Migo Berita - Banjarmasin - Jum'at Berbagi "Menjangkiti" Warga Banua Kalimantan Selatan. Suka atau tidak suka, Kegiatan Jum'at berbagi di Kalimantan Selatan, khususnya di kota Banjarmasin terus marak dilakukan oleh warga, baik itu orang per orang maupun komunitas, dimana mereka disetiap hari Jum'at menyediakan berbagai keperluan, seperti sembako hingga nasi dan bubur GRATIS. Hal ini dapat anda temukan ketika melintas di jalan gator Subroto Banjarmasin, disana ada penjual Bubur Ayam yang menggratiskan dagangannya disetiap hari Jum'at ketika mereka makan di warung jualannya. Ada yang berbagi nasi bungkus ketika selesai sholat Jum'at, baik dilakukan komunitas maupun perseorangan. Nah salah satunya adalah komunitas Majelis Doa Banjarmasin. Untuk mengetahui secara singkat, silahkan baca artikel Migo Berita yang berhasil menemui Pimpinan Majelis Doa Banjarmasin Muhammad Namoy hingga tuntas dibawah ini.
1)Kapan Majelis Doa berdiri.?Siapa pimpinan, penasehat dan pembimbing nya serta siapa aza yg boleh jadi anggota majelis Doa? Apa yg memotivasi berdirinya Majelis Doa?Bedirinya mejelis Do'a tahun 2012,pemimpin : M.Namoy , penasehat : Haji Badarudin , pembimbing Habib Soleh Al Muhdor, yg boleh jadi anggota Majelis Do'a semua kaum muslimin yang ada di kota Banjarmasin atau luar kota Banjarmasin, yang memotivasi berdirinya Majelis Do'a adalah untuk membina persatuan dan persaudaraan atar umat Islam khususnya.
2)Begerak dibidang apa saja kegiatan Majelis Doa Banjarmasin dan sekarang berdomisili dimana kegiatannya terpusat? Kegiatan Majelis Do'a bergerang dibidang Sosial, Agama dan kemanusiaan. Majelis Do'a Berdomisili di Jalan Simpang Belitung RT. 8 No. 37 Kel. Belitung Utara 70116 Banjarmasin Barat.
3)Program Jumat Berkah Berbagi yg di inisiatif oleh Majelis Doa, diutamakan utk siapa? Dan kl ada yg ingin berdonasi kemana? Program Jum'at Berkah Berbagi diutamakan kepada Farkir miskin, jemaah Majelis Do'a yang kurang mampu serta di lingkungan Majelis Do'a Banjarmasin. Bagi yang ingin berdonasi bisa kirim ke rek. BCA : 7820538808. Konfirmasi Transfer : 0878 8868 4595 0831 4829 0641
4)Untuk bergabung dalam kegiatan Majelis Doa didalam program Jumat berbagi apa aza syaratnya? Untuk bergabung dalam kegiatan Majelis Do'a Banjarmasin syaratnya : Tenaga, sembako atau berupa uang yang akan di salurkan kepada yang sangat memerlukan.
5)Apa pesan yg ingin disampaikan majelis doa baik cita cita dan harapan kedepannya khususnya ke pemerintah di Banjarmasin dan para calon donatur serta buat generasi muda ? Pesan yang kami sampaikan : Berkenaan dengan kegiatan Majelis Do'a Banjarmasin dalam Program Jum'at Berbagi Sembako kami mengharapkan kepada pemerintah Kota Banjarmasin agar kiranya bisa bekerjasama dengan Majelis Do'a Banjarmasin untuk saling berbagi di setiap hari Jum'at untuk investasi kita di akhirat. Kami juga mengajak para Donatur agar bisa membantu untuk kelancaran Program Jum'at Berbagi Sembako yang di selenggarakan Majelis Do'a Banjarmasin, dan juga untuk Generasi muda agar bisa berbagi kepada sesama.
Berbagai kegiatan yang dilakukan Majelis Doa Banjarmasin :
Alasan Ketua Pemuda Muhammadiyah Mundur ASN Demi Prabowo - Sandi
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah
Dahnil Anzar Simanjuntak bersedia mencopot statusnya sebagai aparatur
sipil negara (ASN) pasca-didapuk menjadi koordinator juru bicara Badan
Pemenangan Nasional kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Saya sudah
menyampaikan mundur sebagai ASN kemarin," kata Dahnil saat dihubungi Tempo pada Jumat, 21 September 2018. Baca: Kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Soal Sebutan Ulama Sandiaga Uno
Dahnil
memutuskan bersedia membantu tim pemenangan Prabowo-Sandiaga setelah
dipinang sebulan sebelumnya. Ia yang berstatus sebagai dosen Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, pun
mengambil langkah untuk tak melanjutkan statusnya sebagai abdi negara.
Menurur
Dahnil, netralitasnya sebagai ASN terganggu bila ia terlibat tim
pemenangan. Apalagi, bila ia berakrobat menjadi pejabat pemenangan. Lagi
pula, ujar dia, pemilihannya masuk ke jalur politik berbenturan dengan
kode etik sebagai ASN. Karena itu, ia memilih mengundurkan diri sebagai
ASN.
Baca: Sohibul Klaim Tokoh-tokoh Muhammadiyah Gabung ke Timses Prabowo
Ia
memutuskan bergabung dengan tim pemenangan Prabowo-Sandiaga bukan
keputusan mendadak. Dahnil sempat menimbang-nimbang pinangan dari kubu
Prabowo. Ia mengaku telah melakukan kajian cukup panjang dalam menelaah
pasangan Prabowo-Sandiaga.
Adapun jabatannya sebagai pentolan di
Muhammadiyah tidak akan dilepas. Menurut dia, organisasi yang
menaunginya itu bisa memilah kepentingan politik dan agama. Kendati
bakal muncul persepsi publik lantaran jabatan strategisnya di
Muhammadiyah, Dahnil mengaku tak terganggu.
Ia menekankan bahwa
Muhammadiyah adalah organisasi yang sudah matang. "Umur Indonesia dan
Muhammadiyah saja lebih tua Muhammadiyah. Muhammadiyah sudah 86 tahun.
Jadi saya yakin kami akan dewasa bersikap," katanya. Baca: Presiden PKS: Bendahara PP Muhammadiyah Masuk Tim Prabowo
Ia
juga beralasan, jabatan sebagai ketua umum di Muhammadiyah juga tak
lama lagi. Ia akan lengser pada November 2018 nanti dan memutuskan tidak
meneruskan tugasnya sebagai pengurus inti Pimpinan Pusat Pemuda
Muhammadiyah.
