/

Harumkan Nama Bangsa, KONI Banjarmasin Pastikan Walikota Ibnu Sina Bantu Fauzan

NAMA Fauzan Noor, atlet karate muda yang menjuarai Kejuaraan Dunia Karate Tradisional di Praha, Republik Ceko, pada Januari 2018 lalu, mendadak jadi perhatian publik. Ini dikarenakan, dia bersama sang pelatih, Mustafa harus berangkat ke Benua Eropa itu dengan modal pinjaman dari para sponsor, tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah atau lembaga semacam Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI).
KETUA KONI Kota Banjarmasin, Djumadri Masrun mengaku telah mengecek keberadaan Fauzan apakah terdaftar sebagai anggota Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Banjarmasin atau Provinsi Kalimantan Selatan.
“Nah, waktu berangkat ke Republik Ceko itu, Fauzan itu atas nama perguruan mana? Ini yang sedang kami lacak. Dari informasi sementara, ternyata Fauzan bukan anggota Forki Banjarmasin maupun Kalsel,” ucap Djumadri Masrun kepada jejakrekam.com, Senin (16/7/2018).
Sebab, menurut Djumadri, ada beberapa perguruan karate yang terdapat di Kalsel di bawah pembinaan Forki seperti Inkai, Inkado, Lemkari dan lainnya. “Nah, dari penelusuran ini, kami meyakini Fauzan ini di bawah pembinaan Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel, yang diketuai Gusti Perdana Kesuma. Memang, FKTI bukan anggota KONI,” kata mantan anggota DPRD Kalsel ini.
Dia menepis anggapan jika organisasi induk olahraga ini tak memperhatikan atlet muda berbakat semacam Fauzan. Namun, menurut Djumadri, KONI Banjarmasin juga tak mendapat pemberitahuan dari induk cabang olahraga jika ada anggotanya berangkat mengikuti kejuaraan dunia semacam Fauzan.
“Nah, kalau organisasi yang menaungi Fauzan adalah FKTI, ya wajar kalau KONI tidak tahu. Yang pasti, dari komunikasi dengan Pak Walikota Banjarmasin (Ibnu Sina) akan siap membantu Fauzan yang telah mengharumkan nama daerah di kancah internasional,” tutur Djumadri.
Ia mengungkapkan saat ini ada 36 cabor yang dibina KONI dengan alokasi anggaran mencapai Rp 3,4 miliar dari APBD Banjarmasin 2018. Dana ini diakui Djumadri, telah disalurkan ke cabang-cabang olahraga yang tengah menghelat kompetisi. “Memang tidak banyak yang diterima masing-masing cabor, tapi tetap dibagi-bagi sesuai kebutuhan mereka,” ucap Djumadri.
Politisi PAN ini menegaskan untuk penghargaan prestasi Fauzan yang menjuarai even internasional di Praha, Republik Ceko, telah disikapi Dinas Pemuda dan Olahraga Banjarmasin serta Walikota Ibnu Sina. “Yang pasti, dari komunikasi dengan Pak Wali, beliau siap membantu. Ini komitmen kami bagi atlet asal Banjarmasin seperti Fauzan,” tandasnya.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/16/harumkan-nama-bangsa-koni-banjarmasin-pastikan-walikota-ibnu-sina-bantu-fauzan/

Re-Post by MigoBerita / Selasa/17072018/09.41Wita/Bjm

FREEPORT telah "direbut" hingga Neno Warisman dan Abu Jibril yang "Anti Jokowi" dan Guru Sekumpul kembali "Dibela"

Tolak Radikalisme dan Penghinaan Terhadap Ulama Aswaja, Ini Empat Poin Petisi Itu

PETISI yang diteken puluhan ribu umat Islam untuk membela para ulama, khusus Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani yang dikenal dengan sebutan Guru Sekumpul Martapura, benar-benar melibatkan para tokoh lintas Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
AKSI yang dimulai dengan menggelar shalat Zuhur dan Ashar berjamaah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kamis (12/7/2018), dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, serta amalan yang diajarkan ulama-ulama ahlul sunnah wal jamaah (Aswaja).
Di atas surat pernyataan bermaterai Rp 6.000, sang penggagas Sayyid Ahmad Hanafi Bahasyim membubuhkan tandatangan serta didukung sekitar 20 tokoh ulama dari berbagai daerah, seperti Habib Rizky Banjarmasin, H Kamran Tanah Bumbu, H Syarifuddin Tanah Laut, Hasan Kalteng, Syarif Ahmad Al Idrus, H Akhwan Tanjung, H Haris Fadilah, H Ahmad Mubarak,  HM Bayani, Habib Alwi Ba’bud, Guru Saman (kaltim),  KH M Abdul Hamid, H Abdul Rahim (Balikpapan, Kaltim), M Haidhar (Kandangan), H Syarifuddin Balangan, dan HM Affan HR Barabai.



Tergabung dalam Pencinta Ulama Aswaja Kalsel, para ulama dan habaib pun membuat petisi yang berisi empat pernyataan, yakni :
  1. Menolak segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Menolak paham radikalisme.
  3. Menolak segala bentuk fitnahan daam bentuk apapun kepada para ulama dan habaib, yang berpedoman kepada itiqod ahlul sunnah wal jamaah (aswaja) yang berlandaskan kepada Alquran, Hadits, Ijma Ulama dan Qiyas.
  4. Saling menciptakan suasana yang aman, kondusif di dalam kebebasan beragama.
Para penandatangan petisi ini dimaksudkan dapat digunakan sebagaimana mestinya dan bermanfaat sebagai kekuatan hukum tetap di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/12/tolak-radikalisme-dan-penghinaan-terhadap-ulama-aswaja-ini-empat-poin-petisi-itu/

Jaga Marwah Guru Sekumpul, Ribuan Umat Islam Kalsel Bikin Petisi

SERUAN agar umat Islam di Kalimantan Selatan dan sekitarnya, bersatu membela marwah Syekh Zaini Abdul Ghani yang dikenal dengan sebutan Guru Sekumpul, diwujudkan dengan ribuan jamaah memutihi Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kamis (12/7/2018).
MEREKA mengikuti shalat Zuhur hingga Ashar berjamaah untuk membuktikan bahwa umat Islam di Kalsel berada di garda pendukung almarhum Guru Sekumpul yang dalam beberapa video ustadz-ustadz muda terkesan melecehkan ulama kharismatik asal Martapura itu.
“Petisi yang ditandatangani ribuan jamaah ini di atas kain putih serta surat pernyataan ini sebagai bentuk kecintaan kami kepada ulama Kalsel, khususnya lagi almarhum Guru Sekumpul,” ucap sang penggagas petisi, Habib Ahmad Hanafi Bahasyim kepada wartawan di ruang Sekretariat Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Dia menegaskan upaya silaturahmi umat Islam khususnya dari Banjarmasin, Martapura, Banjarbaru, Samarinda (Kaltim), Palangka Raya (Kalteng) serta daerah lainnya untuk menekan keributan antar jamaah, khususnya umat Islam. Terutama, menurut Habib Ahmad Hanafi Bahasyim, terhadap beredarnya ceramah-ceramah yang terkesan melecehkan Guru Sekumpul, terutama dilakoni para ustadz-ustadz muda dari kelompok tertentu.
“Contohnya, ada foto Abah Guru Sekumpul yang dibuat mainan di medsos. Kita semua melindungi ulama-ulama kita, sebab mereka adalah panutan bagi kita, terkhusus lagi Abah Guru Sekumpul,” kata Habib Hanafi Bahasyim.
Dia memastikan tak hanya menggalang petisi, tindakan penghinaan terhadap ulama Kalsel, khususnya Guru Sekumpul juga tengah didata. “Para pelakunya akan kita laporan ke aparat penegak hukum. Petisi yang digalang pada hari ini adalah bertujuan untuk melindungi ulama ahlul sunnah wal jamaah,” tegas Habib Hanafi Bahasyim.
Ia pun mengungkapkan aksi dukungan dan penggalangan petisi ini juga didukung Imam Masjid Raya Sabilal Muhtadin, KH Saiful Rahman, Habib Hasan Al Kaff serta 20 tokoh utama ulama dari berbagai daerah Banjarmasin, Martapura, Samarinda, Palangka Raya dan lainnya.

