Madrasah Tidak Lagi Terdiskriminasi
Banjarmasin, KP – Menteri Agama Republik Indonesia, H Lukman Hakim Syaifuddin menegaskan bahwa pendidikan melalui madrasah saat ini sudah sejajar atau setara dengan pendidikan formal, dan tidak ada lagi istilah diskriminasi.“Kesetaraan pendidikan madrasah dengan pendidikan formal telah ditetapkan melalui peraturan presiden (Perpres),’’ ujar Menteri Agama kepada wartawan usai membuka Rapat Kordinasi Bidang Pendidikan Madrasah tahun 2017 se Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Jumat (15/9).
Menurut Menteri Agama, berbicara tentang pendidikan madrasah, sebenarnya sedang bicara tentang pembangunan bangsa ini.
“Madrasah dapat porsi khusus dalam rangka penguatan pendidikan berkarakter yang diantaranya meliputi perilaku dan kebiasaan,’’ ujarnya.
Dalam hal ini, katanya melanjutkan pemerintah melalui Perpres telah memposisikan madrasah setara dengan pendidikan formal, khususnya pada pendidikan karakter.
“Ada tiga kunci pokok untuk penguatan pendidikan karakter, yaitu tumuh kembang potensi, harus ada keteladanan serta haru sepanjang waktu yang tidak berbatas waktu dan ruang,’’ katanya lagi.
Dengan adanya pengakuan bahwa madrasah setara dengan pendidikan formal, berdampak pada banyak hal, terutama sekali dari segi anggaran, yang tidak ada lagi kesenjangan antara madsarah dengan pendidikan formal atau pendidikan umum, ujar Menteri Agama.
Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel, H Noor Fahmi dalam laporannya antara lain mengatakan bahwa rakor bidang pendidikan madrasah diikuti sekitar 300 orang, diantaranya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se Kalsel, para kepala sekolah madrasah, serta pihak terkait lainnya.
“Tujuan digelarnya kegiatan adalah dalam rangka kordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan pendidikan madrasah di lapangan yang posisinya 70 persen adalah swasta dan 30 persen negeri,’’ ungkap Noor Fahmi.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel juga mengungkapkan bahwa masih banyak madrasah di Kalsel yang belum terakreditasi dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu.
Menteri
Agama, Lukman Hakim Saifuddin memukul gong menandai
dibukanya Rakor
Bidang Pendidikan Madrasah se Kalsel di Banjarmasin, Jumat (15/9).
Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/10.55Wita/Bjm
