Arsip Migo Berita

Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan

Ayo ke Barito Kuala #JembatanRumpiang #SelamatTahunBaru2022 #SelamatNatal

Migo Berita - Banjarmasin - Ayo ke Barito Kuala #JembatanRumpiang. Hemmm.. Tahun Baru 2022 hampir sampai dan akan segera meninggalkan tahun 2021. Sebelum membaca artikel tentang Jembatan Rumpiang yang menjadi Icon Jembatan di kota Marabahan. Seluruh Tim Migo Berita mengucapkan Selamat Tinggal Tahun 2021 dan Selamat Datang Tahun 2022 serta Selamat NATAL bagi yang merayakannya. BHINNEKA TUNGGAL IKA, walau kita warga Indonesia berbeda-beda akan tetapi kita satu jua, INDONESIA.

Jembatan Rumpiang / saksikan videonya disini

Jembatan Rumpiang adalah jembatan yang membentang di atas sungai Barito, Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Jembatan ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 April 2008 (untuk video peresmiannya oleh SBY tersebut Admin Migo Berita kesusahan mencari, kalau pembaca ada yang punya silahkan tuliskan linknya di kolom komentar ya ^_^). Dengan hadirnya jembatan tersebut akan memperlancar arus lalu lintas dari kota Marabahan menuju Banjarmasin dan sebaliknya yang sebelumnya harus menggunakan kapal feri untuk menyeberangi Sungai Barito.


Pembangunan Jembatan Rumpiang dimulai sejak akhir tahun 2003, menggunakan dana baik dari APBN maupun APBD Kabupaten Barito Kuala dan Pemprov Kalimantan Selatan sebesar 174,5 miliar. Jembatan rumpiang sendiri memiliki total panjang bentang 753 meter dengan bentang utama sepanjang 200 meter menggunakan konstruksi pelengkung rangkap baja. Dari atas jembatan kita bisa menikmati pesona Sungai Barito yang indah.

Sumber Utama : https://baritokualakab.go.id/jempatan-rumpiang/


 

Wow! Sekarang Wisata Baru di Marabahan Cantik-cantik, Asyik untuk Spot Foto

KONTENKREATIPS.COM – Kabupaten Barito Kuala (Batola) terus berbenah. Di kala daerah lain jorjoran menonjolkan objek wisata masing-masing, Batola pun tidak ketinggalan.

Kini kabupaten di Kalimantan Selatan yang berbatasan dengan Kalimantan Tengah itu, terus menggalakkan wisata agar menjadi destinasi bagi wisatawan lokal maupun luar kabupaten.

Salah satu wisata yang baru diresmikan berada di sekitar Marabahan, tepatnya di Desa Bagus.

Wisata ini persis berada di bawah Jembatan Rumpiang yang ikonik.

Dikutip kontenkreatips.com dari akun Instagram @marabahan_bungas, di tempat ini pengunjung bisa bersantai sambil menikmati Sungai Barito.

Salah satu tempat wisata di Marabahan yang menarik untuk dikunjungi. (ig @marabahan_bungas)

Wisatawan akan menemukan suasana yang nyaman telah disediakan tempat untuk bersantai.

Bagi yang berfoto tempat ini tidak kalah ciamik sebagai spot untuk dijadikan kenangan-kenangan.

Salah satu spot foto di objek wisata di Marabahan yang menarik untuk dikunjungi. (ig @marabahan_bungas)

Menawarkan pemandangan sungai barito serta jembatan rumpiang yang menjadi khas ikon kota Marabahan.

Bukan cuma itu, pengunjung juga bisa menikmati makanan, karena di sisi sudah tersedia kedai makanan. (*)

Jembatan Rumpiang, Marabahan, Batola. (ig @marabahan_bungas)

Foto: Jembatan Rumpiang, Marabahan, Batola. (ig @marabahan_bungas)

Sumber Utama : https://kontenkreatips.com/2021/01/03/wow-sekrangan-wisata-baru-di-marabahan-cantik-cantik-asyik-untuk-spot-foto/

Sabtu, 31 Juli 2021 16:01

Beragam Daya Tarik Wisata Jembatan Rumpiang: Tempat Swafoto Paling Asyik

Kian menawan Jembatan Rumpiang di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Dipoles warna merah, jembatan yang diresmikan sejak 25 April 2008 itu kini kerap dijadikan tempat bersantai kawula muda di akhir pekan.

Jembatan Rumpiang sudah menjadi ikon sekaligus kebanggaan warga Ije Jela. Melintasi sungai Barito. Menghubungkan Batola menuju Banjarmasin.

Dari atas jembatan, bisa menyaksikan pemandangan menarik. Misalnya saat kapal tongkang pengangkut batu bara melintas. Terutama saat air sungai sedang naik, gunungan batu bara itu terlihat jelas dari atas jembatan.

Pemandangan lain seperti kearifan lokal warga yang mandi di batang, hamparan pertanian, tambat tongkang, hingga keramba ikan warga.

Daya tarik lain jembatan yang berada di Kecamatan Marabahan dan Cerbon ini berkat hadirnya RTH, landmark kincir angin, dan juga destinasi wisata sungai memukau dan menyejukkan hati.

Landmark Kincir Angin Ala Belanda

Landmark Kincir Angin tepat berada di samping oprit Jembatan Rumpiang. Kincir angin raksasa ala Negeri Belanda itu berdiri kokoh dengan kearifan lokal. Dibuat dari kayu Ulin. Jadi bagi yang mau melihat kincir angin seperti di Belanda, bisa datang ke lokasi ini.