Salah satu jamaah yang ikut membubuhkan tanda tangan seperti Herman mengatakan sangat antusias untuk menjaga marwah Guru Sekumpul yang terus dilecehkan dan dihina ustadz-ustadz muda dari video yang beredar di medsos.
“Tercatat, ribuan  jamaah yang menandatangani petisi di atas kain putih sepanjang 10 meter. Ini bentuk dukungan kami dan bentuk kecintaan kepada ulama kita, khususnya Abah Guru Sekumpul,” kata Herman.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/12/jaga-marwah-guru-sekumpul-ribuan-umat-islam-kalsel-bikin-petisi/

ABU JIBRIL & TERORISME

Sepak terjang Abu Jibril dalam radikalisme dan terorisme sudah sangat lama..
Nama aslinya Fihiruddin Muqti. Dia asli Lombok. Dan ilmu agamanya dia dapat dari Abdullah Sungkar, pengelola pesantren Ngruki Solo.
Bersama Abu Bakar Baasyir, mereka ingin membangkitkan kembali gerakan DI/TII. Dan tahun 1985 mereka kabur ke Malaysia, kemudian tertangkap. Di Malaysia mereka mengubah nama gerakan mereka menjadi Jamaah Islamiyah. Gerakan ini mengirim banyak pengikut mereka untuk ikut perang di Afghanistan.
Anak Abu Jibril sendiri -Muhammad Jibriel bin Abdulrahman- dikirim ke Pakistan dan bergabung bersama Osama bin Laden. Dia pernah ditahan tiga tahun karena tuduhan terorisme.
Di Indonesia Muhammad Jibril mendirikan situs arrahmah.com, situs radikal yang isinya memecah belah bangsa. Salah satu anak abu Jibril sendiri, mati di Suriah tahun 2015, bergabung dengan kelompok teroris al-Qaeda.
Dengan semua "prestasi" itu, bisa dilihat apa visi abu Jibril terhadap Indonesia dan Pancasila. Dan sekarang ia bergabung dengan gerakan lawan politik Jokowi untuk menumbangkannya karena visi Jokowi terhadap Indonesia sangat berseberangan dengannya.
Inilah yang harus kita lawan. Radikalisme dan terorisme, yang bermutasi menjadi dukungan politik untuk melebarkan sayapnya. Jika mereka menang nanti, tumbuh suburlah apa yang mereka semai sekarang ini.
Membela Jokowi bukan hanya membela sosok, tetapi membela simbol perlawanan terhadap intoleransi, radikalisme dan terorisme yang ingin mencari jalan supaya hidup di negeri ini..
Jangan sampai Indonesia nanti seperti Suriah, jika mereka berkuasa disini. Angkat secangkir kopi.
Al Qaeda Anak Abu Jibril

MEDAN PERTARUNGAN FREEPORT

Tanpa keributan berarti, mayoritas saham Freeport sudah berhasil kita kuasai. "Saya telah mendapatkan laporan bahwa holding industri pertambangan kita, PT Inalum, telah mencapai kesepakatan awal dengan Freeport pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," begitu kata Jokowi seperti dimuat di media-media.
Jokowi patut bersyukur.
3,5 tahun waktu diperlukan untuk negosiasi mendapatkan Freeport kembali. Dan itu bukan pekerjaan mudah. Freeport Mc Moran sebagai pemegang saham terbesar di Freeport tentu tidak mau menyerahkan tambang itu kepada Indonesia begitu saja. Mereka menebarkan banyak ancaman melalui pengamat-pengamat yang dibayar bahwa Indonesia bisa rusuh jika merebut miliknya.
Belum lagi pesimisme yang ditebar bahwa tambang Freeport sudah tidak ada lagi emasnya sehingga Indonesia rugi jika mengeluarkan dana triliunan rupiah untuk membeli saham mayoritas.
Freeport bahkan melakukan pemecatan kepada 3000 karyawannya sebagai bagian dari gertakan itu, berharap ada imbas kepada pemerintah pusat supaya berfikir ulang untuk merebut tambangnya.
Tapi yang tidak dihitung oleh Freeport adalah bahwa tambang itu sudah menjadi sebuah simbol. Simbol kedaulatan Indonesia di tanahnya sendiri. Inilah yang membuat Jokowi bersikeras untuk "merebutnya", tentu dengan melalui negosiasi diatas meja.
Panglima terbaikpun disiapkan. Mulai Ignasius Jonan dipanggil kembali menjadi Menteri, sampai Sri Mulyani turun tangan.
Dan berhasil. Freeport mengalah untuk menjual sahamnya sebesar 51 persen. Kepemilikan mayoritas ini menandakan Indonesia berkuasa atas segala keputusan didalamnya.
Siapapun tahu, tidak mudah mengambil alih Freeport. Kontrak-kontrak sejak lama dikunci supaya Indonesia tidak bisa memiliki. Lobi-lobi politik dan uang bertebaran untuk menghalangi niat pemerintah dalam gerakannya.
Tapi Jokowi membuktikan bahwa dialah macan Asia sebenarnya. Tanpa perlu menepuk dada, ia dengan halus berhasil membuat nama Indonesia harum kembali dimata Internasional.
Penanda-tanganan kesepakatan antara PT Inalum sebagai wakil pemerintah dan Freeport, adalah sebuah sejarah yang harus dicatat oleh generasi muda. Bahwa ada orang-orang yang tidak mementingkan diri sendiri dan berjuang demi bangsa. Mereka bisa saja kaya raya jika mau disuap, tapi mereka tahu bahwa tinta hitam suatu saat akan mencoreng mereka jika melakukan itu.
Indonesia adalah bangsa yang besar jika diisi orang-orang seperti ini.
Angkat secangkir kopi untuk para macan asia ini.
Inalum Penandatanganan

HUTANG UNTUK BELI FREEPORT

"Hutang lagi. Hutang lagi. Beli Freeport aja pake hutang. Yang dibanggain apanya?? Hutang makin bengkak. Indonesia bisa bangkrut !!"
Tulis seorang teman di dinding facebooknya. Hari-harinya memang begitu, penuh dengan kenyinyiran yang sempurna.
Saya tersenyum bacanya. Baginya Jokowi sama sekali gada baiknya. Sama seperti ia melihat mertuanya yang menuntut ia untuk cari kerja, jangan hanya nongkrong di rumah saja.
Ingin saya menjelaskan. Tapi mana dia mau ngerti?? Wong namanya sudah benci. Ah, tapi siapa tau mertuanya baca. Mertuanya membela saya. Bukan karena suka, tapi karena ia lebih benci pada menantunya.
Gini saya jelasin kepada bapak mertua..
Yang mengambil 51 persen saham Freeport adalah PT Inalum, perusahaan pelat merah. Sebenarnya Inalum tidak sendiri, tetapi dia adalah pemimpin dari 3 perusahaan BUMN khusus untuk pertambangan. Mereka menamakan gabungan ini sebagai holding.
Nah, dana dari gabungan perusahaan ini dikumpulkan ada sekitar 88 triliun rupiah. Besar sekali. Dan khusus untuk pengambil alihan saham Freeport, Inalum grup menyediakan dana sebesar 21 triliun rupiah.
"Berapa sih dana untuk mengambil 51 persen saham Freeport ?"
Dari hitung-hitungan, total dana yang harus disiapkan sekitar 54 triliun rupiah.
Wah, berarti Inalum grup kurang 33 triliun rupiah lagi dong? Darimana dana sisanya?
"Pasti pake hutang!" Suara mertua temanku terdengar keras sambil melirik menantunya yang pura-pura sibuk cuci celana. Saking gagapnya, temanku malah mencuci celana dalam ibu mertuanya. Pantas, suaminya marah..
Ya pak mertua, betul. Inalum grup akhirnya hutang. Lebih tepatnya, ditawarin hutang.
"Lha, siapa memangnya yang jaman segini nawarin hutang?? 33 triliun lagi. Kan gede tuh?? Segede biji menantu gua.." Kata mertua sinis, sambil nyindir2 menantunya.
Ada. 11 bank siap memberikan hutang kepada Inalum grup sebesar 33 triliun rupiah. Nah, Inalum tinggal milih tuh, bank mana saja yang bisa memberikan bunga paling rendah. Kan enak..
"Kok bisa? Gimana bayarnya??"
Inilah yang orang banyak tidak tahu. Direktur Freeport McMoran sendiri mengatakan, bahwa dengan kepastian investasi dan operasi sampai tahun 2041, Indonesia bisa mendapatkan untung lebih dari 860 triliun rupiah..
Woww, 860 triliun ??
Dari tahun 2018 ke tahun 2041, ada waktu 23 tahun.
Jadi, kalau 860 triliun dibagi 23 tahun, maka setiap tahunnya Indonesia bisa untung hampir sekitar 35 triliun rupiah.
Jika bisa untung segitu, berarti hutang 33 triliun ke bank gak ada artinya. Ibaratnya, setahun aja selesai tuh hutang. Sisa 22 tahun, tinggal untungnya doang. Pendapatan Indonesia jadi besar. Bisa buat bayar apa saja dan sejahterakan rakyatnya..
"Pantas bank-bank ngiler untuk ngutangin. Soalnya mereka tahu, kalau pendapatan di Freeport besar.. " Akhirnya si mertua mengerti dengan penjelasan ala anak SMP ini. Semakin mengerti, semakin benci dia sama menantunya.
Akhirnya gak tahan, si mertua laki mengangkat sarungnya. Dia berjalan mendekati menantunya yang semakin gagap dengan mencuci beha ibu mertuanya.
"Oi mantu!" Tereak si mertua. "Dengerin tuh penjelasannya. Jangan cuman tereak-tereak hutang hutang aja. Hutang gak papa. Asal bisa bayar.."
Dan mulailah pengadilan terjadi di rumah itu. "Emangnya elu, mantu. Hutang ke gua kagak pernah bayar. Penghasilan aja kagak ada. Kuota minta ma anak gua. Kerjaan nyinyir ke pemerintah. Titel doang sarjana. Ngapain kek elu. Jual jual diri gitu. Kan lumayan meski tampang lu murah..."
Temanku makin gugup. Dia langsung lari sambil membawa celana dalam ibu mertuanya.
"Hei kampret. Lu bawa lari kemana celana istri gua?? Mau lu guna-guna??" Mereka tampak kejar-kejaran sepanjang gang rumah.
Saya tersenyum sambil seruput secangkir kopi. Hidup ini memang indah..
Inalum Tanda Tangan Freeport-Indonesia
Sumber Opini : https://www.dennysiregar.com/2018/07/hutang-untuk-beli-freeport.html

