Arsip Migo Berita

Jokowi-Prabowo Bertemu : Tidak ada Lagi Cebong dan Kampret, Tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada Hanya Garuda PANCASILA dan Merah Putih

Jokowi-Prabowo Bertemu, Ini Kata Sri MulyaniTANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga calon presiden Prabowo Subianto dengan presiden terpilih Joko Widodo merupakan wujud persatuan Indonesia. "Pimpinan-pimpinan yang tadinya berkompetisi sekarang juga melakukan langkah-langkah untuk menunjukkan kepada bangsa Indonesia, bahwa kita tetap bersatu meskipun pernah berkompetisi," ujar Sri Mulyani usai menghadiri acara Dies Natalis Politeknik Keuangan Negara STAN, Tangerang, Minggu (14/7/2019). Menkeu mengatakan, rekonsiliasi yang dilakukan Jokowi dan Prabowo dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat tentang kenegarawanan para pemimpin negara.
Para pemimpin negara sebut dia, memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses politik pada Pilpres 2019 telah berjalan dengan baik. Lewat pertemuan itu, kini timbul rasa kelegaan dan kegembiraan di tengah-tengah publik. "Kita merasa lega dan sangat senang bahwa ini terjadi apa yang disebut pertemuan di dalam simbol, bahwa seluruh proses politik telah terjalankan secara baik dan menghasilkan suatu hasil yang kemudian kita hormati bersama," ucap dia.


Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo naik MRT dengan Prabowo Subianto melakukan pertemuan di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Pertemuan tersebut terjadi 15 hari pascaputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Sandi.
Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).
Sumber Berita : https://money.kompas.com/read/2019/07/15/060900226/jokowi-prabowo-bertemu-ini-kata-sri-mulyani