Tempat paling pas untuk swafoto dengan latar belakang pemandangan langsung Jembatan Rumpiang secara utuh. Menjadi tempat swafoto yang asyik setelah menikmati pemandangan yang luar biasa di atas Jembatan Rumpiang.

Fitness Gratis di Kawasan RTH

Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumpiang berada di Kecamatan Cerbon ini tidak kalah dengan landmark kincir angin yang berada di seberangnya. RTH ini ramai dikunjungi warga setiap pagi dan sore hari. Apalagi saat akhir pekan, pengunjung terlihat lebih banyak. Kebanyakan dari mereka berfoto di tulisan 'I Love Marabahan', dan ikon media sosial seperti YouTube, Twitter, Facebook, dan WhatsApp.

Tempat ini menjadi andalan pengunjung untuk swafoto yang tentunya dengan latar belakang Jembatan Rumpiang yang kokoh. Tidak ketinggalan beberapa alat fitness disediakan di sana secara gratis. Tua hingga muda berolahraga bersama.

Bersantai di Gosong Rumpiang

Tidak jauh dari Jembatan Rumpiang, hanya sekitar 100 meter, terdapat tempat Wisata Gosong Rumpiang. Tepatnya berada di Desa Bagus, Kecamatan Marabahan. Sesuai namanya, gosong yang berarti endapan tanah atau pasir di tepi sungai. Wisata ini berada di tepi Sungai Barito. Menyuguhkan tempat bersantai yang teduh. Lengkap dengan gazebo di sepanjang sungai.

Di sini bisa menikmati makanan dan minuman yang dijual pedagang. Selain itu, juga ada tempat swafoto dengan latar Jembatan Rumpiang. Paling unik adanya gazebo di tengah-tengah pohon rambai. Menambahkan nuansa alam yang asri. Hanya saja, untuk menikmati wisata ini biaya masuk dikenakan Rp5 ribu per orang. (bar/dye/ema)


Sumber Utama : https://kalsel.prokal.co/read/news/42662-beragam-daya-tarik-wisata-jembatan-rumpiang-tempat-swafoto-paling-asyik.html

Catatan Tim MigoBerita :

*Bagi Anda yang menyukai Tantangan dan Memacu Adrenalin, sebenarnya ada wahana "tersembunyi" disamping Jembatan Rumpiang tersebut, yaitu "Menara Pantau", bagi Anda yang mengiginkan tantangan tersendiri bisa mencoba objek tersebut, dengan hanya berperahu sebentar kearah menara tersebut dengan biaya "Sukarela" ucap Muhammad Arsyad warga sekitar yang masih duduk di kelas IX (Sembilan) SMP 5 Marabahan (Desember 2021), maka Anda sudah diantar kearah Menara tersebut dan pulangnya ditungguin loh ^_^. Namun bagi Anda yang "Tidak Berani Ketinggian" atau Tidak suka Tantangan yang Memacu Adrenalin ini, Jangan Coba-coba ya ^_^.

Re-post by MigoBerita / Rabu/15122021/14.09Wita/Bjm

Mau Libur Lebaran , tapi tetap di dalam kota Banjarmasin.. Telah Hadir Water Park Borneo di Banjarmasin Utara

Berdasarkan data yang tim migoberita dapatkan dari beberapa Grup W.A  bahwa telah di buka atau Soft Opening "Borneo Mini Water Park" di Jalan HKSN /AMD (Samping Borneo Futsal) seberang kantor Kecamatan Banjarmasin Utara, wahana air yang dibuka dari Jam 08 pagi WITA hingga pukul 17.00 WITA.


Tarif masuknyapun sangat bersahabat yaitu Khusus Senin s/d Jum'at hanya Rp.20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah) sedangkan khusus Weekend atau Sabtu, Minggu dan Tanggal Merah tarifnya hanya Rp.25.000,- (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah), untuk tanya-tanya bisa langsung di W.A 0821 488 77 699 atau  di  I.G  : borneominiwaterpark dan FB : borneominiwaterpark
Posted by migoberita (KNY/MFF/AR/R/19062018/11.17Wita/Bjm)

Ternyata Bintang Iklan Pasar Terapung RCTI Oke, royaltinya 1 milyar namun hanya dapat 40 ribu

Baru Terungkap! Iklan Jempol Oke Dibeli TV Swasta Rp 1 Miliar, Tapi Hj Ida Dapat Rp 40 Ribu

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ternyata di balik ketenarangan Hj Nor Farida alias Hj Ida dengan adegan Jempol Oke di Pasar Terapung yang malang melintang di layar televisi swasta nasional era 90-an, tidak serta merta menuai keberuntungan.
Melainkan ibu delapan anak tersebut mengaku dari hasil pembuatan video yang kerap menghiasi di layar televisi itu, ia hanya menerima upah sebesar Rp 40 ribu saja.
" Iya, cuman Rp 40 ribu saja. Dan itu pun uangnya langsung saya beli mukena dan sejadah sebagai kenang-kenangan," jelasnya.


Ida juga mengaku meski wajahnya kerap menghiasi layar kaca pertelevisian swasta nasional, namun tak ada royalti diterimanya selama tujuh tahun.
Melainkan bantuan tersebut kemudian datang, setelah Ida mendapatkan dukungan moral dari sejumlah relawan. Ia diberangkatkan menuju Jakarta, untuk memenuhi panggilan.