FREEPORT BISA GRATIS, NGAPAIN BAYAR?

"Ngapain beli saham 51 persen?? Tunggu tahun 2021 aja, Freeport sudah 100 persen milik kita. Gratis lagi. Jokowi buang-buang uang!!".
Pagi-pagi tulisan teman saya si mantu muncul lagi. Rupanya dia fesbukan sambil sembunyi diatas genteng. Mertua lakinya nyari di bawah kesana kemari.
Memang secara kontrak, ijin Freeport akan habis di tahun 2021. Dan pemerintah Indonesia bisa tidak meneruskan ijin itu kalau mau, apalagi Freeport sering melanggar janji untuk membayar hak negara.
Dan jika pemerintah tidak meneruskan kontrak, berarti tambang tutup. Freeport hengkang dari bumi Indonesia dan 100 persen tambang jadi punya kita.
"Emangnya kite bisa garap, woi mantuu ?" Teriak si mertua yang baca status mantunya.
Dia pagi ini gemas, karena selain celana dalam istrinya dibawa lari, dompetnya juga. Padahal isi dompet tinggal ceban doang, cuman cukup buat beli kuota.
"Elu aja, mantu, gua tinggalin bengkel. Noh, peralatan ada, tempat ada, cuman elu skill kagak ada. Kerjaan elu cuman ngeceprok di bengkel sambil bayangin warisan gua. Bengkel gua tinggalin seminggu, hancur kagak ada yang mampir.
Gimane Freeport? Itu tambang bukan sembarang tambang. Peralatan mereka khusus dan mahal. Kalo kontrak gak diperpanjang, trus mereka pulang, siapa yang garap? Mau nunggu orang laen yang garap? Butuh waktu 5 tahun lagi, baru orang lain bisa ngerjain tambang itu. Lu kira gampang, kulkas bekas?".
Si mertua laki histeris. Istrinya teriak-teriak dari kamar mandi nanyain celananya. Dia gak bisa keluar, kan malu masa telanjang. Mending kalo bodi masih bagus, ini sudah awut2an..
"Itu di Freeport ada 33 ribu karyawan, tu. 90 persennya pekerja Indonesia. Trus mereka mau dipecatin gitu ?? Rusuh tuh Papua. Orang lapar lu suruh puasa. Papua rusuh, Amerika ikut maen. Mereka juga gak rela investasi mereka di Freeport sia-sia. Bisa kacau Indonesia kayak tahun '65 kalau kita mau maen keras2an kayak gitu..."
Dari kamar mandi teriakan ibu mertua makin kencang. Ditambah gedor-gedor pintu segala. Mertua laki makin histeris, soalnya pake ancaman entar malam gak dapat jatah.
"Belum lagi Freeport pasti bawa masalah ini ke pengadilan Internasional. Kita harus keluar duit lagi untuk bayar pengacara mahal. Dan sesudah tahunan berperkara, kita bisa kalah.
Iklim investasi pasti goncang. Indonesia bisa gak dipercaya investor kalau gini, kagak ada jaminan investasi aman. Rupiah pasti terpuruk karena investor tarik uang dollarnya pulang.
Elu sih senang. Kerjaan cuman ngupil doang, berharap Indonesia rusuh, trus elu demo. Pulang-pulang bawa nasi bungkus, lu bilang habis kerja.. Kerja apaann ?? Cuman tereak2 doang modal gamis ma sorban. Itu juga mukenah istri gua lu pake ke jalan.."
Tiba-tiba terdengar suara genting pecah. Rupanya atap rumah gak tahan menahan bobot temanku si mantu yang naudzubillah. "Brakkkkk!!!" Si mantu terjun bebas ke bawah.
Entah Tuhan punya rencana, si mantu jatuh tepat di kamar mandi dimana emak mertua sedang gak pakaian. Makin menjerit si emak liat mantu jelek melongo kebingungan, dikira dia sekarang sudah di surga bersama bidadari di kayangan. Tapi bidadari kok kisut gitu, pikirnya.
Gemparlah satu kelurahan. Tidak lama ada yang mem-videokan dan menyebarkan di fesbuk dengan caption, "Viral! Seorang menantu pengangguran hendak memperkosa ibu mertua disaat suaminya tidak ada!!". Komen-komenpun berhamburan, "Astaghfirullah, menantu kurang ajar!! Semoga mendapat hidayah!!".
Bahkan ada komen, "Menantu itu pasti Syiah! Syiah bukan Islam!!" Apa hubungannya coba?
Ah, ada ada saja. Mending kuseruput kopi dulu sambil menikmati hidup yang sederhana..
Papua Jonan, Sri Mulyani dan Freeport
 
Re-Post by MigoBerita / Jum'at/13072018/10.26Wita/Bjm

Muhammad Zohri Banggakan Indonesia dengan Medali Emas Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Tampere, Finlandia & sekarang saatnya Dukung Timnas Indonesia : Hancurkan "Kutukan" saatnya Libas Malaysia demi Timnas U19 Indonesia 2018

Tiket Semifinal Ludes Terjual, Pelatih Timnas U-19 Malaysia: Jangan Hiraukan Suporter Indonesia!

BOLASPORT.COM - Pelatih timnas U-19 Malaysia, Bojan Hodak, selalu memberikan wanti-wanti kepada anak asuhnya jelang menghadapi Indonesia pada babak semifinal Piala AFF U-19 2018.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018), Hodak selalu mengingatkan para pemainnya untuk menjaga fokus.
Pasalnya, Hodak menilai bahwa laga ini bakal dihadiri puluhan ribu suporter yang bakal mendukung skuat Garuda Nusantara.


(Baca Juga: Tumbang dari Thailand, Timnas U-19 Indonesia Patut Berbangga Hati karena Rekor Ini!)
Kabarnya, panitia penyelenggara pertandingan telah mencetak 26 ribu tiket untuk pertandingan ini.
Dari total tersebut, 2000 di antaranya dijual secara online, sementara 24 ribu tiket bisa didapatkan secara langsung di setiap tiket box di sekitar stadion.
(Baca Juga: Ditantang Malaysia di Final, Kapten Timnas U-19 Indonesia: Jangan Bikin Malu di Kandang Sendiri!)


Hodak berharap mental para pemainnya cukup kuat untuk menghadapi tekanan sekitar 26 ribu pendukung timnas U-19 Indonesia.
Juru strategi berpaspor Kroasia ini juga meminta Akhyar Rashid dkk untuk tak terlalu menghiraukan intimidasi pendukung Indonesia.
Suporter timnas U-19 Indonesia memadati tribun Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur untuk mendukung , Daconi (tengah), menjelang dimulainya laga Grup A Piala AFF U-19 2018 melawan Singapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (03/07/2018) malam.