Di Badan Pemenangan Nasional, Dahnil menjabat
sebagai koordinator juri bicara. Ia mengatakan dirinya bakal menciptakan
formula kampanye sehat dan menyenangkan tanpa isu SARA dan saling
serang yang tidak sehat.
Jakarta, (Tagar 17/10/2018) - Dua organisasi massa Islam terbesar,
Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menjadi rebutan Jokowi-Ma'ruf dan
Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 mendatang.
Kader NU sudah menunjukkan kode dukungan pada pasangan Jokowi-Ma'ruf. Lalu, bagaimana dengan Muhammadiyah?
Pengamat
Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Adi
Prayitno menilai suara Muhammadiyah untuk Pilpres 2019 diperkirakan
berlabuh untuk Prabowo-Sandiaga.
"Suara Muhammadiyah relatif solid
dan jarang terbelah. Bukan hanya kemungkinan, bisa dipastikan ke
Prabowo-Sandi," jelas Adi saat dihubungi Tagar News, di Jakarta, Rabu (17/10). Calon
Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) dan
Sandiaga Uno (kanan) didampingi Dewan Penasehat BPN Amien Rais (kiri)
memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna
Sarumpaet, di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta,
Rabu (3/10/2018). (Foto: Antara/Galih Pradipta)
Mengapa
demikian? Adi yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia
ini menjelaskan ada dua alasan kecenderungan yang dapat dipastikan suara
Muhammadiyah akan ke pasangan Prabowo-Sandi.
Pertama, kata Adi,
secara organisatoris Muhammadiyah netral dan tak partisan karena
menggawangi umat. Namun, jika dilihat dari sejarah, Muhammadiyah dulunya
berdiri sebagai kanal politik kaumnya.
"Tapi person-personnya
sejak dulu sudah berafiliasi secara politik, terutama ke PAN. Bahkan PAN
didirikan sebagai kanal politik bagi kaum Muhammadiyah," terang Adi. Ketua Mahkamah Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, identik sebagai tokoh Muhammadiyah . (Foto: Tagar/Gemilang Isromi)
Apalagi,
tokoh Muhammadiyah, yakni Amien Rais merupakan tokoh politik senior
dalam kepartaian. "Dan PAN sangat identik Amien Rais tokoh
Muhammadiyah," tambahnya.
Dengan dukungan Ketua Mahkamah Dewan
Kehormatan PAN Amien Rais untuk Prabowo-Sandi, maka dapat dipastikan
massa Muhammadiyah akan dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Amien
terkenal sebagai tokoh politik yang keras mengkritisi pemerintahan
Presiden Jokowi.
"Kedua, karena PAN dukung Prabowo bisa dipastikan
basis massa di akar rumput akan ke Prabowo. Apalagi selama ini,
kelompok-kelompok kritis ke Jokowi muncul dari aktivis Muhammadiyah,"
tandasnya. []
Sumber Berita : https://www.tagar.id/kemana-suara-muhammadiyah-di-pilpres-2019
Syafi'i Ma'arif: Kritik Saja Jokowi Enggak Apa-apa, Enggak Masalah
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Ma'arif menilai suasana politik Indonesia saat ini sudah terasa seperti Pemilihan Presiden (Pilpres) padahal pesta demokrasi itu baru akan digelar pada 2019. Syafi'i atau yang akrab dipanggil Buya ini juga menyatakan banyak orang saat ini bernafsu menjadi penguasa.
"Sudah lama. Sudah lama ini (seperti tahun Pilpres). Ini orang syahwat kekuasaan sudah tidak terbendung. Tapi bagaimana nasib bangsa 100-1000 tahun yang akan datang, siapa yang mikir?" kata Buya seusai menemui Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/7).
Anggota Dewan Pengawas UKP-PIP ini menyatakan, meski umurnya sudah 82 tahun, namun ia tak sungkan untuk bersuara agar pemerintahan saat ini berjalan dengan benar. Apalagi, ditegaskan Buya, dirinya tidak punya kepentingan apa-apa saat bersuara.
"Tapi kalau dibiarkan begini kan orang menasihati saya umur sekian mbok ya dengan cucu saja lah. Oke enggak apa-apa. Tapi suarakanlah ini," lanjut dia.
Saat ini juga banyak orang yang bersuara agar pemerintah itu prorakyat. Namun ditegaskan Buya banyak yang omong kosong.
"Dan prorakyat itu jangan hanya omong kosong. Ini semua dikuasai para konglomerat, jalan tol, hutan, apa-apaan ini. Bagaimana pasal 33 UUD 1945? Saya harap wartawan ke sana arahnya. Kita bersama-samalah ya," ucap anggota Dewan Pengarah UKP-PIP ini.
Jokowi, lanjut Buya, sebenarnya tidak ada masalah bila dikritik rakyat. Apalagi saat ini sudah terbukti, banyak hal yang sudah dikerjakan Jokowi selama tiga tahun ini.
"Jokowi dikritik saja enggak apa-apa, kritik saja. Enggak ada masalah. Ini kan sudah banyak yang dibatalkan nih. Hutan segala macam, jalan-jalan tol pun tapi enggak ada yang melawan juga," imbuhnya.
Buya sendiri siang ini dipanggil Presiden Jokowi untuk menggelar pertemuan tertutup. Dalam pertemuan itu, ia mengaku membahas sejumlah hal, mulai dari kondisi politik terkini hingga soal ketimpangan ekonomi yang sudah terjadi.
Buya Syafii Maarif (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
Dia pun meyakini, dengan dukungan Yenny, luka lama dengan PKB artinya sudah sembuh.
"Alhamdulillah kalau itu yang dipersepsi, ya alhamdulillah. Kita
semua ingin tidak ada luka. Karena semua sudah berjalan, sudah ada
penataan," ucapnya.
Sementara Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Diaz Hendropriyono, menyatakan yakin dukungan keluarga Gus Dur ini akan
menambah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.
"Oh iya, nambahlah pasti, 5 juta suara 2019," ungkap Diaz di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Sebagai parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf, Diaz mengatakan, koalisinya sangat terbuka apabila ada dukungan dari pihak-pihak lain.
Ia pun memastikan bahwa partainya siap mengamankan 1 juta suara lebih untuk Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.
"Yang jelas PKPI selama masih ada saya, 1,1 juta suara pasti seluruhnya untuk Pak Jokowi," kata Diaz.
Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pihak menyambut positif keputusan Yenny Wahid mendukung pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas
mengunngkapkan, sejak awal sudah yakin arah dukungan keluarga mendiang
Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ke pasangan nomor urut
01 Jokowi-Ma'ruf.
Dia meyakini Gus Dur yang merupakan guru besar Nahdlatul Ulama, dalam
satu gerbong mendukung Rais Aam NU Ma'ruf Amin sebagai cawapres
"Kami yakin, kami yakin, kami yakin dengan Gus Dur. Kami sangat
hormat, beliau adalah guru kami," kata Robikin di rumah Situbondo,
Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).
Sebagai warga NU, Robikin pun bakal patuh mendukung Ma'ruf karena
memiliki tanggungjawab moral. Dia juga senang akhirnya putri Gus Dur, Yenny Wahid, bersama-sama mendukung capres petahana.
Robikin menambahkan, NU bakal terus berada dalam gagasan Gus Dur
dalam rangka memperjuangkan hak kaum minoritas. Itu sudah termaktub
dalam visi kebangsaan dan kenegaraan NU.
Sambutan baik juga disampaikan Wakil Sekjen PKB Jazilul Fawaid. "Ini
membuahkan hasil, bersatunya semua keluarga NU," ucap Jazilul di
kantornya, Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Jazilul menilai, dukungan Yenny membuka peluangnya kembali ke dunia politik. PKB pun, kata Jazilul, terbuka menerima kehadiran Yenny Wahid di partai.
Dongkrak Perolehan Suara Jokowi
Dia pun meyakini, dengan dukungan Yenny, luka lama dengan PKB artinya sudah sembuh.
"Alhamdulillah kalau itu yang dipersepsi, ya alhamdulillah. Kita
semua ingin tidak ada luka. Karena semua sudah berjalan, sudah ada
penataan," ucapnya.
Sementara Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
Diaz Hendropriyono, menyatakan yakin dukungan keluarga Gus Dur ini akan
menambah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.
"Oh iya, nambahlah pasti, 5 juta suara 2019," ungkap Diaz di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Sebagai parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf, Diaz mengatakan, koalisinya sangat terbuka apabila ada dukungan dari pihak-pihak lain.
Ia pun memastikan bahwa partainya siap mengamankan 1 juta suara lebih untuk Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.
"Yang jelas PKPI selama masih ada saya, 1,1 juta suara pasti seluruhnya untuk Pak Jokowi," kata Diaz.
KH Said Aqil Beri Kode Keras Dukung Jokowi, Ke Mana Suara NU?
Jakarta -
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj memberikan kode mendukung Joko
Widodo untuk menjadi Capres 2019. Pimpinan PBNU belum bicara dukungan
suara untuk Jokowi di Pilpres 2019. Lalu ke mana suara NU? "KH
Ma'ruf Amin selaku Rais Aam PBNU dan KH Said Aqil Siraj selaku Ketua
Umum PBNU belum membicarakan ini secara resmi. Tapi dari gesture beliau
berdua, NU memiliki kedekatan yang sangat khusus dengan Pak Jokowi,"
ujar Wasekjen PBNU Hery Haryanto Azumi kepada detikcom, Jumat
(11/5/2018) malam. Hery mengatakan, mayoritas Nahdliyin mendukung
Jokowi pada Pilpres 2014. Apalagi Jokowi menjadikan 22 Oktober menjadi
Hari Santri Nasional yang berarti mengakui kiprah NU terhadap
mempertahankan NKRI. "Warga NU pada Pilpres 2014 mayoritas
memilih Jokowi. Dengan kedekatan dan kecintaan Pak Jokowi yang semakin
dalam kepada para kyai, masyayikh, dan habaib, dapat dipastikan bahwa
dukungan warga NU akan semakin besar," jelas Hery.
Untuk
dukungan Jokowi di Pilpres, Hery menuturkan PBNU mempunyai mekanisme
internal karena organisasi islam ini bukan partai politik. Para kiai
perlu musyawarah untuk menentukan dukungan terhadap calon presiden. "Masalah
keputusan dukungan, saya kira itu ada mekanisme internal karena NU
bukan partai politik. Di kalangan NU banyak kiai sepuh yang harus
bermusyawarah baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
menentukan suatu keputusan," tutur dia. Meski begitu, Hery
mengaku ada aspirasi warga NU yang berkembang agar PBNU mendukung
Jokowi. Ada pula, aspirasi warga NU agar Jokowi memilih Cawapres dari
kalangan NU. "Ada aspirasi yang berkembang di kalangan warga
Nahdliyyin terkait dukungan kepada Jokowi. Ada yang mendukung secara
mutlak karena memang Jokowi sdh dianggap dekat dan sehati dengan para
kyai. Ada pula yg memiliki aspirasi agar Pak Jokowi memilih calon
wakilnya dari kalangan Nahdliyyin. Namun, sekali lagi ulama NU memiliki
suatu mekanisme musyawarah dalam memutuskan suatu perkara," jelas Hery. Sebelumnya
diberitakan, Ketum PBNU Said Aqil dalam pidatonya di hadapan Presiden
Jokowi seperti memberikan sinyal politik untuk mendukung Jokowi. Pidato
itu disampaikan di acara yang digelar di halaman Masjid Raya Annur,
Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu (9/5). Said Aqil di hadapan
warga NU di Pekanbaru mendoakan Presiden Jokowi panjang umur, sehat
walafiat, tetap dimuliakan oleh Allah. Setiap kali mengucapkan hal itu,
peserta Harlah mengaminkan. "Presiden Jokowi panjang umur, sehat
walafiat, tetap derajatnya diangkat oleh Allah, dalam rangka meneruskan
pembangunan yang sudah tanggung ini. Masih tanggung ini, sedikitlah.
Mudah-mudahan Allah selalu mengangkat derajatnya, memuliakannya. Paham
ya, mosok ora paham," kata Said.
Buka Kongres PWI di Solo, Jokowi: Wartawan Sahabat Saya
Surakarta, (Tagar 29/9/2018) - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa
wartawan adalah sahabatnya. Ia mengatakan hal tersebut saat membuka
kongres Persatuan Wartawan Indonesia di Surakarta, Jumat (28/9).
Sudah
menjadi kelaziman bahwa ke mana pun Presiden Joko Widodo pergi, selalu
ada staf dari Istana yang ikut menyertainya, baik itu ajudan,
Paspampres, maupun staf protokol. Namun, ada yang bukan staf Istana
Kepresidenan tetapi juga selalu mengikutinya, yaitu para wartawan.
