KEPOLISIAN Resor (Polres) Malang,
Jawa Timur, menciptakan sejumlah inovasi teknologi dan informasi
berbasis aplikasi pelayanan masyarakat sekaligus edukasi meningkatkan
kepatuhan. Terbaru, Polres setempat membuat video pendek berjudul
Zebra Boss#Polisi Jaman Now dan Lampu Antik.
Setidaknya, sudah tercatat 868.279 tayangan setelah diunggah ulang oleh akun Instagram
@polisi_indonesia. Di akun
@polresmalangofficial tercatat 20.720 tayangan untuk judul
Zebra Boss#Polisi Jaman Now dan 13.575 tayangan untuk judul Lampu Antik.
Video
parodi berdurasi satu menit dengan backsound atau suara latar film
Warkop DKI itu cepat viral lantaran pesan yang disampaikan tepat
sasaran, ringan, mudah dipahami, serta menghibur lantaran mengundang
kelucuan.
Apalagi menggunakan dialek Malang atau
boso walikan (bahasa terbalik), direspons positif warganet atau
netizen. Beragam komentar pun bermunculan.
"Hahaha...Mantab, keren pak polisi," demikian komentar
@echodian599. Begitu juga tanggapan lainnya menyatakan video itu sangat kreatif.
Video
edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas dan meningkatkan
kepatuhan tersebut berkaitan dengan Operasi Zebra Semeru 2017. Dalam
video berjudul
Zebra Boss#Polisi Jaman Now menceritakan seorang pengendara motor ugal-ugalan, menerobos lampu merah.
Anggota Satlantas Polres Malang pun sigap, bergerak cepat, mengejar pengendara motor itu.
"Bos
bablas, bos, balik bos (bos melaju terus bos (pengendara motor) balik, bos)," tegas seorang petugas.
Lantas, petugas lainnya yang menerima info dari temannya melalui
walkie talkie merespons.
"
Oyi bos
tak godake (iya bos saya kejarnya)," tegas petugas lainnya.
Komunikasi petugas itu terselip logat yang biasa digunakan warga Malang sehari-hari. Penggunaan kata '
Oyi' maksudnya kebalikan dari bahasa Jawa '
Iyo' (Iya). Akhirnya, pengendara motor itu berhasil dihentikan. Sang petugas memberikan edukasi.
"Hei
bro,
awakmu numpak motor
ojo ugal-ugalan.
Iki operasi zebra, bos. Kelengkapan motormu
ora jangkep,
tetep tak tilang.
Oyi (hai
bro,
kamu mengendarai motor jangan ugal-ugalan. Sekarang operasi zebra.
Kelengkapan motormu tidak lengkap, tetap saya tilang ya," ujar petugas
Satlantas.
Sedangkan video berjudul Lampu Antik juga menarik,
kreatif dan inovatif. Mengedukasi masyarakat agar patuh berlalu-lintas,
kelengkapan kendaraan bermotor harus sesuai aturan.
Dalam video
itu, seorang pengendara dihentikan Polwan cantik. Kendati surat-suratnya
lengkap, ada STNK dan SIM, tapi terkena tilang lantaran menggunakan
lampu tidak sesuai standar sehingga membahayakan keselamatan pengguna
jalan lainnya.
Sebelumnya, Polres Malang meluncurkan aplikasi
berbasis online Polisi Arek Malang (PAM) dan Criminal Justice System (
CJS). Aplikasi berbasis teknologi dan informasi yang bisa diakses
masyarakat secara cepat, itu menjadi
role model pelayanan publik antarlembaga penegak hukum maupun lembaga lainnya.
Kapolres Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi Yade Setiawan Ujung, kepada
Media Indonesia,
Minggu (12/11), mengatakan inovasi CJS online terbukti mempercepat
birokrasi antarlembaga penegak hukum yaitu polisi, kejaksaan dan
pengadilan. Sebelumnya proses birokrasi dinilai cukup ribet dan lambat,
tapi setelah adanya aplikasi ini bisa lebih cepat.
CJS atau Sistem
Peradilan Pidana itu pun diklaim pertama di Indonesia, memudahkan kerja
selama proses penyidikan, prapenuntutan, penuntutan, perpanjangan masa
penahanan, izin penggeledahan sampai peradilan. Sebab biasanya izin
penahanan dan perpanjangan penahanan butuh waktu beberapa hari. Dengan
inovasi ini, bisa cepat karena berbasis
online.
"Sebelumnya
habis waktu kita bolak-balik ke kantor untuk urusan administrasi.
Dengan sistem ini, lebih cepat, bisa kurang 10 menit sudah selesai,"
kata Kapolres.
Inovasi lainnya yaitu aplikasi Polisi Arek Malang (PAM). Aplikasi dirancang khusus mirip
panic button.
Tapi di dalamnya mempercepat pelayanan masyarakat terkait pengurusan
STNK, SKCK, SIM, proses ganti nama BPKB. Bahkan aplikasi itu berfungsi
juga sebagai sistem pelaporan darurat yang mengintegrasikan kepolisian,
pemadam kebakaran dan fasilitas kesehatan.
Semua inovasi itu menyatu dengan program Kapolres '77 Unggul' yakni 28 program pembinaan dan 49 program operasional.
Kapolres
mengungkapkan, program Bimas wajib melaksanakan seribu kawan melalui
sambang tokoh masyarakat, tiap pekan lima kali program. Selain itu,
Polres juga melakukan bedah rumah. Dananya dari patungan anggota Polres,
memperbaiki rumah warga miskin di daerah setempat.
"Sudah lebih dari 10 rumah dibedah," tukasnya. (OL-2)
dok youtube
Sumber Berita :
http://mediaindonesia.com/news/read/131711/inovasi-polisi-zaman-now-polres-malang-viral/2017-11-12