Pelatih <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/timnas-u-19-malaysia'>timnas U-19 Malaysia</a>, <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/bojan-hodak'>Bojan Hodak</a> memberi keterangan kepada awak media usai pertandingan, Rabu (4/7/2018).
Pelatih timnas U-19 Malaysia, Bojan Hodak memberi keterangan kepada awak media usai pertandingan, Rabu (4/7/2018).
TB KUMARA/BOLASPORT.COM
 
"Saya juga berharap mental pemain timnas u-19 Malaysia cukup kuat untuk menghadapi tekanan dari suporter Indonesia," ujar Hodak, dilansir BolaSport.com dari MStar.
(Baca Juga: Unggul Dulu dan Gagal Kalahkan Malaysia, Pemain Timnas U-19 Timor Leste Disalahkan Pelatihnya)
"Dan saya juga telah mengingatkan kepada pemain agar tetap menjaga fokus, jangan menghiraukan pendukung indoneisa dan tetap bersabar," katanya.
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Piala AFF U-19 2018 memastikan bahwa harga tiket laga babak semifinal mengalami kenaikan.
Kendati demikian, tiket pertandingan timnas U-19 Indonesia tetap menjadi incaran suporter.
(Baca Juga: Terlibat Aksi Saling Dorong dan Gagal Dapatkan Tiket Timnas U-19, Suporter Ini Pilih Berburu Sandal)
Pada babak penyisihan grup, panpel melepas tiket kategori VIP dengan harga Rp 100.000, kategori utama seharga Rp 60.000 dan kategori ekomoni seharga Rp 30.000. Namun, untuk semifinal naik menjadi Rp 150.000, Rp 100.000 dan Rp 50.000.
Media officer PSSI, Bandung Saputra, mengatakan bahwa kenaikan ini sudah dirapatkan dengan pihak Panpel.
Menurutnya, animo masyarakat yang sangat besar berdampak pada kenaikan tiket untuk pertandingan semifinal.
Timnas
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Suporter timnas U-19 Indonesia memadati tribun Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur untuk mendukung , Daconi (tengah), menjelang dimulainya laga Grup A Piala AFF U-19 2018 melawan Singapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (03/07/2018) malam.
Sumber Berita : https://www.bolasport.com/timnas/288619-tiket-semifinal-ludes-terjual-pelatih-timnas-u19-malaysia-jangan-hiraukan-suporter-indonesia?page=all

BREAKING NEWS - Egy Maulana Vikri Langsung Jadi Starter Kontra Malaysia di Semifinal Piala AFF U-19 2018

BOLASPORT.Com. Teka-teki apakah Egy Maualana bakal dimainkan pelatih Indra Syafri saat menjamu Malaysia dalam laga semifinal Piala AFF U-19 2018 yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018), terjawab sudah.
Dari bocoran yang diterima BolaSport.com, anak Medan berusia 17 tahun itu bakal menjadi salah satu pilar Timnas Garuda Nusantara untuk berebut tiket ke final.
Sebagaimana daftar yang dikirimkan Manajer Timnas, Daconi, pelatih Indra Sjafri juga mengembalikan posisi Muhammad Riyandi di bawah mistar.
(Baca Juga: Wawancara Eksklusif Luis Milla: Evan Dimas, Kebingungan Senior, dan Skuat 95 Persen)
(Baca Juga: Tiket Semifinal Piala AFF U-19 2018 Ludes dalam Satu Jam)
Saat dikalahkan Thailand dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup, pelatih asal Pesisir Selatan Sumatera Barat itu menurunkan Muhammad Aqil Savik sebagai penjaga gawang.
Menurut Manajer Daconi, ini adalah skuat terbaik Timnas yang diturunkan Indra untuk melawan Malaysia guna mengamankan tiket ke final Piala AFF 2018.
"Ini sudah yang terbaik dari skuat Indonesia. Mudah-mudahan tiket ke final bisa kita ambil," ujar Daconi kepada BolaSport.com.
Potongan daftar pemain <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/timnas-u-19-indonesia'>Timnas U-19 Indonesia</a> dalam laga semifinal <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/piala-aff-u-19'>Piala AFF U-19</a> 2018 melawan Malaysia sebagaimana didapat BolaSport.com
Potongan daftar pemain Timnas U-19 Indonesia dalam laga semifinal Piala AFF U-19 2018 melawan Malaysia sebagaimana didapat BolaSport.com
YOSRIZAL/BOLASPORT.COM
 
Berikut pemain Timnas U-19 Indonesia yang bakal menjadi starting line-up laga semifinal melawan Malaysia:
Muhammad Riyandi; Rafi Syaharil, Kadek Raditia Mahesa, Nur Hidayat, Firza Andika; Witan Sulaiman, Syahrian Abimayu, Asnawi Mangku Alam; Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafi Nursalim.
Timnas
SUCI RAHAYU / BOLASPORT.COM
Egy Maulana Vikri memasuki lapangan sesaat sebelum latihan sore timnas U-19 Indonesia berlangsung pada Rabu (11/7/2018) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Sumber Berita : https://www.bolasport.com/timnas/288638-breaking-news--egy-maulana-vikri-langsung-jadi-starter-kontra-malaysia-di-semifinal-piala-aff-u19-2018?page=all

Muhammad Zohri Beri Harapan bagi Indonesia Raih Medali Emas Asian Games 2018

BOLASPORT.COM - Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, kini mengalihkan fokus ke Asian Games 2018 setelah sukses merebut keping medali emas pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu (12/7/2018).
Indonesia yang bukan merupakan unggulan pada kejuaraan tersebut, secara mengejutkan mampu meraih medali emas di nomor lari 100 meter putra.
Pelari berusia 18 tahun itu berhasil mengungguli dua wakil Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, seusai mencatatkan waktu 10,18 detik.
Catatan waktu tersebut sekaligus memecahkan rekor nasional junior yang dicatatkannya sendiri yakni 10,25 detik.
Prestasi yang diraih Muhammad Zohri ini membuat peluang Indonesia meraih medali emas di ajang Asian Games 2018 menjadi terbuka.
"Saya sangat gembira berhasil mencatatkan waktu terbaik saya dan rekor junior nasional," kata Lalu Muhammad Zohri dikutip BolaSport.com dari situs resmi Federasi Atletik Dunia (IIAF).
"Sekarang saya mempersiapkan diri untuk Asian Games bulan depan," ucap pelari asal Lombok Utara, NTT.
Catatan waktu putaran yang ditorehkan Zohri di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 itu mendekati rekor nasional yang dicatatkan seniornua, Suryo Agung Wibowo, 10,17 detik.
Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang yang akan berlangsung mulai 18 Agustus-2 September 2018.
Ragam
ISTIMEWA
Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (tengah), merayakan kemenangannya pada nomor lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7/2018).
Sumber Berita : https://www.bolasport.com/ragam/288629-muhammad-zohri-beri-harapan-bagi-indonesia-raih-medali-emas-asian-games-2018

Re-Post by MigoBerita / 12072018/17.34Wita/Bjm

Blunder KAMMI yang demo anti kenaikan Harga BBM Non Subsidi di KalSel, Lalu organisasi apakah KAMMI itu ?