Saat
memberikan sambutan di acara peresmian pembukaan Kongres XXIV Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI), Jumat, 28 September 2018, Presiden Joko
Widodo bercerita mengenai hubungannya dengan para wartawan.
"Saya
ingin mengatakan bahwa wartawan itu sahabat saya. Sejak saya di Solo,
coba ditanyakan wartawan yang dari Solo, kemudian masuk ke Jakarta, ke
mana-mana diikuti terus," kata Presiden di The Sunan Hotel, Kota
Surakarta dalam keterangan tertulis Bey Machmudin Deputi Bidang
Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden diterima Tagar News.
Presiden
menuturkan bahwa dirinya juga sudah sering makan siang atau malam
dengan para wartawan. Ataupun berkunjung ke ruang wartawan yang ada di
Istana. Hal tersebut ia lakukan ketika dirinya ingin mendapatkan
masukan, kritikan, saran, ataupun jika ada hal yang ia ingin tanyakan.
Tak
hanya itu, Presiden juga mengungkapkan bahwa ia selalu takjub dengan
para wartawan ini. Ia bercerita bahwa setiap dirinya turun dari mobil,
para wartawan selalu sudah ada di depannya.
"Apa ini mendahului saya, atau mungkin di belakang saya tapi lari kemudian di depan saya?" ucapnya.
Kepala
Negara juga bercerita bahwa dirinya beberapa kali main futsal atau
sepak bola dengan para wartawan ini. Sambil berkelakar ia menuturkan
bahwa para wartawan ini tidak pernah menang ketika bertanding dengannya.
Kedekatannya
dengan para wartawan ini membuat dirinya mendengar bahwa ia dijuluki
media darling. Apapun itu, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah
agar berita yang ditulis itu faktual.
"Banyak yang mengatakan saya ini media darling. Banyak yang mengatakan itu. Saya enggak ngerti, benar enggak itu? Menurut saya yang paling penting, berita itu yang berdasarkan fakta," tandasnya.
Turut
hadir mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri
Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informatika
Rudiantara, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan
di acara peresmian pembukaan Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia
(PWI) di Solo, Jumat (28/9/2018). (Foto: Bey Machmudin/Biro Pers Istana)
Senyum Ramadhan Tak Tertahan dari Anak-Anak Pulau Bromo
KEBAHAGIAAN bagi sebagian orang mungkin terjadi ketika
mendapat apapun hal yang diinginkan. Namun tidak bagi Balqis, Siva dan
Viona. Bagi tiga anak itu, mendapatkan undangan berbuka puasa bersama di
tengah Kota Banjarmasin adalah kebahagiaan yang tiada duanya. TERLIHAT dari gurat tawa tertahan wajah-wajah kecil
itu ketika memenuhi undangan buka puasa bersama dari Aksi Cepat Tanggap
(ACT) Kalsel, di Kantor Maybank Syariah Banjarmasin, Kamis (7/6/2018)
lalu.
Tiga gadis kecil itu juga tidak sendiri. Undangan ACT Kalsel juga
berlaku bagi puluhan anak yang tinggal di Pulau Bromo, sebuah pulau yang
berada di bagian selatan Kota Banjarmasin.
Karena pulau kecil yang terbentuk dari delta itu memang hanya bisa
diakses dengan perahu, para penduduknya sangat jarang menemui
gemerlapnya kota. Bisa keluar dari kampung mereka, dan hadir di
Banjarmasin yang dipenuhi fasilitas memadai, merupakan kemewahan bagi
anak-anak itu.
Kegembiraan mereka diungkapkan Sarlinda, relawan lokal yang diminta
ACT Kalsel untuk mendampingi mereka. “Umaaa buhannya himung banar
dibawai buka puasa di sini (Duh mereka senang sekali diajak buka puasa
di sini). Pukul 04.00 sore, kami sudah sampai di seberang,” ujar
Sarlinda.
Ia mengatakan bahwa selama bulan puasa ini belum pernah ada yang
mengajak anak-anak di Pulau Bromo buka puasa bersama. “Baru ACT Kalsel
yang mengajak kami keluar. Padahal di Pulau Bromo banyak anak-anak yatim
dan tidak mampu yang perlu perhatian,” ucap Sarlinda.
Kegiatan buka puasa bersama itu merupakan implementasi dari program
penyaluran dana kebajikan Maybank Indonesia di Banjarmasin. Muhammad
Nuryasin, Manajer Kantor Cabang Maybank Syariah Banjarmasin mengatakan,
penyaluran dilakukan melalui unit Syariah Maybank dan 10 KCS
se-Indonesia.
“Di Kalsel, kami menggandeng ACT Kalsel untuk menghadirkan anak-anak
yatim dan duafa di Banjarmasin. Alhamdulillah dihadirkan anak-anak dari
Pulau Bromo yang memang membutuhkan perhatian kita semua,” ujar Yasin.
Dia juga mengatakan kalau inisiasi ini merupakan wujud nyata dari
komitmen Maybank Indonesia. “Komitmen kita untuk selalu berada di tengah
komunitas masyarakat prasejahtera, meningkatkan kontribusi dalam
negeri, serta menyalurkan bantuan kemaslahatan masyarakat,” kata Yasin.
Selain mengajak buka puasa bersama, Maybank Indonesia juga memberikan santunan untuk 100 anak di Pulau Bromo.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang ACT Kalsel, Ronio Romantika,
yang hadir di tengah-tengah kebahagiaan itu mengungkapkan bahwa
kemitraan merupakan cara yang dibangun ACT dalam menanggulangi persoalan
kemiskinan. “Kolaborasi antara kedermawanan dan kerelawanan adalah
pilar gerakan dari ACT untuk mewujudkan solusi bagi bangsa ini,”
ucapnya.
Ronio merasa bersyukur bisa mempertemukan warga di Pulau Bromo
dengan salah satu mitra ACT yaitu Maybank Syariah Banjarmasin. “Minimal
ini sebagai awalan untuk membangun program-program kemanusiaan di Pulau
Bromo,” terangnya.
Meskipun baru buka cabang di Kalimantan Selatan, sebenarnya ACT
sudah pernah menyambangi Pulau Bromo tahun 2015 silam. ACT melalui mitra
lokal telah menyapa warga di Pulau Bromo melalui program darurat asap.
“Semoga dengan hadirnya cabang di Kalsel, kami bisa melakukan lebih banyak untuk Pulau Bromo,” pungkas Ronio.
Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/06/12/senyum-ramadhan-tak-tertahan-dari-anak-anak-pulau-bromo/
Ahlul Bait Indonesia Tuntut Kemerdekaan Palestina, Kutuk Israel dan Amerika Serikat!