"Ternyata setiba di Jakarta, yang membuat saya kaget ternyata mereka (pihak televisi swasta) mengaku produk iklan tersebut dibelinya seharga Rp 1 Miliar. Sementara, selama video tersebut lalu lalang di televisi saya hanya dikasih Rp 40 ribu oleh pria berkewarganegaran Prancis beserta juru bicaranya, " cerita Ida.
Namun warga Kuin Alalak Selatan tersebut tidak berkecil hati. Melainkan dengan kesabarannya tersebut ia pun mendapatkan bantuan dari pihak perusahaan televisi swasta secara bertahap.
"Ya, Alhamdulillah setelah saya datang ke Jakarta waktu itu, ternyata diberi piagam penghargaan, sebuah televisi, dan sejumlah uang. Saya juga meminta agar putri bungsu saya bisa dibantu dalam menimba ilmu di perguruan tinggi," kenang Ida. (BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)
Baru Terungkap! Iklan Jempol Oke Dibeli TV Swasta Rp 1 Miliar, Tapi Hj Ida Dapat Rp 40 Ribu
KOLASE BPOST ONLINE
Hj Nor Farida alias Hj Ida
 
Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida
Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida (KOLASE BPOST ONLINE)

Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida
Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida (banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie)

Hj Nor Farida atau akrab disapa Hj Ida dengan jempol okenya.
Hj Nor Farida atau akrab disapa Hj Ida dengan jempol okenya. (Istimewa)
 
Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Senin/16042018/11.27Wita/Bjm 

"Meriah" Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF), 7-11 Maret 2018 di kawasan Siring Menara Pandang

Parade Sasirangan Meriahkan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) II Tahun 2018

PEMKOT Banjarmasin menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF), 7-11 Maret 2018, di kawasan Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean, Banjarmasin.
SALAH satu even yang digelar adalah Parade Sasirangan yang diikuti sekitar empat ribu peserta dan simpatisan utusan dari kabupaten/kota di Kalsel, Sabtu (10/3/2018).
Dalam parade dimulai dari depan Balaikota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata, menuju Menara Pandang, Jalan Piere Tendean, dan dilepas oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah itu, ditampilkan berbagai kreasi pakaian dan kostum berbahan dasar kain Sasirangan. Parade ini melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan kalangan pelajar.

 
“BSF II rencananya dihadiri empat menteri Kabinet Kerja, ternyata tidak ada yang hadir. Walau begitu, hal ini tidak mengurangi kemeriahannya, dimana pesertanya lebih banyak dibanding pelaksanaan BSF sebelumnya,” beber Ketua Panitia BSF II Drs Hamdi kepada jejakrekam.com.
Mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Asisten III Setdaprov Kalsel Syamsir Rahman berharap agar BSF bisa terus digelar, dalam rangka memperkenalkan kain khas Kalsel.
“Kembangkan terus produksi kain Sasirangan demi mendapatkan motif yang menarik minat wisatawan yang datang ke Kalsel, sehingga tingkat perekonomian masyarakat terus meningkat,” katanya.

Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/03/10/parade-sasirangan-meriahkan-banjarmasin-sasirangan-festival-bsf-ii-tahun-2018/

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/10032018/17.51Wita/Bjm 

Inilah jenis mainan alternatif anak-anak di Siring Pierre Tendean saat akhir pekan

Bermain Excavator Mini Paling Digemari Anak-anak di Siring Tandean
PROKAL.CO, BANJARMASIN - Siring Tendean masih menjadi tujuan utama bagi warga kota untuk mengisi waktu luang. Terutama bagi mereka yang ingin mengajak anak-anak bermain.
Tak cuma ada Taman Bungas. Di sana juga tersedia berbagai lapak bermain anak. Yang menyewakan berbagai wahana permainan.
Dari sekian banyak, ada satu yang paling digemari anak-anak. Yaitu mainan berbentuk excavator. Ukurannya tentu saja mini.
Mainan yang satu ini mengajarkan anak mengoperasikan alat pengeruk tanah tersebut. Mulai dari cara mengeruk hingga memindahkan hasil kerukan.
Cara mengoperasikannya menggunakan panel kontrok. Menggunakan dua tuas. Yang kiri sebagai pengendali arah, dan kanan berfungsi untuk mengeruk.


Salah satu pemilik wahana permainan excavator, Saleh, mengaku mainan tersebut didatangkan dari Batang, Jawa Tengah. Dalam sehari dia bisa meraup untung Rp200 ribu hingga Rp250 ribu.
Aturan mainnya sederhana. Hanya perlu membayar Rp10 ribu untuk durasi 15 menit. Penyewa sudah bisa mengoperasikan excavator mini untuk menggali. Bahan galian terbuat dari serbut kayu.
“Permainan ini sangat sederhana. Karena menggunakan sistem hidrolik. Jadi, tak butuh aki atau aliran listrik untuk menggerakkannya. Cukup diisi air dalam suntikan atau injeksi, lewat jaringan air dalam selang mini, maka excavator mini ini bergerak,” kata warga di Jalan A Yani tersebut.
Saleh menyebut mainannya ramah dan tidak membahayakan anak-anak. Karena sama sekali tak ada aliran listrik.
“Kalau excavator mini tak bergerak, berarti ada sumbatan hingga mengeluarkan gelembung air. Tinggal ditekan dengan air baru, maka aliran air yang menggerakkan atau sistem hidrolik itu berjalan normal kembali,” paparnya.
Sejauh ini, mainan tersebut begitu diminati. “Alhamdulillah, antusiasme warga Banjarmasin, khususnya pengunjung Siring Tendean ini sangat tinggi dengan permainan excavator mini,” tuntasnya.
Salah seorang warga Sungai Andai, Yudhi, mengaku anaknya menyukai permainan tersebut. Selain untuk melatih ketangkasan, anak juka bisa berlatih ketepatan dalam mengambil objek. "Ini alternatif mainan anak-anak. Beda kalau anak diajak main ke mall atau diajak main ayunan. Di sini anaknya berkreasi," pungkasnya.
Senada dengan Yudhi. Eva juga senang mengajak adiknya bermain di kawasan Pierre Tendean. Excavator mini pun menjadi pilihan permainan. "Gak perlu bingung untuk mengajak main. Di sini juga ada," pungkasnya. (eka/at/nur)
 