Pertemuan Jokowi-Prabowo, Bertemu di MRT, 

Pesan Akhiri "Cebong-Kampret" dan Makan Bareng

Presiden Jokowi saat bertemu dengan Prabowo Subianto, Sabtu (13/7/2019).JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya bertemu pada Sabtu (13/7/2019) kemarin setelah keduanya bersaing dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Pertemuan itu sudah dinanti lama oleh berbagai pihak demi membangun kembali rasa persatuan seusai Pemilu 2019. Keduanya sudah bersaing cukup ketat selama proses Pilpres 2019. Persaingan itu juga menguras energi banyak pihak, baik dari kedua tim sukses, elite politik, penyelenggara, hingga masyarakat pendukung.
Berikut adalah sejumlah fakta seputar pertemuan Jokowi-Prabowo kemarin:
1. Bertemu di Stasiun MRT dan disambut warga Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu kemarin. Mereka kompak mengenakan kemeja putih. Pertemuan Jokowi dan Prabowo itu disambut meriah warga yang berada di stasiun itu. Warga berteriak riuh. Beberapa dari mereka memanggil nama Jokowi dan Prabowo. "Pak Prabowo..." "We love you...we love you..." Ada pula yang berseru, "I love you, Pak Jokowi..." Masyarakat tampak menyambut pertemuan tersebut dengan antusias. 
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berjalan bersama di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berjalan bersama di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Saat bertemu, Jokowi dan Prabowo langsung menyampaikan salam hormat, kemudian diikuti dengan berjabat tangan. Keduanya juga sempat mencium pipi satu sama lain. Mereka berbincang sebentar lalu tertawa. Namun, tidak terdengar apa yang mereka bicarakan. Mereka kemudian berjalan ke peron MRT untuk menaiki gerbong MRT.
2. Berbincang di gerbong MRT Keduanya lalu masuk ke dalam gerbong MRT. Mereka tampak berbincang akrab dalam moda transportasi mutakhir yang dimiliki Jakarta itu.
Keduanya saat itu berbincang sembari menempuh perjalanan menuju Stasiun MRT Senayan. Di sana, mereka melakukan pertemuan lanjutan di FX Sudirman, Senayan. 
3. Akhiri "Cebong" dan "Kampret" Saat tiba di Stasiun MRT Senayan, Jokowi menegaskan, saat ini tidak ada lagi yang namanya 01 dan 02. "Tidak ada lagi yang namanya 01. Tidak ada lagi yang namanya 02," ujar Jokowi. Saat mendengar hal tersebut, Prabowo yang berada di sampingnya langsung bertepuk tangan. Demikian pula ketika Jokowi menyinggung keterbelahan di masyarakat yang diistilahkan sebagai 'cebong' dan 'kampret'. "Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda Pancasila," ujar Jokowi yang diikuti anggukan kepala dan tepuk tangan Prabowo. Hal senada juga ditegaskan Prabowo. Prabowo Subianto setuju untuk mengakhiri keterbelahan politik di masyarakat yang sering diistilahkan "cebong" dan "kampret". "Sudahlah, enggak ada lagi cebong-cebong. Enggak ada lagi kampret-kampret," ujar Prabowo Ketua Umum Partai Gerindra tersebut kemudian menegaskan, "semuanya sekarang merah-putih". Pernyataan Prabowo tersebut diiringi tepuk tangan dan sorak sorai warga yang kebetulan berada di dalam stasiun MRT tersebut. Setelah mengemukakan pernyataan tersebut, Jokowi dan Prabowo saling berpelukan dan kembali berjabat tangan. 
4. Seperti bertemu dengan sahabat Saat konferensi pers, Jokowi mengatakan bahwa ini merupakan pertemuan antara sahabat dan saudara. "Pertemuan saya dengan Pak Prabowo adalah pertemuan seorang sahabat, pertemuan seorang kawan, pertemuan seorang saudara," kata Jokowi di Stasiun MRT Senayan.
Menurut Jokowi, pertemuannya dengan Prabowo sudah lama direncanakan. Namun, keduanya terkendala karena kesibukan masing-masing. Mereka akhirnya sepakat bertemu pada Sabtu pagi kemarin itu. 
5. Pesan-pesan Prabowo Selain menyerukan untuk mengakhiri penggunaan istilah "cebong" dan "kampret", Prabowo juga menyampaikan beberapa pesan lain. Ia mengakui bahwa dirinya memang telah bersaing secara keras dengan Presiden Joko Widodo saat Pilpres 2019. Tak jarang mereka pun saling melontarkan kritik. Namun, kata Prabowo, hal itu dilakukan dalam kerangka politik dan demokrasi. "Jadi kalau kita kadang-kadang bersaing, kadang-kadang saling mengritik itu tuntutan politik dan demokrasi," ujar Prabowo. Baca juga: Malam Ini, Jokowi Sampaikan Pidato Visi Indonesia sebagai Presiden Terpilih Meski saling melontarkan kritik, Prabowo menegaskan, hal itu tidak menghilangkan hubungan persahabatannya dengan Presiden Jokowi. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Jokowi merupakan momen untuk menyampaikan hal-hal baik untuk membangun bangsa. "Kita tetap dalam kerangka keluarga besar RI. Kita sama-sama anak bangsa. Kita sama-sama patriot dan sama-sama ingin berbuat terbaik untuk bangsa," kata Prabowo. Prabowo juga menyatakan kesiapannya mendukung Pemerintahan Jokowi ke depan. Namun demikian, Prabowo tetap memberikan kritik untuk menjaga demokrasi. Ia pun siap mengambil posisi sebagai pihak oposisi dalam mengawasi jalannya pemerintahan Jokowi. "Kami siap membantu apabila diperlukan untuk kepentingan rakyat. Kami minta maaf jika kami mengkritik Bapak (Jokowi) karena demokrasi kan butuh check and balance," ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan, kritik tersebut untuk saling mengingatkan dan membangun Indonesia ke depan lebih baik. 
6. Jalan kaki dan santap bersama Setelah menikmati perjalanan bersama hingga ke Stasiun MRT Senayan, keduanya berjalan kaki ke Mall FX Sudirman. Setibanya di mal mereka lansung santap siang di salah satu restoran. Mereka menyantap makanan di satu meja yang sama. 7. Santap onggol-onggol, sate, hingga nasi pecel Kompas.com mewawancarai Operational Manager Sate Khas Senayan, Lisa Syauota. Jokowi dan Prabowo bersantap di Sate Khas Senayan di FX Sudirman.  Lisa menyatakan, ada beragam makanan yang disantap Jokowi dan Prabowo, dari makanan ringan, makanan berat, hingga minuman. "Jajanan ada ongol-ongol, mendut, dan cenil. Minuman teh sama air mineral. Kemudian ada juga goreng-gorengan, lalu ada tahu pong," kata Lisa kemarin. "Makanan berat ada empat, ada lontong cap gomeh, nasi langgi, nasi pecel empal, dan nasi kuning campur, plus sate kambing serta sate ayam," katanya. Ia mengatakan, makanan-makanan tersebut juga dijajakan untuk 200 orang dengan berbagai menu. Lisa menuturkan, seluruh makanan dan minuman dipesan oleh pihak panitia penyelenggara acara itu.
Sumber Berita : https://nasional.kompas.com/read/2019/07/14/09002271/pertemuan-jokowi-prabowo-bertemu-di-mrt-pesan-akhiri-cebong-kampret-dan?page=4

Jokowi-Prabowo Bakal Bertemu Lagi, Kali Ini Ajak Megawati

JawaPos.com – Pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto yang berlangsung di Stasiun MRT Lebak Bulus akhir pekan lalu bakal berlanjut. Rencananya dua tokoh bangsa itu bertemu untuk yang kedua. Menariknya, pertemuan itu bakal mengajak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyebut, pada pertemuan kedua ini akan diikuti oleh tiga tokoh bangsa. Kali ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun diajak.
“Pertemuan Prabowo dan Joko Widodo sedang disiapkan. Nanti kalau sudah siap baru kita kasih tahu. Pertemuan itu melibatkan Ibu Mega nantinya,” ujar Arief kepada wartawan, Jumat (19/7).
Arief mengatakan, pertemuan tiga tokoh bangsa itu akan membicarakan mengenai kebangsaan. Termasuk juga dengan pembicaraan mengenai opsi-opsi bergabung ke kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Salah satunya itu (membahas soal kursi kabinet) itu, dan yang lainnya nanti akan dibahas antara Prabowo – Jokowi dan Ibu Mega rencananya,” katanya.
Menurut Arief, tawaran supaya Gerindra ‘merapat’ ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin adalah suatu yang baik. Hal itu merupakan penghargaan yang besar dari Presiden Jokowi. “Ya kita oke saja,” singkatnya.
Sebelumnya, ‎Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiande menyebut akan ada lagi pertemuan lanjutan antara Jokowi dan Prabowo Subianto. Hanya saja Andre belum bisa memastikan. Di pertemuan nanti Prabowo Subianto akan menyampaikan program-program dan memberikan masukan kepada Jokowi ‎dalam mengelola pemerintahan.
“Pertemuan pertama menyepakati akan adanya pertemuan lanjutan. Pertemuan lanjutan kita akan sampaikan program Indonesia maju, Indonesia bangkit untuk menuju adil dan makmur,” ujar Andre di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/7).
Andre berharap masukan yang disampaikan Prabowo bisa diterapkan di pemerintahan lima tahun mendatang. Misalnya 100 hari kerja akan turunkan harga listrik dan harga daging.
“Kalau diadopsi sama Pak Jokowi kan baik. Kan mengadopsi visi misi dan program tidak mesti masuk ke kabinet,” katanya.
Menurut Andre, diskusi antara Prabowo Subianto dan Jokowi adalah baik. Sehingga bisa memberikan masukan kepada pemerintahan lima tahun ke depan. Terlebih memberikan masukan tidak mesti harus bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.
Seperti diketahui, Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta. Mereka juga sempat menjajal MRT dari Lebak Bulus menuju Stasiun MRT Senayan, Sabtu (13/7).
Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Prabowo juga sepakat mengakhiri istilah ‘cebong’ dan ‘kampret’. Mereka sepakat mengedepankan persatuan untuk kemajuan Indonesia‎.
Jokowi-Prabowo Bakal Bertemu Lagi, Kali Ini Ajak Megawati