MAMPUS zionis Israel, mampus Amerika Serikat! Kutukan ini
terdengar nyaris dari ratusan massa yang tergabung dalam Ahlul Bait
Indonesia (ABI) Wilayah Kalimantan Selatan saat menggelar aksi
solidaritas untuk Palestina di Jalan Pangeran Samudera, depan kantor Pos
Besar Banjarmasin, Jumat (8/6/2018). DIKOMANDO Habib Abdullah Alhabsyi, secara
bergantian para orator menyerukan agar rakyat Indonesia terus bersatu
untuk membantu Palestina agar merdeka dan bebas dari cengkeraman zionis
Israel. Sesuai fatwa dari Pemimpin Agung Iran, Ruhollah Khoemeini dan
dilanjutkan penerusnya, Ayatullah Ali Khamenei bahwa hari Jumat terakhir
Ramadhan adalah Yaumul Quds atau Hari Pembebasan Palestina.
Tak cukup hanya kecamanan, massa pun membentangkan bendera bintang
David Israel dibentang di Jalan Pangeran Samudera untuk dilindas para
pengendara. Takbir dan shalawat berkumandang dari para pengunjuk rasa.
Mereka juga menaruh foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan
Presiden Israel Benyamin Netanyahu ditaruh di jalan, yang kemudian
diinjak-injak sebagai bentuk protes atas kebijakan negara Adidaya itu
menyetujui pemindahan ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Ratusan
massa yang terdiri dari mahasiswa, ustadz dan anggota majelis ABI
Kalsel yang tersebar di Banjarmasin, Martapura dan Banjarbaru pun
bersatu padu menyerukan agar terus mendukung perjuangan rakyat Palestina
untuk melawan dan membebaskan diri aksi kekejamaan zionis Israel.
“Bumi
Al-Quds (Yerusalem) adalah tanah suci umat Islam yang harus dijaga dan
direbut kembali dari tangan zionis Israel yang didukung Amerika
Serikat,” cetus Habib Abdullah Alhabsyi.
Kembali teriakan pun mengemuka untuk mengutuk Israel dan Amerika
Serikat sebagai biang keladi dan masalah dunia. “Wahai umat Islam, dan
semua anak bangsa, mari kita rapatkan barisan untuk bersatu menolak atas
semua bentuk penjajahan di bumi, khususnya apa yang kini dialami rakyat
Palestina. Mampus Donald Trump, mampus Benyamin Netanyahu!!! Mari kita
bebaskan atau merdekakan Masjid Al Aqsa dari kedua zionis ini,” seru
mereka.
Sejarah perjuangan dan dukungan rakyat Indonesia terhadap
kemerdekaan Palestina dikatakan para orator tak boleh pupus, karena
sejak pendiri bangsa Indonesia, Presiden Soekarno sudah menyatakan
selalu menolak Israel dan tak akan menjalin hubungan diplomatik dengan
negara penjajah tersebut.
Mereka juga menyerukan agar warga Kalimantan Selatan juga memboikot
produk-produk Amerika Serikat dan sekutunya, Israel seperti KFC,
Cocacola, Pizza Hut, Danone, Nescafe, Sprite, Pepsi, Milo dan lain- lain.
GAZA CITY (Jurnalislam.com) – Fadi
Abu Salah, 30 tahun, adalah satu dari 62 martir yang tewas di tangan
pasukan Israel saat melakukan demonstrasi damai di dekat pagar
perbatasan Gaza-Israel. Pria difabel yang sudah lama dikenal sebagai
aktivis ini turut memprotes pendudukan Israel dan relokasi kedutaan
besar AS ke Yerusalem.
Lahir di Jalur
Gaza pada 1988, kedua kaki Fadi harus diamputasi pada 2008, setelah
serangan salah satu pesawat nirawak kiriman Israel ke Gaza membuatnya
cidera.
Sepuluh tahun kemudian, Fadi tewas akibat peluru menembus dadanya.
Dalam
wawancara dengan Anadolu Agency yang dilakukan pada 30 Maret, Fadi
sempat berkata dia akan terus berpartisipasi dalam demo-demo di Gaza
“sampai Palestina bebas dan pendudukan [Israel] diangkat”.
“Dia
berkata kepada saya, jaga baik-baik anak-anak, lalu pergi,” istri Fadi,
Amina, berkisah kepada Anadolu Agency tentang pertemuan terakhirnya
dengan sang suami.
Berkaca-kaca, Amina
mengingat ketika dia bersama mendiang suami dan kelima anak mereka turut
ambil bagian dalam protes nahas itu.
“Tentara Israel melempari kursi rodanya dengan bom gas beberapa kali,” tutur dia.
“Fadi
ingin menunjukkan kesetiaanya pada Palestina dan Yerusalem; dia ingin
musuh tahu kalau kami bersedia mengorbankan nyawa kami untuk Masjid
Al-Aqsa,” imbuhnya.
“Saat saya
mendengar berita itu dari telepon, saya merasa tak percaya. Saya segera
lari ke rumah sakit. Di sana, saya melihat saudara laki-lakinya
mendorong kursi roda Fadi yang sudah kosong dan saya tahu dia telah
menjadi martir,” kenang Amina penuh duka.
Kepada
para pembunuh suaminya, Amina bertanya, “Mengapa mereka harus membunuh
dia? Mengapa mereka harus merenggut seorang ayah dari anak-anaknya?”
“Para pembunuh ini tak punya belas kasih; tak punya hati nurani,” ujar dia tentang tentara Israel.
Intisar Abu Salah, ibu Fadi, berkata putranya kehilangan kedua kakinya saat Israel menyerang dengan drone pada 2008.
“Kami mengira saat itu dia telah gugur, namun Allah masih menyelamatkannya,” ujar dia.
“Bulan suci Ramadan sudah datang dan dia kini tidak ada lagi di sini,” tukasnya muram.
“Saya tidak tahu bagaimana menjalani bulan ini tanpa dia.”
*Artikel ini telah dimuat Anadolu Agency Indonesia dengan judul “Aktivis difabel dan kesetiaan pada Yerusalem yang tak pernah mati”
Diblack List Israel, Indonesia Makin Gencar Bela Palestina, Kali Ini di Pertemuan ILO
BANJARMASINPOST.CO.ID, JENEWA
- Beberapa waktu lalu ramai soal Israel menyetop izin khusus bagi
wisatawan Indonesia yang akan melakukan ziarah ke Masjid Aqsa.