ASIK BERMAIN: Inilah jenis mainan alternatif anak-anak di Siring Pierre Tendean saat akhir pekan.
Sumber Berita :  http://kalsel.prokal.co/read/news/13569-bermain-excavator-mini-paling-digemari-anak-anak-di-siring-tandean.html

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Rabu/07022018/10.48Wita/Bjm

Taman HR Seribu Bunga di Kandangan jadi daya tarik baru ke KalSel

Mengunjungi Taman HR Seribu Bunga di Desa Tanah Bangkang

Niat Senangkan Orang, Diminati Lokasi Swafoto

PROKAL.CO, Bagi penikmat pemandangan pegunungan, silakan coba kawasan yang baru saja dibuka di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada pertengahan tahun 2017 tadi. Namanya, Taman HR Seribu Bunga.
Salahudin, Kandangan
Hanya sekitar 20 menit naik kendaraan bermotor dari Kandangan, ibu kota Kabupaten HSS untuk menuju lokasi Taman HR Seribu Bunga. Lokasinya terletak di Desa Tanah Bangkang, Kecamatan Sungai Raya.
Tidak ada plang penunjuk arah. Di seberang Masjid Bani Azam Al Ahdal, berbelok ke jalan tak beraspal. Terus masuk sekitar dua kilometer.
Tak ada pintu gerbang ketika sampai ke kawasan ini. Saya bisa sampai setelah diantar teman yang pernah ke situ.
Lahan seluas 6 hektare ini milik Haji Riduan (63). Tokoh masyarakat Desa Malutu, Kecamatan Padang Batung. Namun, Riduan tidak tinggal di sana.


Setelah area parkir, sebuah rumah berwarna hijau pertama kali ditemui saat mengunjungi lokasi ini. Rumah ini diberi nama Vila HR, persis nama si pemilik lahan Haji Riduan.
Ada dua kursi kayu di pelataran depan. Ada pula tangga kayu buat naik ke atas pelataran, seperti posko penjaga. Pengunjung bisa beristirahat di sini. Namun, vila tidak disewakan.
Di samping rumah tersedia jalan setapak menanjak. Namun, jalan kecil itu sudah permanen. Disertai tangga beton berkelok-kelok menuju tiga gazebo yang posisinya tepat berada di atas bukit Vila HR.
Di kiri kanan jalan setapak itu ditanami berbagai bunga. Ukuran bunganya masih kecil, belum begitu rimbun. Ada bunga matahari, pukul sembilan, delima, kertas, tulip, dan ratusan jenis tanaman bunga lainnya. Baru tiga hektare sebenarnya lahan yang digunakan untuk taman dan vila.
Meski belum dijadikan obyek wisata untuk umum, hampir setiap hari ada saja warga berdatangan ke lokasi. Tidak hanya untuk menikmati taman bunga, juga swafoto dengan pemadangan alam. Pengunjung saat ini tidak dikenakan biaya masuk.
Riduan menceritakan ide membuat Taman HR Seribu Bunga bermula dari kedatangan warga melakukan swafoto di lahan agrobisnis miliknya. Sebelumnya hanya ditanami pohon durian, lengkeng, cempedak, pisang, dan berbagai buah lainnya. Seiring berjalannya waktu, pengunjung makin banyak. “Awalnya hanya untuk menjadikan agrobisnis saja,” ujarnya.
Lahan agrobisnis sebagai tempat peristirahatan keluarganya itu kemudian dilengkapi tiga gazebo. Selain itu, juga ditanami bunga meniru tempat-tempat yang pernah didatanginya sewaktu berlibur ke objek wisata di Bogor, Yogyakarta, bahkan Arab Saudi saat umrah. “Niatnya untuk menyenangkan orang, sekaligus menjadikan tempat istirahat pribadi saja,” tuturnya.
Supaya tambah menarik, fasilitas pendukung lainnya akan ditingkatkan. Seperti menambah gazebo, membangun rumah adat, menanam bunga, sampai lapangan futsal. “Rencananya gazebo ditambah empat lagi, sehingga menjadi tujuh. Untuk rumah adat dibangun rumah Banjar dan Papua,” tekadnya.
Bagi pengunjung, Riduan hanya berpesan ikut menjaga tanaman agar tidak rusak. Jaga pula ketertiban selama berada di lahan miliknya.
Taman HR Seribu Bunga biasanya banyak dikunjungi saat akhir pekan. Pengunjung datang siang dan sore.
Iwan (36) warga Kandangan tertarik berkunjung karena tempat ini ditanami berbagai bunga. Posisinya juga berada di atas bukit, sehingga bisa melihat pemandangan ke bawah. “Indah sekali pemandangannya. Apalagi ada gazebo sehingga bisa santai duduk sambil melihat pemandangan alam,” nilainya.(ma/dye)