Inilah Beda Sikap Amien Rais Sebelum dan Sesudah Prabowo Bertemu Jokowi

Inilah beda sikap Amien Rais sebelum dan sesudah Prabowo bertemu Jokowi. Sempat sebut Jokowi 'bebek lumpuh' kini bilang beri kesempatan selama 5 tahun.
TRIBUNNEWS.COM - Ada yang berbeda dari sikap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, akhir-akhir ini.
Terlebih setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (13/7/2019) lalu. Amien Rais yang kerap melontarkan kritikan pedas bahkan menyerang Jokowi, kini lebih melunak.
Bahkan, Amien Rais juga melontarkan pujian pada Presiden Jokowi. Ia meminta semua pihak untuk memberi kesempatan pada Jokowi-Ma'ruf Amin membuktikan kinerja mereka selama lima tahun ke depan.
Inilah perbedaan sikap Amien Rais sebelum dan sesudah Prabowo bertemu dengan Jokowi, dirangkum Tribunnews.com dari Kompas.com:
1. Sebelum Prabowo bertemu Jokowi
Diketahui, Amien Rais dikenal sering mengeluarkan kritik pedas pada Jokowi.
Tak jarang, kritikan yang disampaikan mantan Ketua MPR tersebut ikut memanasi situasi politik nasional jelang Pilpres 2019.
Satu di antaranya saat Amien menyebut, program bagi-bagi sertifikat tanah era Jokowi-JK merupakan program pengibulan alias pembohongan.
Amien bilang, program itu untuk menutupi janji reforma agrarian dan perlu diwaspadai.
Menurutnya, program bagi-bagi sertifikat juga belum bisa menuntaskan masalah yang dialami warga khususnya soal keadilan.
"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien dalam sebuah diskusi, 18 Maret 2019.  Selain itu, Amien Rais juga menyinggung sosok pemimpin sipil berwatak militer yang sangat otoriter.
Amien Rais menilai, meski bukan dari kalangan militer, sosok Jokowi telah melakukan kebijakan otoriter melampaui pemerintahan militer.
Amien Rais juga pernah menyebut pemerintahan Jokowi tak layak dipilih kembali karena cenderung otoriter.
"Kita mau bilang kasar nggak jadi ya. Ini Presiden nggak benar ya, membiarkan partai politik pecah, ulama dipecah-pecah, bahkan seluruhnya berbagai ormas-ormas juga mau pecah," ucap Amien Rais pada 16 Januari 2019.
Bahkan Amien Rais menyebut Jokowi akan jadi 'bebek lumpuh.'
"Kita Insyaallah 17 April tahun ini, kira-kira Magrib sudah bisa syukuran. Kemudian, Insyaallah juga ini, presiden baru dilantik 20 Oktober."
"Nah, dari 17 April sampai 20 Oktober, itu nanti Pak Jokowi namanya lame duck president, presiden bebek lumpuh."
"Tidak boleh ganti ini, ganti ini, tidak boleh. Hanya rutin boleh, nggak boleh lantas membuat yang macam-macam, karena dia sudah lumpuh, sudah pasti kalah. Kalau nekat, nanti malah bahaya," ujar Amien Rais.
2. Sesudah Prabowo bertemu Jokowi
Sikap berbeda lantas ditunjukkan Amien Rais setelah Prabowo akhirnya bertemu Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus hingga ke kawasan Senayan, Sabtu (13/7/2019).
Jokowi-Prabowo bahkan duduk dalam satu gerbong yang sama dan diakhiri dengan makan sate.
Setelah pertemuan kedua kandidat capres 2019 itu, Amien Raisakhirnya ikut buka suara.
Walau enggan membahas soal pertemuan kedua tokoh itu, Amien sepakat dengan rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi setelah Pilpres 2019.
Hanya, Amien tak sepakat jika rekonsiliasi itu diikuti dengan pembagian kursi menteri.
"Buat saya rekonsiliasi itu sangat lucu kalau dalam wujud bagi-bagi kursi. Itu namanya bukan rekonsiliasi tetapi ya bagi-bagi kursi."
"Ada aibnya, ada negatifnya, ternyata politisi itu enggak ada lagi kekuatan moral. Enggak memegang dispilin partai dan lain-lain," ujar Amien.
Amien mengatakan, jika rekonsiliasi disamakan dengan bagi-bagi kursi, maka kritik yang disampaikan dalam kampanye kepada Jokowi akan sia-sia belaka.
Selain itu, Amien meminta semua pihak untuk memberikan kesempatan pada Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan.
Namun, ia juga meminta masyarakat mengawasi jalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
Karena itu, ia mengingatkan partai-partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak perlu berebut kursi menteri.
"Jadi saya menyampaikan sebaiknya teruskan merajut merah putih, teruskan bangsa ini bersatu, jangan sampai pecah."
"Tetapi soal kekuasaan, berikan fair chance, kesempatan yang utuh kepada Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin dengan para menterinya nanti 5 tahun, kita awasi kita check and balance," ujarnya.  Amien Rais juga menyebut kini tak ada lagi cebong dan kampret sebagai tanda pendukung Prabowo dan Jokowi sudah akur.
"Yang ada cebong bersayap karena sudah akur," ujar Amien.
Re-post by MigoBerita / Sabtu/20072019/18.23Wita/Bjm