Penyetopan itu sebagai buntut sikap Indonesia yang membela Palestina.
Meski demikian, aksi Israel itu tidak menyurutkan keinginan Pemerintah Indonesia untuk membela rakyat Palestina.
Baru-baru ini dalam pertemuan Tingkat Tinggi Menteri Ketenagakerjaan Gerakan Non Blok di Jenewa, Swiss, Selasa (5/6/2018).
Dalam pertemuan itu, Indonesia mendesak Organisasi Perburuhan
Internasional (International Labour Organization/ILO) untuk secara
serius menggalang dukungan mitra pembangunan guna mengatasi masalah
pengangguran di Palestina.
Hal tersebut ditegaskan oleh Indonesia di hadapan Dirjen ILO, Guy
Ryder, dan para peserta Pertemuan Tingkat Menteri Ketenagakerjaaan
Gerakan Non Blok (GNB) yang berlangsung di Jenewa, Swiss (5/6).
“Tingkat pengangguran di Palestina saat ini merupakan yang tertinggi
di dunia. Hal ini terjadi karena pihak Israel terus membatasi aktivitas
para pekerja dan pengusaha di wilayah pendudukan Israel di Palestina
untuk melakukan kegiatan ekonomi," tegas Menteri Ketenagakerjaan RI,
Hanif Dhakiri, di sela-sela Sidang ke-107 International Labour
Conference (ILC) di Jenewa, yang dirilis situs resmi Kementerian Luar
Negeri RI Kamis (7/6/2018).
Menaker RI menekankan bahwa isu Palestina sangat dekat di hati rakyat Indonesia.
Untuk itu, pemerintah RI akan terus mendukung kemerdekaan Palestina
menuju tercapainya pertumbuhan ekonomi dan kerja layak di negara
tersebut.
“Indonesia sangat prihatin dengan laporan yang disampaikan oleh
Dirjen ILO mengenai situasi para pekerja di wilayah pendudukan Israel di
Palestina. Kita ingin negara-negara GNB bersama-sama mendesak ILO agar
dapat memobilisasi dana untuk Palestinian Fund for Employment and Social
Protection," ujar Sugeng Priyanto, Dirjen Binwasker dan K3 Kemnaker,
pada pertemuan GNB di Jenewa.
Duta Besar Hasan Kleib, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi
Internasional Lainnya di Jenewa, menyampaikan bahwa Direktur Jenderal
ILO secara rutin setiap tahun selalu mempublikasikan laporan mengenai
situasi ketenagakerjaan di wilayah pendudukan di Arab, termasuk
Palestina. Laporan tersebut menjadi dasar pembahasan pertemuan
Konferensi Perburuhan Internasional di Jenewa.
“ILO mencatat bahwa blokade yang diterapkan Israel di wilayah Gaza
telah berdampak pada situasi perekonomian di negara tersebut sehingga
pasar kerja semakin memburuk. Tingkat pengangguran pemuda di Palestina
bahkan telah mencapai sekitar 50%," Dubes Hasan Kleib menjelaskan.
Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Negara-Negara GNB di Jenewa
mengesahkan Deklarasi yang antara lain memuat situasi ketenagakerjaan di
wilayah pendudukan Israel di Palestina. Dalam Deklarasi tersebut,
negara-negara GNB menegaskan dukungan terhadap perjuangan Palestina
mewujudkan kemerdekaan serta keprihatinan mendalam terhadap situasi
ketenagakerjaan di wilayah tersebut yang berdampak pada pertumbuhan
ekonomi dan sosial Palestina. (BANJARMASINPOST.co.id/ernawati, Sumber:
Kemlu.coid/PTRI Jenewa)
Hari Al-Quds, Ribuan Massa KUMAIL Gelar Aksi Solidaritas Bela Palestina di Depan Konjen AS Surabaya
Faktapos.com – Surabaya, 8 Juni 2018. Hari Jumat terakhir bulan suci
Ramadhan menjadi salah satu hari buruk bagi Rezim Zionis Israel dan
pendukung utamanya, Amerika Serikat (AS). Pasalnya, hari ini di dunia
Islam diperingati sebagai Hari al-Quds Internasional dalam rangka
menggalang solidaritas dan pembelaan untuk bangsa dan tanah Palestina
yang merupakan tempat mikraj Nabi Muhammad saw di Masjid al-Aqsa, Baitul
Maqdis.
Peringatan yang umumnya ditandai dengan aksi pawai dan unjuk rasa
damai ini juga digelar oleh ribuan massa yang tergabung dalam Komite
Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) di Surabaya, Jatim, Jumat
(8/6/2018). Sasaran unjuk rasa mereka adalah Konsulat Jenderal (Konjen)
AS di kawasan perumahaan elit Citraland, Surabaya.
Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan datang ke lokasi
dengan beberapa unit bus, kendaraan pribadi, dan motor. Selain
orang-orang dewasa, anak-anak kecil juga ikut serta dalam unjuk rasa
damai Hari al-Quds.
Mereka sebagian besar berpakaian serba hitam dan mengenakan ikat
kepala bertuliskan “Free Palestine” (Bebaskan Palestina), “Quds Is Ours”
(Quds Milik Kita) dan lain-lain. Massa juga mengibarkan bendera
Indonesia dan Palestina serta membawa poster dan plakat bertuliskan
antara lain “Israel is Not Real, It Must Be Destroyed” (Israel Bukanlah
Realitas, Harus Dihancurkan), “Indonesia Menolak Penjajahan”, dan “Stop
Normalization With Israel (Hentikan Normalisasi Dengan Israel).”
Massa berorasi sambil sesekali diselingi gemuruh irama drum band yang mengiringi lirik lagu-lagu mars tentang Palestina.
Dalam aksi yang dimulai pada pukul 14.00 WIB tersebut beberapa aktivis tampil berorasi dengan tema Zionisme dan takfirisme.
Dr. Muhsin Labib dalam orasinya menegaskan bahwa “Setan Besar” AS
merupakan biang persoalan dunia kontemporer karena telah melindungi
eksistensi rezim ilegal Zionis Israel, menebar Islamfobia, dan
menciptakan Islam takfiri, yaitu aliran yang berkecenderungan
mengafirkan lawan pendapat.
“Ini merupakan tugas kita semua untuk menjelaskan kepada dunia bahwa
Islam Muhammadi berbeda dengan Islam versi Amerika. Islamnya Muhammad
bukan Islam takfiri. Islam Muhammad adalah Islam yang menjunjung tinggi
kemanusiaan, Islam yang toleran,” pekiknya.