POTONG BUNGA: Riduan menyempatkan waktu untuk merawat Taman HR Seribu Bunga miliknya
Sumber Berita : http://kalsel.prokal.co/read/news/13521-mengunjungi-taman-hr-seribu-bunga-di-desa-tanah-bangkang.html 

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/03022018/15.24Wita/Bjm

Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru akan segera punya Bis Wisata Dinding Terbuka

Kejar Target Kota Kelima di Indonesia yang Operasikan Bus Wisata

Dishub Rela Bedah Dua Bus Angkutan

PROKAL.CO, Pernah naik Mpok Siti, Bandros, Werkudara, ataukah Macito saat berkunjung ke kota-kota besar di Pulau Jawa? Kalau belum, Anda tak perlu risau untuk bisa menikmati bus wisata unik yang sekarang sedang populer di Kota Jakarta, Bandung, Solo, dan Malang. Sebentar lagi bus dengan bodi terbuka itu akan beroperasi di Banjarbaru.
Ramli Arisno, Banjarbaru
Saat ini bus angkutan milik Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru tersebut sedang “dibedah” di salah satu bengkel rekanan Dishub di Jl Banjarbaru Asri 3. “Sejak dikerjakan awal Januari lalu, kini progress-nya sudah 25 persen. Insya Allah, April nanti bisa launching,” ujar Kadishub Ahmad Yani Makkie.


Banjarbaru akan menjadi kota kelima di Indonesia yang mengoperasikan bus wisata tanpa dinding itu. Seperti bus pendahulunya di empat kota besar di Jawa, bus wisata yang belum memiliki nama ini juga akan melayani wisatawan yang ingin piknik ke destinasi-destinasi wisata unggulan di kota pelajar. Mulai wisata Pendulangan Intan Cempaka, Borneo Park, Danau Seran, Kampung Penjabat, Kampung Pelangi, hingga tempat-tempat bersejarah seperti Gunung Apam, Lapangan Murjani dan Balaikota, Museum Lambung Mangkurat dan lainnya.
Laiknya standar sebuah angkutan wisata, dua unit bus wisata ini masing-masing juga akan dilengkapi seorang pemandu wisata. Pemandu ini yang akan menjelaskan segala sesuatu tentang daerah yang kini menjadi ibukota kedua Provinsi Kalimantan Selatan. Termasuk menjadi guide bagi wisatawan yang ingin menikmati objek-objek wisata di kota ini. “Di sepanjang perjalanan, pemandu wisata ini yang akan menjelaskan tentang seluk-beluk kota kita, sekaligus promosi. Jadi memang akan dicari yang betul-betul paham Banjarbaru, sejarah kota, keunggulan wisatanya, dan lain-lain,” ujar Yani.
Bus wisata Banjarbaru sempat hendak dirancang bertingkat seperti bus serupa yang beroperasi di Jakarta (Mpok Siti), Bandung (Bandros), Solo (Werkudara), dan Malang (Macito), tapi setelah melalui berbagai pertimbangan, rencana itu urung dilakukan. “Bandros saja sekarang sudah tidak lagi mengoperasikan yang tingkat dua, karena sering menabrak ranting pohon dan kabel listrik. Begitu juga terakhir saya dengar dengan Werkudara dan Macito. Kalau Mpok Siti memang masih,” terang Yani panjang lebar.
Untuk dapat menikmati wahana ini, masyarakat setempat maupun wisatawan cukup membeli tiket di loket yang nanti juga akan disiapkan oleh Dishub. “Tarifnya belum ditentukan. Untuk perkenalan, mungkin kami gratiskan dulu untuk melayani sekolah-sekolah yang sebelumnya harus mengajukan permohonan ke kami,” tutupnya. (al/bin)

BEDAH BUS: Angkutan besar (bus) Damri milik Dishub Kota Banjarbaru ini sedang disulap menjadi bus wisata dengan body terbuka di salah satu bengkel di Banjarbaru.
Sumber Berita : http://kalsel.prokal.co/read/news/13276-kejar-target-kota-kelima-di-indonesia-yang-operasikan-bus-wisata.html

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Kamis/18012018/11.15Wita/Bjm 

Imbas Wisata Air Kota Banjarmasin : Dulu, kelotok ukuran standar paling mahal dihargai Rp12 juta, Sekarang Rp60 juta

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin
PROKAL.CO, Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng juga ikut bergantung. Memangnya, seperti apa peluang investasi di kota kecil ini?
===================================
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin, Muryanta tampak menggebu-gebu. Ketika disinggung wisata sungai sebagai 'jualan' kepada investor luar.
Ukuran yang dipakai Muryanta sederhana, yakni harga jual kelotok. "Dulu, kelotok ukuran standar paling mahal dihargai Rp12 juta. Sekarang Rp60 juta. Hukum ekonomi berlaku di sini," ujarnya tersenyum.
Lonjakan harga itu imbas naiknya permintaan pasar. Setelah kemunculan tren wisata susur sungai. "Ibaratnya, orang sekarang lebih bersemangat menjadi motoris kelotok ketimbang sopir angkot," imbuhnya.
Dia yakin bakal terjadi pergeseran tren investasi. Pariwisata akan jadi primadona. Setidaknya untuk beberapa tahun ke depan. Karena tujuh besar peringkat investasi di Banjarmasin masih didominasi yang itu-itu juga (lihat infografis).