TENANG !!! Bank Mandiri tetap "Jamin Uang Nasabah AMAN"

Presdir BLF : Raibnya Uang Nasabah Bisa Masuk Ranah Pidana dan Perdata

PRESIDEN Direktur (Presdir) Borneo Law Firm (BLF) Muhammad Pazri mengatakan dugaan raibnya uang nasabah Bank Mandiri lantaran sistem yang eror, bisa masuk masuk ranah pidana dan perdata. Dalam hal ini, pihak bank bisa dikenakan dengan dugaan pasal dalam KUHP dan UU terkait lainnya.
MUHAMMAD Pazri menyebut pada Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 30 jo Pasal 46 dan atau Pasal 32 jo Pasal 48 UU RI Nomor 11 Tahun 2016 Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
“Dalam Pasal 362 KUHP menyebutkan barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagaian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah,” ucap Muhammad Pazri dalam analisis hukumnya yang diterima jejakrekam.com, Sabtu (20/7/2019).
Selanjutnya, menurut Pazri lagi, dalam UU ITE Nomor 19 Tahun 2019 perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun.
Kemudian, ayat (2) menegaskan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik dengan cara apapun dengan tujuan untuk memperoleh informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik.
Berlanjut ke ayat (3) bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik dengan cara apapun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.
Masih dalam UU ITE, Pazri membeberkan pada Pasal 32 ayat (1) menyebut setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik.
Lalu, pada ayat (2) Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun memindahkan atau mentransfer informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik kepada sistem elektronik orang lain yang tidak berhak. Adapun pada ayat (3) berbunyi terhadap perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang. mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bersifat rahasia menjadi dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya.
Magister hukum jebolan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini juga membeberkan dalam UU ITE Pasal 46 menjelaskan pada ayat (1) setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).
Pada ayat (2) setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah). Lalu, ayat (3) setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).
Advokat muda ini juga menguraikan dalam UU ITE Pasal 48 ayat (1) menegaskan setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
Tak hanya itu, Pazri mengatakan secara keperdataan nasabah juga bisa menggugat dengan dasar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada Pasal 7 huruf f dan huruf g yang berbunyi: “Memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang  diperdagangkan. Memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian”. Dan, beber Pazri lagi, pada Pasal 19 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang berbunyi: “Pelaku usaha  bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan/atau jasa yang  dihasilkan atau perdagangkan”.
Berikutnya, pada ayat (2) setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah). Sedangkan, pada ayat (3) setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).  

Investigasi Sistem yang Eror, Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah Aman

KERTAS berisi pengumuman ditempel pihak Bank Mandiri Cabang Pangeran Samudera dan Lambung Mangkurat guna menenangkan nasabah yang menyerbu kantor perbankan itu, lantaran saldo tabungannya berubah drastis hingga berkurang jutaan hingga puluhan juta, Sabtu (20/7/2019).
DALAM pengumumannya, Bank Mandiri menyatakan ada kendala yang dihadapi, dan tengah diinvestigasi. Pihak bank pun menjamin tidak ada dana nasabah yang berkurang.
Proses normalisasi data tengah berjalan, sehingga para nasabah Bank Mandiri bisa memeriksa saldo melalui e-channel bank tersebut. Begitu pernyataan dari kertas berisi pengumumannya yang ditempel di depan pintu masuk Bank Mandiri.
Vice Presiden Bank Mandiri Area Banjarmasin, Adi Mulya menegaskan di hadapan para nasabah yang mendatangi kantor cabang bank itu, memastikan kendala yang dihadapi akibat perubahan sistem.
“Kami berusaha untuk membenahi sistem ini supaya kembali normal. Kami menjamin uang nasabah tidak hilang, asalkan bukti transaksi jangan hilang. Silakan saja nasabah bertransaksi, dijamin uang nasabah aman,” ucap Adi Mulya. Ia mengakui sistem transaksi hingga terlihat saldo berkurang, akibat tidak updatenya terutama untuk tanggal transaksi 18 Juli dan 19 Juli 2019. “Khusus di Banjarmasin, kami sudah membenahi sistem sejak pagi. Insya Allah, sore nanti sudah berfungsi normal kembali. Nanti, akan kami berita keterangan resmi lebih lanjut terkait masalah ini,” tegas Adi Mulya. Sementara itu, Sidik, salah satu nasabah Bank Mandiri mendatangi kantor bank ini di Jalan Pangeran Samudera. Ia mengaku mendapat informasi soal berkurangnya saldo dari pesan berantai serta berita yang ada di media online nasional.
“Begitu saya datangi Bank Mandiri Cabang Pangeran Samudera, ternyata sudah banyak nasabah di sini. Terpaksa, saya ikut antre untuk mengecek saldo yang ada di rekening tabungan saya,” ucap Sidik. Senada itu, Wahyu, nasabah Bank Mandiri lainnya juga mendatangi kantor cabang di Jalan Lambung Mangkurat. Menurut dia, erornya sistem transaksi membuat saldo rekeningnya berkurang.
“Rencananya, hari ini, saya hendak bertransaksi ke ATM. Ternyata, saya cek, saldo saya berkurang hingga Rp 50 juta,” ucap Wahyu, diakuri beberapa nasabah lainnya.
Menurut dia, sejak lama dirinya menjadi nasabah terhitung sejak 2012 lalu, baru kali ini kejadian yang dialami, setelah sistem perbankan itu eror, hingga berimbas pada rekening tabungannya.  