MigoBerita-Banjarmasin- Mungkin semua orang di Indonesia hingga dunia akan senang bila kepentingannya dibela habis-habisan, akan tetapi kalau bertujuan politik dan lain sebagainya akan mudah dilihat dan dibaca.
Kita tahu bersama kenaikan BBM Non Subsidi terjadi karena pengaruh dan dampak politik luar negeri khususnya Amerika dengan Dollarnya dan Eropa dengan Euronya, apalagi ditambah dengan gejolak perang di Timur Tengah yang terkenal sebagai Lumbung Minyak Dunia yang sampai hari ini masih terus bergejolak dan ini mempengaruhi Harga Minyak Dunia, hingga imbasnya ke Indonesia, Namun untuk Minyak Bersubsidi tetap dibantu oleh Pemerintah Indonesia. Namun sangat disayangkan "Blunder'' yang dilakukan dengan Aksi Demo yang ingin harga BBM Non Subsidi tidak naik, karena hal itu seperti ingin "Memprovokasi" masyarakat untuk "Tidak menyukai" pemerintahan Jokowi -JK saat ini, padahal sudah jelas, kalau harga BBM Non Subsidi itu bisa Naik dan bisa Turun sesuai mekanisme Pasar Dunia dan Pengaruhnya.
Untuk itu, agar kita mengetahui selayang pandang organisasi KAMMI ada baiknya membaca beberapa artikel berita dibawah ini, sehingga kita paham mengapa KAMMI begitu ngotot "Demo".
(MFF/KNY/R/AR/MigoBerita/Selasa/10072018/11.30Wita/Bjm)


KAMMI Minta Legislator Kalsel Sampaikan Aspirasi Rakyat Tolak Kenaikan Harga BBM

SENIN (9/7/2018), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyambangi DPRD Kalsel guna menyampaikan aspirasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mereka ditemui Komisi II dan Komisi III DPRD Kalsel, serta Ketua DPRD Kalsel H Burhanuddin.
MEREKA menyampaikan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM, dan meminta transparansi kenaikan harga BBM yang dinilai makin menambah kesengsaraan rakyat.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Supian HK kepada wartawan menyatakan, kenaikan harga BBM lebih disebabkan kurs mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, yang sudah menembus level Rp 14.500 per 1 dollarnya.
Menurutnya, kewenangan secara khusus berada di pemerintah pusat, namun DPRD Kalsel tetap menyampaikan aspirasi ini ke otoritas pengambil kebijakan.
“DPRD Kalsel tetap akan menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat,” ujar Supian.
Politisi Partai Golkar ini menambahkan, terjadinya kenaikan BBM non subsidi jelas berdampak pada perekonomian secara nasional, bahkan penolakan kenaikan BBM ini tidak saja di Kalsel, tapi di provinsi lainnya.
“Kita akan lihat aksi serupa dari provinsi lain. Ini masalah nasional, bukan Kalsel saja yang harus berjuang,” katanya.
Ketua Umum KAMMI Banjarmasin M Alfiansyah mengatakan, mahasiswa tidak bertindak dengan senjata, namun dengan kata-kata yang keluar dari kemurnian hati dan kejujuran. “Perjuangan mahasiswa tumbuh manakala penguasa tak berpihak kepada rakyat,” tegas Alfiansyah.
Pihaknya menuntut wakil rakyat di Kalsel menyampaikan pernyataan sikap mereka ke pemerintah pusat.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/07/09/kammi-minta-legislator-kalsel-sampaikan-aspirasi-rakyat-tolak-kenaikkan-harga-bbm/

Menertawai "Lawakan" Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Dalam Acara Keluarga Alumni KAMMI !

Sebelum penulis masuk ke inti tulisan, penulis akan membagikan informasi sekilas tentang KAMMI.
Sekilas Tentang KAMMI
KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) adalah sebuah organisasi mahasiswa muslim yang lahir di era reformasi yaitu tepatnya tanggal 29 Maret 1998 di Malang. Anggotanya tersebar di hampir seluruh PTN di Indonesia. Saat ini, kader KAMMI sudah mampu menjadi pemimpin kampus (Ketua BEM) hampir di 300 kampus.
Itulah sekilas informasi yang penulis dapatkan dari https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kesatuan_Aksi_Mahasiswa_Muslim_Indonesia.
Hal ini sesuai dengan informasi yang penulis dapatkan dari situs KAMMI yang menyebutkan bahwa KAMMI lahir didasari sebuah keprihatinan yang mendalam terhadap krisis nasional tahun 1998 yang melanda Indonesia. Krisis kepercayaan terutama pada sektor kepemimpinan telah membangkitkan kepekaan para pimpinan aktivis dakwah kampus di seluruh Indonesia yang saat itu berkumpul di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FS-LDK) X se-Indonesia. Forum ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia dengan jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang. Momentum tersebut kemudian diambil untuk mendeklarasikan KAMMI yaitu tepatnya pada Ahad tanggal 29 Maret 1998 pukul 13.00 WIB atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang. Klik Sumber.
Dari situs internal KAMMI di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa KAMMI ada di seluruh Indonesia dengan "kedok" Lembaga Dakwah Kampus (LDK) !!!
Catat ya...
Jadi silahkan perhatikan siapa orang-orang LDK yang ada di kampus Anda masing-masing. Dan "pasti" mereka adalah bagian dari KAMMI !!!

Hubungan Antara KAMMI Dengan PKS
Dalam sebuah buku yang berjudul Dilema PKS: Suara dan Syariah, dimana kata pengantarnya ditulis oleh Presiden PKS saat itu (Anis Matta), Burhanuddin Muhtadi menuliskan bahwa para aktivis KAMMI 1998 percaya bahwa partisipasi dan kontribusi dalam sistem demokrasi akan mendatangkan banyak keuntungan untuk gerakan dakwah Islam.
"Tapi beberapa aktivis lain menolak ide itu. Menurut mereka, gerakan dakwah kampus cukup menjadi organisasi non-politik," tulis Burhanuddin.
Berdasarkan survei internal antar kader KAMMI, Burhanuddin menambahkan, mayoritas aktivis setuju mendirikan partai. Akhirnya, pada 20 Juli 1998, berdirilah Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera).
Jadi jelas ya bahwa mayoritas aktivis KAMMI adalah yang mendirikan Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera-PKS). Jadi sudah kelihatan bahwa KAMMI itu "bagian" dari PKS seperti yang diberitakan dalam situs https://nasional.tempo.co/read/460215/kammi-sayap-kampus-tak-resmi-pks.
Karena KAMMI adalah "bagian" dari PKS, makanya jangan heran jika alumni KAMMI mengatakan bahwa sinergi antara Fahri Hamzah dan Anis Matta dapat melambungkan suara PKS pada tahun 2019 yang akan datang. Klik Sumber.
Tolong dicatat, meskipun Anis Matta bukan Presiden PKS lagi, tetapi Anis Matta tetap sebagai salah satu pengurus DPP PKS periode 2015-2020, karena dia adalah Ketua DPP PKS dalam bidang kerjasama Internasional seperti yang dimuat dalam situs http://news.liputan6.com/read/2317445/ini-susunan-pengurus-dpp-pks-periode-2015-2020.
Jadi makin kelihatan "hubungan mesra" antara KAMMI dengan PKS...

Hubungan Antara Fahri Hamzah dengan KAMMI
Yang lagi "dihebohkan" adalah Fahri Hamzah memberikan kartu merah kepada Presiden Jokowi dalam acara musyawarah nasional Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) di Hotel Royal Kuningan pada Sabtu, 3 Februari 2018. Klik Sumber
Dalam acara tersebut, hadir juga Fadli Zon seperti yang terlihat dalam foto berikut ini :
Imgur

Penulis mau ngakak dulu ya ! Wkwkwkwk
Fadli Zon, Fahri Hamzah dikenal sebagai "anti" terhadap Presiden Jokowi, jadi jangan heran jika mereka memberikan kartu sesuka hati mereka. Namanya juga "haters" !!!Wkwkwk
Satu hal yang pasti, apakah Fahri Hamzah dan Fadli Zon BERANI memberikan kartu merah kepada Prabowo ???
Jadi cuekin aja opini "sesat menyesatkan" yang ingin dibentuk oleh Fahri Hamzah dan Fadli Zon dengan memberikan kartu sesuka hatinya kepada pemerintah Presiden Jokowi saat ini.
Maklum mereka kan "anti" Jokowi dan "antek" Prabowo !!! Wkwkwkwk


Lalu, dengan memberikan kartu merah kepada Presiden Jokowi dalam acara Keluarga Alumni KAMMI, apakah Fahri Hamzah mau membentuk opini bahwa mahasiswa memberikan kartu merah kepada Presiden Jokowi ???
Mahasiswa yang mana ???
KAMMI yang merupakan 'bagian" dari PKS yang merupakan partai "anti" pemerintah saat ini ???
Ya iyalah, namanya juga partai "anti" pemerintah, pastilah semua yang dilakukan oleh pemerintah salah di mata mereka !!! Wkwkwk
Lalu, kenapa Fahri Hamzah memberikan kartu merah dalam acara Keluarga Alumni KAMMI saat ini ???
Kenapa Fahri Hamzah tidak melakukan dalam acara organisasi mahasiswa yang lain, kenapa harus KAMMI ???
Jawabannya...karena Fahri Hamzah adalah deklarator dan ketua umum pertama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) seperti yang terlihat dalam situs pribadinya sendiri !!! Wkwkwk
 Imgur