Pemko kini berniat menjual habis-habisan kawasan siring pada investor. "Siring sepanjang 3,5 kilometer dari Jembatan Pasar Lama sampai RK Ilir ini kawasan ekslusif," tegasnya.
Yang terdekat untuk diincar investor adalah pembangunan hotel atau kafe di sepanjang Siring Pierre Tendean. Dia yakin, ketika penyiringan Sungai Martapura rampung, nilai kawasan ini bakal melonjak. Sebab, masih ada kawasan siring yang terputus atau belum dipoles. Seperti Siring Sungai Baru, RK Ilir dan Muara Kelayan.
Nah, jika ada beberapa hotel di Banjarmasin yang justru bangkrut, Muryanta buru-buru menepis. Ia memastikan fakta itu tak ada kaitannya. "Itu murni kesalahan manajemen hotel," tegasnya.
Peluang lain, diceritakannya, sejumlah investor besar telah coba menjajaki peluang bisnis di Banjarmasin. "Salah satunya Trans Studio," sebutnya. Pemko berharap ada investor yang tertarik membangun mal baru.
Sebagai pesaing Duta Mall. Agar tercipta kompetisi bisnis yang sehat. Mengingat pesaing lamanya seperti Mitra Plaza dan Metro City sudah mengangkat bendera putih.
Sementara peluang bisnis properti dipastikan sudah tertutup. Mengingat 75,11 persen atau 7.395 hektare permukaan dataran Banjarmasin sudah tertutupi bangunan serta halamannya. Berat bagi pengembang perumahan untuk berinvestasi di sini.
Satu lagi peluang menarik, rumah sakit. Data 2016, Kalsel setiap hari kekurangan 400 ranjang rawat inap. Sementara Rumah Sakit Sultan Suriansyah milik pemko belum rampung. "Pendatang rumkit swasta sangat dinantikan," tukasnya.
Untuk industri, pemko masih mengandalkan kawasan Selatan. Seperti Jalan Gubernur Subarjo dan Tembus Mantuil. Di Basirih ada lahan seluas 300 hektare yang diincar untuk menjadi industri hilir. "Katanya mau bikin pabrik produk olahan sawit seperti sabun," pungkasnya.
Kembali pada masalah pariwisata, sebelumnya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyebut sepanjang tahun 2017 kota ini telah dikunjungi 40 ribu wisatawan. Kebanyakan memang pelancong dalam negeri.
Hanya seribu yang turis asing. Didominasi WNA Jerman, Belanda dan Italia. "Kebanyakan datang dengan minat khusus untuk penelitian Bekantan atau sejarah," ujarnya. Karena itulah, Ibnu berharap bakal ada kawasan konservasi Bekantan di Banjarmasin. (fud/ma/nur)

PERLU MAL BARU: Pemko berharap ada investor yang tertarik membangun mal baru. Foto Duta Mall saat pembangunan fl yover parkir mobil, diambil tahun 2017. Foto SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN
Sumber Berita : http://kalsel.prokal.co/read/news/13223-dadah-properti-ini-investasi-2018-paling-menjanjikan-di-banjarmasin.html

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Rabu/17012018/11.17Wita/Bjm 

Permainan Tradisional Banjar : Lomba Balogo Sehati Cup 2018 digelar 15 hingga 25 Januari

Lomba Balogo, Satu Cara Lestarikan Permainan Tradisional Banjar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dalam rangka melestarikan permainan tradisional, Lomba Balogo Sehati Cup 2018 digelar depan Gedung MTQ Kandangan, Senin (15/1/2018).
Lomba Balogo Sehati Cup tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry.
Panitia penyelenggara Hasan Ausyi mengatakan jumlah peserta yang mendaftar ada sebanyak 927 orang untuk dua ketegori yang dipertandingkan.
"Katagori yang dipertandingkan ada katagori dewasa dan anak-anak. Pelaksanaan lomba dimulai dari 15 Januari hingga 25 Januari," katanya.


Lomba Balogo Sehati Cup 2018 akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 20 juta.
Pada kesempatan itu, Bupati HSS H Achmad Fikry dan Wakil Bupati H Ardiansyah beserta jajarannya juga ikut bermain balogo.
Suasana gembira tampak pada saat mereka bermain logo. Mereka seakan mengenang permainan tradisional itu saat mereka masih kecil.
Lomba Balogo, Satu Cara Lestarikan Permainan Tradisional Banjar
protokol dan kehumasan
Bupati HSS H Achmad Fikry saat bermain logoSumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/01/15/lomba-balogo-satu-cara-lestarikan-permainan-tradisional-banjar 

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/16012018/10.43Wita/Bjm

Ayo Kunjungi ! Eks Taman Maskot sekarang menjadi Taman Edukasi Lalu Lintas

Hore! Tak Lama Eks Taman Maskot Dibuka, Ini Namanya Sekarang dan Simak Fasilitasnya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di tengah kurangnya sarana prasarana bermain untuk anak-anak, dalam waktu dekat warga kota Banjarmasin akan mendapatkan tujuan untuk hiburan dan bermain khususnya anak-anaknya.
Apa itu? Adalah Taman Edukasi Lalu Lintas yang berada di Jalan AES Musyaffa Banjarmasin Tengah (eks Taman Maskot) .
Taman ini sendiri sudah hampir selesai dan dalam waktu dekat akan di resmikan.