Bank Mandiri Normalisasikan Saldo Nasabah Pasca Maintenance

BANK Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan/ maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.
MENURUT Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.
“Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut,” tulis Rohan Hafas dalam siaran persnya, Sabtu (20/7/2019). “Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan Hafas.
Ia menegaskan Bank Mandiri mempersilakan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri. Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Kami pastikan rekening nasabah, aman,” tegas Rohan. 

Saldo Berkurang di Rekening, Nasabah Serbu Bank Mandiri Banjarmasin

SALDO berkurang di rekening tabungan, ramai-ramai nasabah Bank Mandiri di Banjarmasin menyerbu Kantor Bank Mandiri di Jalan Lambung Mangkurat, Sabtu (20/7/2019). Mereka panik usai melihat saldo yang ada di rekeningnya, berkurang dan raib entah kemana.
INFORMASI yang dihimpun di lapangan, uang nasabah yang raib dari jutaan hingga ratusan juta. Para nasabah pun mengaku sangat terkejut, usai mendapat kabar itu dari media sosial seperti WA, yang tersebar cepat.
Hal itu diungkapkan Wahyu Firdaus. Nasabah Bank Mandiri ini pun mengaku mendapat info dari pesan berantai di WA, karena banyak nasabah yang menyerbu bank pelat merah itu.
“Iya, saya pas tahu kabar info dari pesan WA. Setelah langsung cek mobile banking dan ternyata memang benar uang saya sekitar Rp 50 juta tidak ada,” ungkap Wahyu Firdaus kepada awak media saat mendatangi Bank Mandiri Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019). Hal yang sama juga dikeluhkan Suriansyah. Warga Banjarbaru yang menggeluti usaha penjualan pulsa dan kuota ponsel ini terkejut, saat hendak melakukan transansi pembayaran, ternyata uangnya raib di rekeningnya. “Tadi pas mau transfer ternyata, tidak ada uangnya. Saya langsung menuju kantor  Bank Mandiri untuk konfirmasi,” ucap Suriansyah. Sementara itu, pihak Bank Mandiri mengatakan masalah ini hanya gangguan sistem, dan akan pulih hari ini juga.”Transaksi untuk hari ini memang ada masalah pada sistem. Saat ini, sedang kami perbaiki secepatnya,” ucap Adi Mulya, Vice Presiden Bank Mandiri Area Banjarmasin. Ia mengimbau kepada para nasabah untuk tenang dan tidak panik. Menurut Adi Mulya, pihaknya menjanjikan untuk hari ini bisa dimaksimalkan perbaikan sistem. “Mohon kepada nasabah agar tenang, dan hari ini juga sistem IT segera diperbaiki,” pungkasnya. 

Gangguan pada Sistem Jaringan, ATM Bank Kalsel Sempat Macet

HAMPIR semua anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (29/6/2019) mengalami gangguan. Beberapa nasabah bank pelat merah milik Pemprov Kalsel dan 13 kabupaten/kota itu, terpaksa harus gigit jari, akibat mesin ATM mengalami gangguan jaringan.
WARTAWAN senior Banjarmasin, Sukriansyah Sukrie dalam akun facebooknya, Sabtu (29/6/2019), memposting jika sejumlah guru dan PNS harus gigit akibat mesin ATM Bank Kalsel error. “Padahal, mereka sudah ada yang menyambangi ATM Bank Kalsel di tiga tempat, semuanya error,”  tulis Sukriansyah Sukrie di dinding akun FB-nya.
Beberapa warganet pun seperti Enny Tri Rejeki mengabarkan ATM Bank Kalsel di Beruntung Jaya, sekitar pukul 10.00 pagi juga tidak menarik uang tunai. Berbagai komentar pun mengalir atas gangguan ATM Bank Kalsel. Dikonfirmasi,  Pjs Kelompok Sekretaris Perusahaan PT Bank Kalsel, Hadi Rahman mengakui adanya gangguan mesin ATM beberapa jam sejak pagi hari.
“Kendala itu sudah kami atasi, sekarang semua ATM Bank Kalsel dapat  berjalan normal. Jadi, semua sudah beroperasi seperti biasa,” ucap Hadi Rahman kepada jejakrekam.com, Sabtu (29/6/2019).
Menurutnya, masalah itu terjadi pada sistem dan jaringan yang sempat  terganggu, sehingga langsung direspon tim teknis perusahan yang bekerja dengan sigap dan cepat. ” Sekarang semua ATM kita sudah berjalan normal kembali,” ucapnya. Atas gangguan bagi para nasabah yang ingin menarik uang di ATM Bank Kalsel, Hadi pun atas nama manajemen bank memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pagi hingga siang hari itu. “ Yang pasti, Bank Kalsel berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah”, pungkasnya. 