Zahir Yahya selaku korlap aksi demo mengingatkan kepada umat Islam
supaya tetap berjuang karena Palestina hingga kini masih berada dalam
cengraman Zionis dan AS. Sementara Zainal Nahrawi dalam orasinya
menyebutkan bahwa aksi demo di Hari al-Quds akan senantiasa ada hingga
tercapainya kemenangan Palestina.
Habib Ahmad Alidrus menegaskan bahwa kekuatan imperialis telah
melahirkan bayi-bayi angkara murka yang terus membesar untuk mengacaukan
stabilitas dan kedamaian di Timteng.
“Bayi pertama adalah imperium Zionis Israel, sedangkan bayi kedua
dilahirkan dengan pakaian agama dan teriakan yang juga dipekikkan oleh
Muslimin, yaitu takbir yang diteriakkan di mana-mana, tapi takbir yang
tidak membawa kedamaian dan ketentraman. Takbir mereka hanyalah ketika
mereka menyembelih manusia-manusia tak berdosa, dan ketika mereka
mengacak-acak setiap negara merdeka. Bayi kedua itu adalah kelompok
takfiri,” tegasnya.
Dari massa perempuan, Euis Daryati tampil sebagai orator dan
mengingatkan adanya isu-isu sektarian mazhab untuk melemahkan perjuangan
pembebasan tanah suci Baitul Maqdis. Menurutnya, ada tiga kekuatan yang
selama ini gigih membantu Palestina, yaitu Hizbullah Lebanon, Suriah,
dan Iran.
“Hizbullah, yang tujuan berdirinya ialah melawan Israel yang
sebelumnya menjajah Lebanon Selatan… Suriah, negara Arab yang hingga
kini tetap menentang Israel dan memperlakukan serta melayani pengungsi
Palestina seperti penduduk asli. Sedangkan Iran menyuplai senjata dan
teknologi ke Palestina,” ujarnya.
Satu gadis kecil juga tampil ke podium membacakan puisi tentang ketabahan dan perjuangan anak-anak bangsa Palestina.
“Palestina, musuh kalian salah pilih lawan. Kalian bukan pelempar
batu sembunyi tangan, atau bocah-bocah cengeng di pojokan. Kalian bukan
pelempar botol bekas bersumbu api, atau pemuda lemah dan kalah digertak
lalu lari. Palestina, kalian adalah inspirasi perjuangan yang harus ada
setiap zaman,” bunyi puisi itu.
KUMAIL setiap tahun menggelar unjuk rasa pada peringatan Hari
al-Quds, namun seperti tahun-tahun sebelumnya aparat keamanan tidak
memperkenankan mereka beraksi terlalu dekat dengan gedung Konjen AS
sehingga massa terkonsentrasi di lokasi sekitar 100 meter dari gedung.
Namun demikian, meskipun massa berjumlah ribuan, jumlah aparat yang
dikerahkan di lokasi sangat sedikit dan bahkan tak sampai 50 personil,
itupun tanpa persenjataan lengkap maupun kawat berduri, apalagi
watercannon, seperti yang biasa digunakan oleh aparat untuk
mengantisipasi huru-hara. Sebagian petugas bahkan hanya duduk santai di
bawah pepohonan tepi jalan.
Aparat mungkin dapat bernafas lebih lega karena meskipun massa
mengangkat tema perang dan jihad melawan Zionisme, tapi di saat yang
sama mereka mengumandangkan isu kebangsaan, seruan toleransi antarmazhab
dan umat beragama.(Fp/a)
Sumber Berita : https://www.faktapos.com/hari-al-quds-ribuan-massa-kumail-gelar-aksi-solidaritas-bela-palestina-di-depan-konjen-as-surabaya/
Mau Periksa Payudara Gratis? Perhatikan Jadwal dan Tempatnya
BANJARMASINPOST.CO.ID - BAGI masyarakat yang ingin mendeteksi sejak dini nya makin meningkat dengan kesadaran terhadap penyakit kanker, bisa datang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kalsel, di Jalan Darma Praja Raya No 55, Banjarmasin mulai hari ini.
Evi Nurmina, ketua panitia Penyuluhan kanker pada anak dan perempuan YKI Kalsel, Jumat (15//2/18), YKI Kalsel menggelar pemeriksaan kanker serviks dan payudara gratis mulai hari ini Kamis (15//2), Jumat (16/2) dan dilanjutkan Senin (19/2) dan Selasa (20/2).
Jadi ada empat hari untuk pemeriksaan kanker serviks dan payudara secara gratis di kantor YKI.
"Jangan lewatkan kesempatan ini. Gratis lho. Jika periksa hari biasa
Rp60 ribu dan periksa di dokter sekitar Rp200 ribu. Kali ini gratis,"
katanya.
Evi menambahkan menambahkan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dan payudara. ini diutamkan bagi perempuan yang sudah menikah.
Setiap hari ada puluhan ibu-ibu yang memeriksakan sejak dini deteksokanker serviks dan payudara ke kantor YKI Kalsel. Artinya, kesadaran masyarakat Kalsel soal pemeriksaan dua jenis kanker ini cukup tinggi.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kanti kunci di YKI itu, kanker itu bisa diobati jika dideteksi pada stadium awal dan bisa diobati dengan cepat dan tepat," katanya.
Diakui Evi, kadang masyarakat tahu gejala kanker sejak dini, namun mereka mengobatinya ke orang pintar dan bukan ke kantor YKI atau dokter.
Sebelumnya, dr Yurni pengurus YKI pusat yang hadir dalam acara penyuluhan kanker pada anak dan perempuan tersebut berpesan bagi warga yang mengkonsusmsi suplemen untuk mendukung pengobatan kanker harus paralelel dengan mengkonsumsi obat medis.
"Bisa saja mengkonsumsi suplemen dan obat alternatif sepanjang tidak bertentangan dengan kaidah kesehatan," katanya.
Suplemen, sambun Yurni, sifatnya tidak mengobati, namun mencegah dan memberikan perawatan kesehatan. Pengobatan kanker serviks dan payudara itu tetap medis karena bisa dipertanggungjawabkan.
"Pada 2017 lalu, ada sebanyak 1.800 warga yang meriksakan kanker serviks dan payudara ke kantor YKI Kalsel. Untuk tahun ini sebanyak 10 warga dinyatakan positif mengidap penyakit kanker setelah diperiksa secara medis," katanya. (ogi).
edi nugroho
PENYULUHAN
kanker pada anak dan perempuan, di kantorYayasan Kanker Indonesia (YKI)
Kalsel, Rabu (14/2/17) lalu di Jl Darma Praja Raya No 55, Banjarmasin
lalu.