Adanya taman Edukasi Lalu Lintas ini sendiri diharapkan menjadi pilihan tersendiri bagi warga untuk membawa buah hati mereka untuk bermain.
Pasalnya tak hanya bermain, di taman ini sendiri dikenalkan pendidikan sejak dini yakni tertib berlalu lintas.
Apalagi tingkat kecelakaan selama ini banyak di dominasi usia produktif,
Kasubdit Dikyasi Ditlantas Polda Kalimantan Selatan, AKBP Nina Rahmi, mengungkapkan dalam waktu dekat Taman Edukasi Lalu Lintas ini akan diresmikan.
"Taman Edukasi Lalu lintas provinsi kalsel hasil kerjasama Ketua Tim Penggerak PKK dan Ditlantas Polda Kalsel sebagai salah satu wahana bermain sambil belajar bagi anak usia dini dengan pembentukan karakter tertib dan disiplin berlalu lintas melalui sejak usia dini," papar Nina seraya mengatakan taman ini akan diresmikan dalam waktu dekat.
Hore! Tak Lama Eks Taman Maskot Dibuka, Ini Namanya Sekarang dan Simak Fasilitasnya
BANJARMASINPOST.co.id/irfani rahman
Taman Edukasi Lalu Lintas 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/01/11/hore-tak-lama-eks-taman-maskot-dibuka-ini-namanya-sekarang-dan-simak-fasilitasnya

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Kamis/11012018/10.16Wita/Bjm

Anggaran mencapai 45 miliar untuk Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin- Kalsel

Keren! Kalsel akan Punya Jembatan Sistem Penyangga Tunggal Pertama di Indonesia, Ini Penampakannya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Jika tidak ada aral, di Kalsel akan menjadi sorotan sebab akan terbangun jembatan pertama di Indonesia dan mungkin pertama di dunia.
Sejarah, ini akan tertorehkan jika pelaksanaan jembatan baru di Jembatan Sungai Alalak, Kayutangi Ujung Kota Banjarmasin tersebut terwujud.
Sebab Balai Jalan Nasional sudah membocorkan sedikit maket atau design pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Kota Banjarmasin dan Pemkab Barito Kuala Tersebut.


Dan diketahui, maketnya pun luar biasa. Berdasarkan dari maket tersebut, jembatan hanya akan ada satu tiang peyangga saja.
"Ini adalah yang pertama di Inonesia tak memungkinkan di dunia, yang mana menggunakan jembatan dengan model cabel stayed pertama di Indonesia yang menggunakan satu tiang penyangga," kata Kepala Satker Non Vertikal Wilayah Kalsel I BBPJN Wilayah XI Banjarmasin, Syahriliansyah, Rabu (10/1).
Menurutnya, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Banjarmasin, sudah mengalokasikan anggaran mencapai Rp45 miliar untuk itu.
Menurutnya, dana itu masih belum total. Sebab dana sebanyak Rp 45 miliar itu hanya te untuk pekerjaan pondasi bentang tengah jembatan. Total diperelukan sekitar Rp 250 miliar termasuk dengan bentang tengah. "Tahun ini untuk fondasi saja," kata dia.
Keren! Kalsel akan Punya Jembatan Sistem Penyangga Tunggal Pertama di Indonesia, Ini Penampakannya
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel. 
Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel.
Maket Jembatan sistem penyangga tunggal yang akan dibangun menghubungkan Kota Banjarmasin dan Barito Kuala di Kayutangi Ujung, Banjarmasin, Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/01/10/keren-kalsel-akan-punya-jembatan-sistem-penyangga-tunggal-pertama-di-indonesia-ini-penampakannya

Distempel KKJTJ, Jembatan Sungai Alalak Siap Dibangun

DESAIN futuristik akan menghiasi struktur Jembatan Alalak yang menghubungkan Banjarmasin di Jalan Brigjen H Hasan Basry dengan Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Model jembatan lawas itu akan diganti dengan teranyar, jembatan cable stayed.

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XI Banjarmasin telah siap menyuntik dana Rp 45 miliar untuk pembangunan pondasi jembatan dengan tiang penyangga sepasang.
“Alhamdulillah, berat perjuangan panjang, akhirnya Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) tinggal meneken persetujuan DED yang telah disusun sejak 2007. Dari empat kali pertemuan dengan Komisi Jembatan di Jakarta, hampir bisa dipastikan pembangunan Jembatan Sungai Alalak akan berlanjut,” tutur Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Wilayah Kalsel I, BBPJN Wilayah XI Banjarmasin, Syahriliansyah kepada wartawan, Selasa (9/1/2018).
Dia memastikan begitu mendapat stempel Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), maka dilanjutkan dengan lelang pekerjaan dengan anggaran yang disiapkan Rp 45 miliar. Rencananya, bentang panjang Jembatan Sungai Alalak ini mencapai 850 meter, termasuk oprit jembatan. Sedangkan, bentang tengah dihitung 120 meter, dengan lebar jembatan 20 meter, sehingga didesain ada dua lajur untuk empat jalur bagi pengguna jembatan.
“Nah, begitu mendapat persetujuan dari Komisi Jembatan, maka kami berharap Pemkot Banjarmasin dan Pemkab Batola segera melakukan pembebasan lahan. Ini agar pembangunan Jembatan Sungai Alalak ini bisa segera dilakukan,” tutur Syahriliansyah.
Ia memastikan begitu lahan telah dibebaskan, jembatan yang lama tetap dipertahankan agar bisa digunakan dengan jalur transportasi dari Banjarmasin ke Batola atu dari Kalteng. “Sebab, telah diputuskan membangun jembatan baru,” tandas Syahriliansyah.
Sedangkan, Kepala Dinas PUPR Batola, Abdul Manaf mengatakan siap mengunakan anggaran pembebasan lahan di sekitar opri jembatan. “Saat ini, sudah ada anggarannya. Tinggal kesepakatan dengan warga yang berada di pinggi rusngai. Ada 8 pemilik lahan, dari total 300 meter yang terasuk wilayah pembebasan,” ucap Manaf.
Pun Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin Ahmad Fanani mengakui tim pembebasan lahan sudah lama dibentuk, hanya saja anggaran untuk mengosongkan wilayah rencana proyek Jembatan Sungai Alalak belum diketahui persis. “Kami belum tahu berapa anggaran dan jumlah persil tanah yang dibebaskan,” tandasnya.(jejakrekam)
Penulis : Sayyidil Ahmada
Editor   : Didi G Sanusi
Foto      : Istimewa
Distempel KKJTJ, Jembatan Sungai Alalak Siap Dibangun
Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/01/09/distempel-kkjtj-jembatan-sungai-alalak-siap-dibangun/