LPS Jaga Stabilitas Sistem Perbankan Nasional

MEDIA Gathering Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bertajuk “Peran dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan” di TreePark Hotel, Selasa (3/10/2017).Sebab, ekonomi  tidak hanya berbicara tentang seberapa besar uang yang masuk dan keluar. Namun, juga tentang bagaimana menjaga sebuah keseimbangan.
KHUSUS di dunia perbankan, stabilitas perbankan akan mempengaruhi keseimbangan ekonomi secara keseluruhan. Di Indonesia fungsi lembaga penjamin simpanan pun menjadi sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi. Pada saat krisis moneter yang ikut melanda Indonesia di penghujung tahun 90-an membuat pemerintah berinisiatif memperbaiki kondisi perbankan. Saat itu pemerintah menilai bahwa penjamin simpanan diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan serta meminimalisir risiko yang membebani anggaran negara.
Executive Vice President LPS Poltak Tobing menuturkan berdasarkan Undang-undang Nomor 24 tahun 2004, pemerintah membentuk lembaga Independen bernama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).”LPS memiliki fungsi untuk menjamin simpanan nasabah dan mampu menjaga stabilitas sistem perbankan berdasarkan kewenangan yang telah diberikan pemerintah,” ujarnya saat memberikan persentasi kepada wartawan.
Ia mencontohkan, simpanan nasabah bisa berbentuk, tabungan, depostio, giro dan lain-lainnya. “Tidak hanya itu, layanan bank syariah yang juga mulai menggeliat di awal tahun 2000 juga menjadi bagian dari tugas LPS sebagai lembaga Independen yang menjaga stabilitas ekonomi serta perbankan di Indonesia,” tambahnya.
Di Kalsel, menurut Poltak Tobing, tidak ada perbankan bermasalah, apalagi kondisi di Bumi Lambung Mangkurat hanya terdapat 27 bank saja. “Saya kira di Kalsel, tidak ada bank bermasalah. Dan terlihat bank cukup sehat,” beber dosen yang juga mengajar di Jakarta ini.
Ketua Penasihat Persatuan Bank Indonesia (Perbarindo) Indra Jaya mengungkapkan, di Kalimantan Selatan terdapat 27 BPR terdiri 22 BPR PD milik daerah, 5 BPR (konvensional dan syariah).”Di Kalsel, Rp2,3 miliar Perbarindo telah menyiapkan pendanaan, sehingga tak perlu lagi meminta suntikan dana dari LPS,” katanya. Sementara di Kabupaten Tabalong, ada 3 BPR yang melakukan marger, Rp568 miliar yang tersedia dijamin LPS di Kalimantan Selatan
Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2017/10/03/lps-jaga-stabilitas-sistem-perbankan/

Re-post by MigoBerita / Sabtu/20072019/18.27Wita/Bjm

VIRAL...!!! Deddy Corbuzier Peluk Agama Islam yang cinta Damai (VIDEO)

Jadi Mualaf, Ini 5 Fakta Deddy Corbuzier Peluk Agama Islam

Liputan6.com, Jakarta Deddy Corbuzier, saat ini tengah menjadi sorotan karena dirinya menjadi mualaf. Deddy Corbuzier telah sah memeluk agama Islam setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat pada Jumat (21/6/2019) selepas salat Jumat di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta.
Momen mengahrukan itu disaksikan oleh puluhan jamaah serta awak media yang hadir. SelepasDeddy mengikrarkan dua kalimat syahadat, para jamaah mengucapkan takbir sebagai tanda syukur karena Deddy telah resmi masuk islam.

Sebelum masuk islam, presenter bernama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo tersebut pernah mengaku sudah tertarik dengan ajaran silam dan terus mempelajarinya. Dalam perjalanannya menuju mualaf, memang banyak fakta menarik tentang Deddy Corbuzier.
Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber fakta-fakta Deddy Corbuzier memeluk agama islam, Jumat (21/6/2019).

Belajar agama Islam dari dua tokoh besar
Deddy Corbuzier sah menjadi muslim setelah membaca dua kalimat syahadat di Masjid Al Mbejaji Pondok Pesantren Ora Aji Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Jumat (21/6/2019) dengan didampingi Gus Miftah. Sebelumnya beberapa kali Gus Miftah muncul di kanal Youtube Deddy Corbuzier.
Gus Miftah pun menceritakan awal pertemuannya dengan Deddy. Dirinya mulai akrab dengan Deddy setelah bertemu di acara Hitam Putih. Selepas acara itu, keduanya semakin akrab. Menurut Gus Miftah, selain dirinya, Deddy juga mengagumi tokoh muslim lainnya yakni Cak Nun. 
Deddy Corbuzier mengaku ingin belajar islam dengan Cak Nun. Mendengar hal yang diungkapkan Deddy, Gus Miftah berinisiatif menelepon Cak Nun dan terjadilah obrolan Deddy Corbuzier dengan Cak Nun via telepon.

Sudah pelajari Islam sejak 8 bulan lalu
Selama bertukar pikiran, banyak hal yang menjadi topik pembicaraan Deddy dengan Gus Miftah termasuk mengenai agama Islam. Usut punya usut, Deddy Corbuzier mulai mempelajari agama Islam delapan bulan lalu. Hal itu disampaikan oleh Gus Miftah, tokoh muslim yang sangat dekat dengannya. Menurut Gus Miftah, Deddy sering sekali bertanya tentang Islam secara rasional ataupun tidak rasional.
"Walaupun saya bilang tidak semua ajaran Islam bisa dirasionalkan karena itulah yang membedakan agama dan ilmu pengetahuan," tutur Gus Miftah.