Selain itu, Fahri Hamzah juga merupakan Presiden Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) seperti yang dimuat dalam situs https://nasional.tempo.co/read/819856/fahri-hamzah-terpilih-jadi-presiden-keluarga-alumni-kammi.
Jadi sudah kelihatan bagaimana "cara kerja" Fahri Hamzah ???
Beri kartu merah kepada Presiden Jokowi di acara Keluarga Alumni KAMMI dimana dia sendiri adalah Presiden Keluarga Alumni KAMMI !!! Wkwkwkw
Inikah yang dimaksud dengan membentuk opini "sesat" secara sistematis, terstruktur dan masif ???
Apakah Fahri Hamzah dan Fadli Zon "sengaja" melakukan aksi kartu sesuka hati mereka untuk menutupi "kelemahan" mereka berdua ???
Ada yang tahu apa prestasi Fahri Hamzah dan Fadli Zon untuk bangsa Indonesia saat ini ???
Ataukah "aksi" tersebut dilakukan untuk "mengalihkan" isu tentang apa prestasi Prabowo untuk bangsa Indonesia saat ini ???
Masih percaya sama Fahri Hamzah dan Fadli Zon ???
Masih percaya sama Keluarga Alumni KAMMI ???
Silahkan umat Islam dan rakyat Indonesia menilai sendiri tentang "kelakuan" Fahri Hamzah dan Fadli Zon...
Menertawai "Lawakan" Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Dalam Acara Keluarga Alumni KAMMI !
 

Fahri Hamzah - Anis Matta Direkomendasikan KA KAMMI jadi Capres 2019

JAKARTA, NNC - Dua pentolan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah dan Anis Matta diusulkan aktivis Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KA KAMMI) sebagai capres dan cawapres di pilpres 2019 mendatang. Keduanya direkomendasikan oleh para aktivis yang didirikan oleh Fahri Hamzah dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas)  2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Minggu (4/2/2018).
" KA KAMMI berbulat hati mengusulkan Presiden KA KAMMI, Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019 Fahri Hamzah dan Inisiator pendirian KAMMI tahun 1998 Anis Matta (Mantan Wakil Ketua DPR RI 2009-2014, untuk menjadi calon Presiden dalam Pilpres 2019," kata Sekjen KA KAMMI Rahman Toha Budiarto saat membacakan rekomendasi.
Menurut Rahman, reformasi di Indonesia sudah berjalan 20 tahun namun belum menunjukkan arah perbaikan.Bahkan, cenderung mengalami kemunduran. Untuk itu, dibutuhkan sosok pemimpin baru yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
" KA KAMMI menganggap bahwa menjelang 20 tahun reformasi ini, Indonesia perlu memperbaiki arahnya, dan akibat penyimpangan yang disebut di atas. Indonesia memerlukan arah baru dan pemimpin baru yang akan mengambil kendali perjalanan bangsa," ujarnya.
Diketahui sebelumnya,  Fahri Hamzah menilai bahwa Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang/TGB) bisa menjadi pemimpin arah baru Indonesia. Da mendukung bila PKS mengusung Anis Matta sebagai calon Presiden dan M Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang) sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2019 mendatang.
Di mata Fahri Hamzh, duet Anis Matta-TGB mampu membawa arah baru Indonesia yang lebih baik, di luar capres yang ada nanti yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
Fahri Hamzah dan Anis Matta
Sumber Berita : http://www.netralnews.com/news/politik/read/126535/fahri.hamzah...anis.matta.direkomendasik

Presidium Alumni KAMMI Angkat Bicara Soal Pemecatan Fahri Hamzah oleh PKS

Jakarta – Presidium keluarga alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Islam Indonesia angkat bicara terkait konflik antara Partai Keadilan Sejahtera dengan Fahri Hamzah. Maklum Fahri Hamzah adalah ketua umum pertama KAMMI yang menjabat pada tahun 1998 sampai 1999.
Presidium Nasional Keluarga Alumni KAMMI Fitra Arsil mengatakan, Fahri Hamzah adalah aset sehingga harus dijaga dan dilindungi. “Kami di keluarga alumni KAMMI, prinsip kita bangun jaringan dan bangun SDM. Salah satu yang terkait dihadapi Fahri kami menganggap semua aset kita harus lindungi dan pastikan aset-aset kita terjaga,” kata Fitra saat menggelar keterangan pers usai  Deklarasi Keluarga Alumni KAMMI Jabodetabek di Ballroom Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (24/4/2016).
KAMMI, kata Fitra, akan menjaga agar Fahri tetap menjadi aset organisasi dan bangsa.  Hal-hal yang merusak merusak ketokohan dan kepemimpinan Fahri harus dihindari.
“Misalnya menghindari bahwa proses yang terjadi secara emosional sehingga merusak citra Fahri sendiri harus kita hindari karena merusak ketokohan Fahri Hamzah. Kita dukung dan hargai pengadilan,” kata Fitra.
Fahri Hamzah dipecat dari semua jejang keanggotaannya di PKS pada awal bulan ini berdasarkan rekomendari dari Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO). “Majelis Tahkim memutuskan melalui putusan No.02/PUT/MT-PKS/2016 menerima rekomendasi BPDO yaitu memberhentikan Saudara FH dari semua jenjang keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera,” begitu keterangan resmi PKS. (Bisma Arif/Sumber Detik.com/24 April 2016)

Sumber Berita : https://www.alumnikammi.org/2018/03/20/presidium-alumni-kammi-angkat-bicara-soal-pemecatan-fahri-hamzah-oleh-pks/

Dilema Fahri, KAMMI, dan PKS

Setelah konflik yang terjadi antara Fahri Hamzah dengan PKS pada beberapa saat lalu. Lantas muncul sebuah organisasi baru yang sebelumnya tidak diprediksi akan memiliki kekuatan cukup signifikan kedepan yakni adalah Keluarga Alumni KAMMI. Jika dilihat dari namanya sudah pasti mereka yang berada didalamnya merupakan mantan kader KAMMI dan bukan pengurus aktif atau anggota KAMMI. Namun, sayangnya semenjak kemunculannya beberapa waktu lalu di hotel Oasis Senen, banyak peserta yang masih memiliki status sebagai anggota dan kader KAMMI.
KAMMI dan PKS Nampak memang tidak bisa dipisahkan. Kemunculan keduanya ditahun yang sama yakni pada 98. Melihat gerakan keduanya sebelumnya nampak saling memperkuat, namun sayangnya pasca konflik yang terjadi antara Fahri Hamzah dengan PKS, seoalah KAMMI terseret pada konflik tersebut. Maklum suka tidak suka basis pengkaderan PKS sebagian besar berasal dari KAMMI dan Fahri Hamzah merupakan Ketua KAMMI pertama.
Semenjak konflik PKS dan Fahri Hamzah ada sebuah demarkasi yang terlihat cukup jelas. Yakni mereka yang memiliki jalan perjuangan revolusioner dan mereka yang memiliki jalan perjuagan permisif. Ini menjadi jelas dimata publik melihat karakter Fahri Hamzah yang meledak-ledak. Kemudian disinkronkan dengan sikap PKS pasca pergantian presiden cukup permisif. Hal tersebut dengan membuka ruang komunikasi dengan presiden, yang notabennya PKS merupakan partai oposisi.
Konflik yang terjadi antara PKS dan Fahri memang tidak bisa diselesaikan secara hukum, karena PKS bukan hanya sebagai partai, melainkan lahir sebagai sebuah entitas masyarakat agamis yang masuk kedalam politik. Dalam tradisi yang kerap terjadi di PKS konflik terkadang tidak diperkenankan karena keputusan yang dibuat dan dikeluarkan oleh pimpinan merupakan keputusan yang wajib dijalankan. Selain itu kader PKS memang tidak terbiasa dengan dinamisasi sebagai bagaimana partai lain. Al hasil Satu-satunya cara yang mampu dilakukan Fahri Hamzah untuk dapat mempertahankan eksistensinya dihadapan publik yakni dengan cara menggunakan lembaga yang sebenarnya menjadi basis pengkaderan PKS.
Kongres Keluarga Alumni KAMMI diadakan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta 12-13 November 2016 dan Bandung 26-27 November 2016.
Sumber Berita : https://www.kompasiana.com/negeridagelan/5828a0015597734223f46038/dilema-fahri-kammi-dan-pks
 

Re-Post by MigoBerita/10072018/11.40Wita/Bjm

Kontroversi Tuan Guru Bajang (TGB) atau Dr H Muhammad Zainul Majdi Lc MA kader Partai Demokrat dan calon Presiden kelompok 212 yang akhirnya dukung Pak Jokowi (Video)