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Rabu/10012018/15.27Wita/Bjm 

Desa Biih hasilkan "Durian Penyangat", Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Pegowespun tergiur untuk mencicipi

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Para Goweser Puas Santap Durian Biih

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komunitas gowes Kayuh Baimbai Banjarmasin memang sangat aktif mengayuh pedal. Pekan lalu, mereka kembali menapaki rute yang lumayan jauh yakni menjelajahi wilayah Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar.
Aktivitas itu langsung dipimpin Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. Sekadar diketahui, Kayu Baimbai merupakan komunitas gowes yang anggotanya mayoritas para pegawai di lingkungan Pemko Banjarmasin.
Pada ajang gowes tersebut, turut ambil bagian sejumlah komunitas sepeda lainnya yang di Kalsel. Suasananya sangat semarak dan unik, karena mereka sekaligus mengunjungi sentra durian di Desa Biih.


Tentu saja semua pegowes semringah, karena bisa menyantap buah durian setempat yang terkenal dengan cita rasanya yang gurih. Ibnu Sina pun lahap menyantap buah yang sarat nutrisi itu.
Kelelahan para pegowes mengayuh pedal langsung terbayar dengan nikmatnya hidangan buah puluhan biji durian siap santap yang disiapkan pemilik kebun. Di Biih, ada durian terkenal yakni Durian Penyangat.
Durian jeni ini merupakan salah satu durian primadona. Pasalnya, selain dagingnya cukup tebal dan rasanya yang legit, durian tersebut merupakan pemenang pertama kontes durian tingkat nasional di Jakarta.
Makhmud, salah satu anggota Kayuh Baimbai, mengatakan sebelum tutup tahun Wali Kota memang sengaja melakukan gowes. Rutenya berbeda dibanding gowes biasanya yang umumnya hanya di sekitar kota Banjarmasin.
"Biasanya kan kami gowes di dalam kota saja. Nah kemarin kami keluar kota dan tempat yang dipilih adalah Biih, Kabupaten Banjar," ujar Makhmud yang juga pejabat eselon III pada Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin ini, Jumat (05/01/2018).
Pada kegiatan itu, kata Mahmud, sebanayak 125 orang pegowes yang ikut. Di antaranya dari beberapa komunitas sepeda di Banjarmasin, sebagian lagi perseorangan.
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan Para Goweser Puas Santap Durian Biih
istimewa
Ceria berpose bersama Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/01/05/wali-kota-banjarmasin-ibnu-sina-dan-para-goweser-puas-santap-durian-biih

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/06012018/13.29Wita/Bjm

Inilah Film Kolosal Perang Banjar

LINK STREAMING Film 'Pangeran Antasari' Full Movie! Saksikan di Sini

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Film semi kolosal berlatar belakang Perang Banjar berjudul Pangeran Antasari tengah ramai menjadi perbincangan masyarakat banua.
Film berdurasi sekitar 2 jam itu berkisah tentang Pangeran Antasari dan prajuritnya melakukan perlawan terhadap penjajah Belanda di Pengaron, Kabupaten Banjar.
Perang tersebut terjadi pada 25 April 1859, yang selanjutnya pecahlah perang hampir di seluruh wilayah Kalsel.


Di mana Pangeran Antasari bersama prajuritnya menyerang pos-pos Belanda yang ada di Kota Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tabalong, sepanjang Sungai Barito hingga ke Puruk Cahu.
Film itu ditayangkan perdana pada Senin (1/1/2018) kemarin.


Film tersebut ditujukan agar para anak didik yang merupakan calon pemimpin daerah ini dapat mengetahui dan memahami tentang sejarah yang benar perjuangan Pangeran Antasari.
Bahkan, orang no 1 di Kalimantan Selatan yaitu Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor pun turut berakting dalam film tersebut sebagai preman di kampung yang turut melawan penjajah Belanda.
Bagi yang ingin menonton film tersebut juga dapat melalui link berikut :
KLIK1
LINK STREAMING Film 'Pangeran Antasari' Full Movie! Saksikan di Sini
nurkholis huda
Helmalia Putri dalam film yang berperang sebagai isteri Pangeran Hidayatullah, menjadi objek swafoto bagi penonton pemutaran perdana film Pangeran Antasari. 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/01/02/link-streaming-film-pangeran-antasari-full-movie-saksikan-di-sini

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Rabu/03012018/11.16Wita/Bjm