Persiapan yang dilakukan pondok pesantren tempat Deddy ikrarkan syahadat
Pondok pesantren Ora Aji menjadi tempat Deddy Corbuzier mengucap kalimat syahadat pada hari Jumat (21/6/2019). Rupanya tidak ada persiapan khusus yang dilakukan oleh pondok pesantren dalam menyambut momen istimewa tersebut.
"Enggak ada (persiapan khusus), kita biasa mengislamkan orang. Enggak ada persiapan, sama aja kayak orang lain," ujar ustaz Arif selaku pengurus dan dan asisten Gus Miftah seperti dikutip Liputan6.com dari Brilio, Jumat (21/6/2019).
Ustaz Arif juga menyampaikan persiapannya lebih untuk persiapan ibadah salat Jumat.  
"Persiapan lain yang beres-beres. Ada tamu, mungkin lebih bersih-bersih," tutup Ustaz Aris.

Sosok yang jadi saksi Deddy ikrarkan dua kalimat Syahadat
Selesai salat Jumat, Deddy Corbuzier datang ke Pondok Pesantren Ora Aji ditemani oleh Gus Miftah. Gus Miftah menjadi sosok yang menuntun Deddy membaca dua kalimat syahadat. Saksi Deddy masuk Islam ialah perwakilan dari Mualaf Center Yogyakarta (MYC), pacar Deddy Shabrina Khairunissa, dan banyak publik yang menyaksikannya.
Seusai mengucapkan kalimat syahadat, ada momen haru ketika Deddy memeluk Gus Miftah dan beberapa orang menyalami Deddy. Publik dan awak media pun mengumandangkan takbir tanda sujud syukur karena Deddy telah memeluk agama Islam.

Alasan Deddy masuk agama Islam
Seperti diketahui, Deddy menjalani hubungan dengan Shabrina Khairunissa, wanita yang beragama islam. Sontak banyak anggapan yang menyebutkan Deddy masuk islam karena faktor Shabrina. Namun hal tersebut dibantah oleh Gus Miftah, selaku tokoh yang menuntun Deddy baca dua kalimat syahadat hari ini.
"Wah bukan karena pacarnya. Dia aja baru tunangan tiga bulan lalu dan dia belajar Islam sudah delapan bulan," ujar Gus Miftah pada Kamis 20 Juni 2019, dikutip Liputan6.com dari Dream.
Menurut Gus Miftah, Deddy memang murni ingin mempelajari islam karena mendapatkan pencerahan. Banyak ilmu yang terus Deddy gali dari Gus Miftah. Bahkan selain Gus Miftah, Deddy juga ingin belajar islam dengan Cak Nun.









Mantap Mualaf, Begini Kedekatan Deddy Corbuzier dengan Gus Miftah

Deddy Corbuzier dan Gus Miftah (Sumber: Instagram/mastercorbuzier)

Deodatus Andreas Deddy atau yang lebih dikenal sebagai Deddy Corbuzier mengawali karier pertamanya menjadi seorang magician. Deddy mengaku bahwa dirinya menyukai dunia sulap sejak masih duduk di bangku SMA. (Liputan6.com/IG/mastercorbuzier)

Nama Baru Deddy Corbuzier saat Masuk Islam hingga Begini Respon Sabrina Chairunnisa Sang Kekasih