Dukungan TGB ke Jokowi Pukulan Telak Bagi Demokrat dan AHY

JAKARTA – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menganggap sikap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin dua periode sangat mengejutkan.
Karena menurut Adi, selama ini TGB dianggap representasi umat Islam 212 yang posisinya berhadapan dengan pemerintah. “Pasti ada sesuatu yang di luar nalar rakyat biasa. Alasan persisnya hanya TGB dan Tuhan yang tau,” ujar Adi, Minggu (8/7/2018).
Adi menilai, sikap politik putar haluan TGB paling mungkin bisa dibaca karena Demokrat tak pernah memberikan ‘angin surga’ soal pencapresan TGB di 2019. Menurutnya, meski sudah melakukan safari politik, namun karpet merah pencapresan ternyata hanya untuk sang putra mahkota Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Langkah TGB nyaris tak pernah ditanggapi Demokrat.

 ini adalah link video komentar TGB di https://www.youtube.com/watch?v=yBWF-3tL2CA

BacaDukungan TGB Kepada Jokowi Hasil Berpikir Rasional dan Bersikap Merdeka.
Menurut Adi, dukungan TGB ke Jokowi sangat merugikan Demokrat karena TGB merupakan sosok populis di Indonesia timur, khususnya di NTB cukup mengakar. Dukungan TGB ke Jokowo ini dianggap pukulan telak bagi partai berlambang bintang mercy tersebut.
“Langkah TGB dukung Jokowi akan automatically akan diikuti oleh umat Islam lain yang selama ini menjadikan TGB sebagai icon politik nasional. TGB ini kharismatik, sederhana, dan bersahaja, pengikutnya banyak,” tukasnya. [ARN]
Sumber: Sindo.

Sumber Berita : https://arrahmahnews.com/2018/07/09/dukungan-tgb-ke-jokowi-pukulan-telak-bagi-demokrat-dan-ahy/

TGB Muhammad Zainul Majdi Berikan Tausiah Usai Salat Subuh di Banjarbaru

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kegiatan Gerakan Salat subuh berjamaah di Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru sekaligus diisi dengan tausiah yang disampaikan ole Tuan Guru Bajang (TGB) Dr H Muhammad Zainul Majdi Lc MA Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (8/7/2018).
Hadir Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan dan Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi.
Tampak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, FKPD Kota Banjarbaru, Kepala SKPD Kota Banjarbaru dan masyarakat sekitar Masjid Agung Al Munawarah mengikuti Gerakan Salat subuh berjamaah yang rutin digelar oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.
Tentunnya ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Banjarbaru serta Pengelola Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru.
Pada tausiahnya Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan agar kita bisa melaksanakan sholat witir minimal satu rakaat karena bagi orang yang melaksanakan shalat witir akan senantiasa merasa kuat dalam menghadapi cobaan di dunia ini dan doanya akan senantiasa di dengar oleh Allah SWT.
Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan agar selalu berbaik sangka dengan para ulama, hormati ulama dan juga sering-seringlah hadir di majelis ta’lim.
Sebelumnya pada kegiatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVI tingkat kota Banjarbaru, Sabtu (7/7/2018) TGB juga hadir dan memberikan tausiah. MTQ hingga 10 Juli
TGB Muhammad Zainul Majdi Berikan Tausiah Usai Salat Subuh di Banjarbaru
Humas Pemko Banjarbaru
Kegiatan Gerakan Salat subuh berjamaah di Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru sekaligus diisi dengan tausiah yang disampaikan ole Tuan Guru Bajang (TGB) Dr H Muhammad Zainul Majdi Lc MA Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (8/7/2018).

Terungkap, Kondisi Hubungan TGB Zainul Majdi dengan Prabowo Usai Mendukung Jokowi di Pilpres 2019

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyatakan dukungan pada Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Lalu bagaimana hubungan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi itu dengan Prabowo Subianto?
Dia mengaku menghormati pernyataan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Politisi PKS, Mardani Ali Sera.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas TV, TGB mengaku sangat menghormati komentar Prabowo dan Mardani.
"Beliau tokoh-tokoh yang saya hormati, jadi saya sangat menghargai pandangan tokoh lainnya yang tersampaikan ke saya maupun yang tidak sampai ke saya, semua saya hormati," uja TGB.
Saat ditanya hubungannya dengan Prabowo, TGB mengaku akan tetap bersilaturahmi.
"Kalau bahasanya ditinggalkan teman-teman ya ngggak juga, kalau saya meninggalkan teman-teman ya tidak juga, saya pikir, mereka merespon statement dan cuplikannya saja, pasti nanti ada perjumpaan dan silaturahmi, pandangan boleh berbeda, tapi silaturahmi harus tetap berjalan," ujar TGB.

Dukungan TGB kepada Jokowi
Diberitakan sebelumnya di Kompas TV, TGB telah memutuskan untuk mendukung Jokowi maju dalam PIlpres 2019.
Keputusan tersebut merupakan sikap pribadinya dan tidak mewakili pihak manapun.
TGB menyatakan, apa yang ia sampaikan adalah semata-mata untuk kepentingan dan kemaslahatan warga Nusa Tenggara Barat.
TGB mengaku, keputusan itu ia ambil setelah 4 tahun ia melihat adanya pecah belah umat, terutama pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah.
"Keputusan ini saya ambil setelah empat tahun saya melihat, menilai dan juga pasca pemilukada serentak kemarin terutama. Saya melihat di beberapa daerah, pembelahan itu sudah begitu terasa. Jadi pembelahan antar umat ini luar biasa. Satu mengklaim dialah aspirasi umat dan yang lain bukan umat dan bahkan dengan narasi-narasi dan wacana yang merusak persaudaraan kita," ungkapTGB.
"Jadi pasca Pemilukada saya melihat wacana-wacana dan orasi yang dikembangkan, dan bahkan itu semakin mengkhawatirkan. Mengutip ayat-ayat perang seakan-akan 2019 itu kita akan perang kurusetra antara Pandawa dan Kurawa. Pilihan saya sebagai anak bangsa adalah diam atau bersuara, dan saya memilih untuk bersuara. Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan apa-apa," tambahnya.

Tanggapan Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak melihat dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Zainul Majdi kepada Presiden Joko Widodo untuk maju lagi pada Pilpres 2019 menjadi ancaman bagi pihaknya.
“Begini ya, masa satu orang ancaman. Kita ini berjuang untuk rakyat. Rakyat itu sekian ratus juta kita hormati, semua juga, itu demokrasi. Silakan dukung siapapun, asal aturannya baik,” kata Prabowo di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2018).
Prabowo menghargai sikap TGB terkait dukungannya kepada Jokowi. Menurut dia, dalam kehidupan demokrasi hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar.
“Ya ini demokrasi, siapapun boleh mendukung siapapun, ya boleh dong itu hak beliau,” kata Prabowo.
Prabowo juga menegaskan, dukungan TGB kepada Jokowi tidak mengakibatkan berkurangnya dukungan dari kalangan umat Muslim.
“Itulah demokrasi, umat muslim di Indonesia berapa ya? Kira-kira 170 juta, 1 atau 2 orang its oke lah. Ada TGB, kita ada Amien Rais, Sudrajat, ada Ustaz Sambo nih, coba lihat jenggotnya lumayan tuh,” kata Prabowo.

Tanggapan Mardani Ali
Ketua DPP Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera angkat bicara mengenai pernyataan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi yang mendukung pemerintahan Joko Widodo berlangsung dua periode.
Menurut Mardani, pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat NTB tersebut adalah hal yang wajar.
Ia menilai, dukungan TGB adalah untuk mengamankan sejumlah proyek pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seperti Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang saat ini mendapat dukungan penuh dari Jokowi.
"Mengambil lokusnya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang memang di zaman Pak Jokowi berkembang pesat," ujar Mardani sebagaimana dilansir TribunWow.com dari Kompas TV, Kamis (5/7/2018).
"Beliau khawatir kalau berganti kepemimpinan, nanti yang ini lagi berlari cepat ambruk lagi," imbuhnya.
Mardani pun mengaku akan bersikap seperti TGB jika berada di posisi yang sama.
"Kalau saya di posisi Pak TGB akan mengeluarkan pernyataan yang sama, karena saya cinta dengan NTB," kata Mardani.
Terungkap, Kondisi Hubungan TGB Zainul Majdi dengan Prabowo Usai Mendukung Jokowi di Pilpres 2019
Kolase Tribunwow
Tuan Guru Bajang Zainul Majdi dan Prabowo Subianto
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/07/09/terungkap-kondisi-hubungan-tgb-zainul-majdi-dengan-prabowo-usai-mendukung-jokowi-di-pilpres-2019?page=all

TGB Ternyata Dukung Jokowi, Ustaz Abdul Somad: Tunggu Habib Rizieq Shihab!

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir, ramai dibicarakan soal dukungan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) kepada Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
Sebelumnya diketahui nama TGB sendiri juga kerap digadang-gadang akan masuk bursa capres.
Salah satu pendukung dari TGB yakni Ustaz Abdul Somad.
Dalam unggahan di Instagram, Ustaz Abdul Somad mengunggah beberapa tangkapan gambar dari beberapa dialog di grup percakapan Whatsapp.
Dalam tangkapan gambar tersebut, terlihat pertanyaan yang berbunyi :"TGB dukung Jokowi 2 periode? Innalillh... Kecewa kita."
Sementara itu, ustaz Abdul Somad hanya membalas pertanyaan tersebut dengan kalimat: Tunggu HRS.
Saat ditanya sejumlah wartawan langsung soal dukungan TGB kepada Jokowi, hal yang sama pun juga diucapkan ustaz Abdul Somad.
"Lihat di Instagram saja," ujarnya seusai menghadiri penutupan pertemuan Dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, (6/7/2018).
Dengan penjagaan ketat dari timnya, Ustaz Abdul Somad juga mengatakan bahwa hal yang sama juga diungkapkan ustaz Arifin Ilham.
"Ustaz Arifin Ilham juga bilang, tunggu Habib Rizieq Shihab," katanya.
TGB Ternyata Dukung Jokowi, Ustaz Abdul Somad: Tunggu Habib Rizieq Shihab!
tribunnews.com
Ustaz Abdul Somad saat bersalaman dengan salah satu Dai di acara penutupan pertemhan Dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/07/07/tgb-ternyata-dukung-jokowi-ustaz-abdul-somad-tunggu-habib-rizieq-shihab

Dukung Jokowi di Pilpres 2019, TGB Incar Kursi di 2024

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai sikap atau pilihan politik Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) kepada Joko Widodo (Jokowi) adalah sesuatu yang realistis.
Mengingat, TGB sudah dua priode jadi Gubernur di NTB.
"Adalah hal logis jika beliau mulai menaikan pamor untuk bisa duduk sebagai tokoh nasional," ujar Ray Rangkuti kepada Tribunnews.com, Minggu (8/7/2018).
Pilpres 2019 ini lah, menurut Ray, salah satu pintu masuknya. Minimal targetnya bisa duduk di kursi kabinet.
Dengan begitu, TGB akan ditasbihkan sebagai salah satu tokoh nasional.
"Yang kemungkinan bisa diperhitungkan pada pilpres 2024 yang akan datang. Mengapa 2024?" jelas Ray Rangkuti.
Sebab, kata dia, merebut posisi Capres atau Cawaprea saat Pilpres 2019, jelas terlalu jauh melompat. Butuh satu tangga lagi. Yakni tangga kabinet untuk dapat jadi figur nasional.

Mengapa harus Jokowi? 
Jawabannya, karena terlihat Jokowi punya kans besar untuk menang dalam pilpres yang akan datang.
Sebagai politisi, menurut dia, TGB tentu akan memilih kandidat yang potensi menangnya besar.
"Itulah mengapa sekarang TGB menyatakan dukungan untuk Jokowi tampil di priode kedua," jelasnya.
Hal ini juga, sejatinya, jadi pelajaran bagi pemilih. Bahwa politik itu tak ada yang hitam putih. Tak perlu membawa seperangkat kesucian agama dalam memetakan politik.
"Pemilih baiknya sadar, elit politik itu basis aktivitasnya adalah pragmatis," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, TGB telah mendeklarasikan bahwa dirinya mendukung Jokowi untuk melanjutkan kembali kepemimpinannya di periode kedua.
Namun niatan TGB mendapatkan pertentangan dari sebagian pihak yang menyebut diri mereka sebagai alumni 212.
Kelompok ini, secara terang-terangan mengakui telah mencoret nama TGB dari bursa Capres yang diusung alumni 212.
Gubernur NTB itu memang sempat masuk bursa Cawapres yang diusulkan oleh alumni 212.
Namanya disandingkan dengan tokoh lainnya seperti Habieb Rizieq dan Yusril Ihza Mahendra.
Dukung Jokowi di Pilpres 2019, TGB Incar Kursi di 2024
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi memberikan sambutansaat acara pembentukan Aliansi Strategis Alumni Universitas Al-Azhar Mesir dan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk 'Bangun Bangsa', di Jakarta, Rabu (21/2/2018). Alumni Al Azhar Mesir bersama Alumni ITB berikrar untuk bekerja bersama bahu membahu membangun kemandirian bangsa dan negara di berbagai bidang sesuai dengan arah cita- cita pendiri bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sumber Berita : http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/08/dukung-jokowi-di-pilpres-2019-tgb-incar-kursi-di-2024
Pengamat: Dukungan TGB Bisa Naikkan Popularitas Jokowi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  ur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) akan berimbas positif bagi Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.
Hal itu disampaikan Pengamat politik Hendri Satrio kepada Tribunnews.com, Minggu (8/7/2018).
Karena, TGB punya pendukung yang loyal atau setia.
"Juga pemberitaan tentang dukungan TGP akan meningkatkan popularitas pak Jokowi," ujar Hendri Satrio kepada Tribunnews.com.
Apakah dukungan TGB akan berdampak pada kenaikan elektabilitas Jokowi?
Hendri Satrio mengatakan itu belum bisa diketahui.
Namun yang jelas dia menyakini, dukungan TGB ini  akan sangat menguntungkan bagi Jokowi di Pilpres 2019.
Sebelumnya, TGB memberikan sinyal untuk mendukung Joko Widodo untuk melanjutkan kepemimpinannya hingga dua periode pemerintahan.
Politikus Demokrat itu mengatakan dukungan kepada Jokowi dilakukan setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat.
Pengamat: Dukungan TGB Bisa Naikkan Popularitas Jokowi
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
TGB Zainul Majdi
Sumber Berita : http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/08/pengamat-dukungan-tgb-bisa-naikkan-popularitas-jokowi

Elite PDIP Yakin Dukungan TGB Pengaruhi Dukungan Masyarakat kepada Jokowi di Pilpres

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Andreas Hugo Pereira meyakini dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) akan berpengaruh kepada dukungan masyarakat Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilu Presiden 2019.
Apalagi menurut Ketua DPP PDI Perjuangan itu, TGB adalah pemimpin kharismati yang dikenal di NTB.
"Dukungan TGB tentu akan berpengaruh bagi dukungan masyarakat pada Jokowi," ujar anggota Komisi I DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Minggu (8/7/2018).
Paling tidak, imbuh Andrea Pareira, masyarakat NTB akan ikut memberikan dukungan juga pada Jokowi.
"Masyarakat NTB akan ikut memberikan dukungan," jelasnya.
Hal ini senada dengan Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily. Ia menilai dukungan TGB dapat memperkuat pemenangan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Ini karena TGB dianggap dekat dengan umat Islam.
"Dukungan TGB akan semakin memperkuat kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019. Karena kita tahu, Pak TGB memiliki pengaruh yang sangat kuat di NTB lebih khusus," ujar Ace Hasan Syadzily seusai acara diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).
Sebelumnya diberitakan, TGB telah mendeklarasikan bahwa dirinya mendukung Jokowi untuk melanjutkan kembali kepemimpinannya di periode kedua.
Namun niatan TGB mendapatkan pertentangan dari sebagian pihak yang menyebut diri mereka sebagai alumni 212.
Kelompok ini, secara terang-terangan mengakui telah mencoret nama TGB dari bursa Capres yang diusung alumni 212.
Elite PDIP Yakin Dukungan TGB Pengaruhi Dukungan Masyarakat kepada Jokowi di Pilpres
Kompas.com
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi (kanan) berziarah di makam Pahlawan Nasional Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid di Ponpes NW Pancor, Lombok Timur, NTB, Kamis (23/11).
Sumber Berita :  http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/08/elite-pdip-yakin-dukungan-tgb-pengaruhi-dukungan-masyarakat-kepada-jokowi-di-pilpres

Re-post by MigoBerita / 09072018/18.34Wita/Bjm