TRIBUN-TIMUR.COM - Nama baru Deddy Corbuzier setelah masuk Islam hingga ternyata begini respon Sabrina Chairunnisa.Sabrina Chairunnisa, mengaku dirinya mendukung keputusanDeddy Corbuzier untuk memeluk agama Islam.Ia pun bersyukur atas keputusan sang kekasih. “Kalau dukung sih, pasti mendukung,” katanya sembari tersenyum kepada Tribunnews.com seusai mendampingi Deddy Corbuzierberkujung di kediaman Ketua MUI, Maruf Amin, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019). Ia pun mengucap syukur, saat ditanya perasaannya melihat dan mendampingi Deddy Corbuzier“Alhamdulillah,” katanya. Sabrina Chairunnisa yang mengenakan selendang putih di kepalanya, enggan berkomentar lebih banyak. Ia pun segera memasuki mobil, disusul oleh Deddy Corbuzierbeberapa menit kemudian. Sabrina Chairunnisa mendampingi Deddy Corbuzier sejak sang kekasih berangkat ke Yogyakarta pada Jumat pagi. Setibanya di Yogyakarta, Deddy Corbuzier mengucap dua kalimat syahadat, di sebuah masjid. Sabrina Chairunnisa juga ikut mendampingi Deddy Corbuzier hingga kembali ke Jakarta dan menyambangi kediamanMaruf AminSaat Deddy Corbuzier melakukan shalat berjamaah,Sabrina Chairunnisa pun salat ikut di barisan belakang.
Busana Muslim
Sementara itu, Deddy Corbuzier sempat kebingungan soal pakaian muslim. Ia yang kini memeluk agama Islam kebingungan lantaran merasa dirinya tak punya pakaian yang tepat. Ia pun sempat menanyakan hal tersebut kepada guru spiritualnya. “Terus saya nanya ‘pakaian gimana nih gus. Gue enggak punya pakaian muslim. Apa saya harus beli dulu’,” kata Deddy Corbuziersaat menyambangi kediaman Maruf AminNamun, Gus Miftah sang guru spiritual menyarankan agarDeddy Corbuzier tak perlu terburu-buru. Ia bisa mengenakan pakaian yang telah ia miliki sebelumnya. “Tapi kalau kata Gus Miftah, tadi ‘elu mau pake apa aja terserah, yang penting nutup aurat’,” katanya. Gus Miftah pun juga mengingatkan, bahwa Deddy Corbuzier tak harus mengenakan kopiah. Hal yang paling penting adalah kepercayaaan tehadap Tuhan. “Saya bilang Islam itu gak ada formalitas. Enggak harus pake kopiah, yang penting hatinya kan yang penting keyakinannya dan hal-hal sepele seperti itu,” kata Gus Miftah ditemui di kesempatan yang sama. “Hal itu ternyata sangat dikritisi sama beliau jadi beliau ini saya lihat orangnya perfeksionis. Apa-apa harus sempurna hal-hal sekecil apapun diperhatikan,” katanya melanjutkan.
Nama Baru 
Saat memeluk Islam, Deddy Corbuzier ganti nama? Maruf Amin memberi saran kepada Deddy Corbuzier tentang nama setelah dirinya menjadi seorang mualaf. Ada dua nama yang disarankan, yakni Muhammad dan Ahmad“Kalau enggak Ahmad ya Muhammad, pilih mana yang enak,” ujarMaruf Amin di kediamannya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019). Sebelumnya, Maruf Amin sudah menyarankan agar namaDeddy Corbuzier tidak diubah. Namun, hanya ditambahkan nama baru di belakangnya. Dua nama itulah yang disarankan untuk dipilih satu di antaranya. “Namanya enggak usah diubah, tambahin saja,” kata Cawapres RI nomor urut 02 tersebut. Mendengar pilihan nama itu, Deddy Corbuzier menanggapi lewat senyuman. “Oh dikasih pilihan”, kata Deddy Corbuzier. Selanjutnya, Maruf Amin mendoakan Deddy Corbuzier. “Semoga anak saya diberkati Allah, menjadi anak yang baik. Semoga mantap dan imannya semakin kuat, dan djaga dengan ibadah. Ibadah menjaga iman,” ujar Maruf Amin.(*) 
Nama Baru Deddy Corbuzier saat Masuk Islam hingga Begini Respon Sabrina Chairunnisa Sang Kekasih
INSTAGRAM.COM/@SABRINACHAIRUNNISA_
Sabrina Chairunnisa dan Deddy Corbuzier. 

Deddy Corbuzier Masuk Islam, Kalina Beri Jawaban Tegas Soal Agama Azka Corbuzier

Agama Azka Corbuzier

21 Juni kemarin menjadi salah satu hari paling bersejarah bagi presenter Deddy Corbuzier. Tunangan Sabrina Chairunnisa tersebut akhirnya mengucap dua kalimat syahadat dan resmi masuk Islam. Sebenarnya Deddy telah mempelajari agama Islam selama beberapa bulan terakhir. Namun baru Jumat kemarin ia menetapkan hatinya dan memilih menjadi seorang muallaf. Resminya Deddy menjadi seorang muslim pun membuat publik penasaran dengan agama sang anak, Azka Corbuzier. Pasalnya, kini kedua orang tuanya telah sama-sama menganut agama Islam.

Banyaknya komentar warganet yang mempertanyakan agama Azka Corbuzier akhirnya membuat Kalina gerah dan angkat bicara

Melihat banyaknya komentar yang mempertanyakan agama Azka di akun Instagramnya, akhirnya sang ibu, Kalina Ocktaranny merasa gerah dan angkat bicara. Ia pun menegaskan kepada warganet yang merasa sok tahu dengan keyakinan yang dianut oleh anaknya bahwa Kalina membebaskan Azka untuk mempercayai agama apapun. Selama ia bisa menjalani agama tersebut sesuai dengan ajarannya. Kalina juga mengatakan bahwa jika suatu saat Azka memilih agama yang ia anut, yaitu Islam, itu berarti karena pilihan sang anak sendiri, bukan paksaan dari Kalina. Bagi Kalina nggak ada satu agama pun yang memaksa untuk mempercayai ajaran mereka. Jadi Kalina berharap setelah ini nggak ada lagi yang “mengganggu” sang anak dengan pertanyaan mengenai agama yang ia anut. Kalina juga langsung menegaskan kalau apapun agama yang dipilih Azka nanti, ia nggak akan memberi tahu kepada publik. Karena bagi Kalina, agama adalah privasi yang tak perlu diketahui oleh orang lain. Ia pun menuliskan “agamamu agamamu, agamaku agamaku”.
Rasa penasaran publik semakin menjadi setelah Deddy Corbuzier mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi menjadi muslim. Publik ingin tahu apa agama yang diyakini oleh Azka karena kedua orang tuanya kini telah beragama Islam. Baik Deddy maupun Azka sendiri hingga kini belum menjawab terkait pertanyaan tersebut. Sehingga Kalina sebagai ibunya merasa sebal karena keingintahuan publik mengenai privasi anaknya tersebut. 



Full Statement Deddy Corbuzier Setelah Resmi Mualaf [EDITOR'S CUT]


https://www.youtube.com/watch?v=HtXB5Yhef34

MUALAF - DEDDY CORBUZIER - ALHAMDULILLAH


https://www.youtube.com/watch?v=_q6DgkHRIJ8
Re-post by MigoBerita / Senin/24062019/09.57Wita/Bjm