GENERASI masa kini, dihadapkan pada berbagai tantangan.
Banyak budaya asing masuk, yang kadang kala diterima mentah, tanpa
difilter terlebih dahulu.
KETUA Pengurus Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais di pada pembukaan
Tanwir Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Mahligai Pancasila, Jumat
(2/2/2018), mengatakan pihaknya mendorong pemerintah untuk mengikuti
perubahan zaman, namun harus melakukan penyaringan yang ketat. “Kalau
tidak, kita akan ketinggalan,” katanya.
Dulu, katanya, pemuda hanya melihat dari kaca mat kuda atau hanya
dari satu sudut pandang. Sekarang, generasi muda dituntut harus kreatif
sebab zaman sekarang ini multidemensi, sehingga apa yang dikerjakan itu
sesuai dengan perubahan zaman,
Pemuda Muhammadiyah, bebernya, memiliki keunggulan, diantaranya amal saleh, kreatif dan produktif,
“Keluarga Muhammadiyah adalah keluarga yang ihsan yang dilandasi
tauhid. Buktinya, IPM adalah organisasi pemuda terbaik di Asia Tenggara
sebab kontribusinya luar biasa,” ujarnya.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, pertemuan pelajar seperti
ini akan menambah ilmu dan wawasan bagi generasi muda penerus bangsa.
“Karena kita tahu IPM adalah perkumpulan yang berdaya guna,” katanya.
Apalagi, kata Paman Birin, di era globalisasi ini persaingan luar
biasa ketatnya. “Kalau kita tidak mempunyai ilmu dan kemampuan maka kita
akan tertinggal dari negara-negara lain di dunia,” katanya.(jejakrekam)
Penulis : Asyikin
Editor : Andi Oktaviani
Foto : Asyikin
Sumber Berita : http://jejakrekam.com/2018/02/02/pemuda-indonesia-harus-ikuti-perubahan-zaman/
ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PBNU KH
Said Aqil Siradj mengaku tidak tahu apalagi kenal dengan Ustaz Abdul
Somad, ulama yang pernah diberitakan dideportasi dari Hong Kong.
Sesuai mahzab Syafi’i yang dianut
sebagian besar umat Islam di Indonesia, menurut dia, khotbah Jum’at
seperti itu membuat ibadah menjadi tidak sah. (ARN)
Ceramah Blunder Ustad Abdul Somad yang Hina dan Lecehkan Nabi Muhammad
SALAFYNEWS.COM, JAKARTA
– Lagi-lagi Ustad Abdul Somad buat blunder saat ceramah di acara
Muktamar HTI di Riau, Somad mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak bisa
mewujudkan Rahmatan Lil Alamin selama 40 tahun, bahkan setelah turun
wahyu selama 13 tahun Nabi Muhammad juga tidak bisa mewujudkan Rahmatan
Lil Alamin karena berada di bawah tekanan. Ini jelas-jelas satu
penghinaan kepada baginda Nabi Muhammad SAW, karena beliau diturunkan
untuk mewujudkan rahmatan lil alamin bagi seluruh manusia.
Abdul Somad berkata: “Kapan Rahmatan Lil
Alamin itu dapat diwujudkan? Bukan dengan kenabian, bukan dengan
Al-Quran di tangan tapi setelah tegaknya Khilafatin Nubuwwah.” Dia
mengatakan bahwa tidak ada yang dapatkan mewujudkan Rahmatan Lil Alamin
selain Khilafatin Nubuwwah, Khilafah ‘Ala Minhajin Nubuwwah (Sambil
dijawab dengan teriakan takbir).
“Jika seluruh umat tidak memperdulikan khilafah ini, maka dia sudah menyia-nyiakan pesan Nabi Muhammad SAW”. ujarnya.
Dia menambahkan, “Dosa terbesar dalam
umat ini bukanlah minum Khamar karena dia akan mabuk untuk dirinya
sendiri, andai ada orang berzina mungkin mudlarat itu hanya untuk mereka
berdua dan keluarganya, tapi ketika khilafah ini disia-siakan maka tak
terwujudnya Rahmatan Lil Alamin dirasakan oleh mulai sejak ikan
lumba-lumba yang dipertontonkan di tengah anak-anak yang mestinya
mendapatkan keadilan sampai kepada anak yatim, anak yang dalam fitroh,
sampai ke alam semesta tidak mendapatkan Rahmatan Lil Alamin. Apa
sebabnya?. “Karena tidak tegaknya khilfah (teriakan takbir)”. Jawabnya.
Simak videonya yang diunggah oleh perpuzalim 1924, 09 Agustus 2017:
Dan beberapa netizen mengeluarkan komentar-komentar pedas di akun youtube itu:
HUSEIN MULYADI: itulah kadar keilmuan Ustad Karbitan.
Salsabila Zaizafa: Berarti rasul itu egois dong kalo kesolehan itu buat dirinya sendiri menurut tafsirannya
Mimil Ijams: Ku pngen bnget bilang ini
gwblok dan bdoh v dlm kytaan mereka2 ini orang pinter dan cerdas v g pke
rasa dan hati nuraninya
Mimil Ijams: Kwkwkwkwk, hadist nya di tafsirkan begitu. Seenak otak dia ajjah
Padahal dalam riwayat-riwayat dan para
ahli Tafsir menjelaskan bahwa penciptaan Nabi Muhammad SAW adalah
Rahmatan Lil Alamin bagi semua umat manusia, berikut penjelasan
detailnya.
Seringkali kita mendengar dan membaca
bahwa Islam adalah agama rahmatan lil’alamin. Islam adalah agama
perdamaian, yang sangat toleran, penuh dengan kelembutan serta kasih
sayang dan tidak mungkin menebarkan kekerasan, terorisme, kebencian dan
lain sebagainya. Apa sebenarnya makna rahmatan lil’alamin tersebut?. Apa
sebenarnya pengertian dan maksud dari kalimat tersebut?
Agar kita tidak salah memahami dari
kalimat tersebut, mari kita lihat beberapa tafsir dari ayat yang menjadi
sumber kalimat tersebut, yaitu Al-Quran surat Al-Anbiya ayat 107:
“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107)
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa
sallam diutus dengan membawa ajaran Islam, maka Islam adalah rahmatan
lil’alamin, Islam adalah rahmat bagi seluruh manusia.
Pengertian Rahmatan Lil’Alamin Menurut Bahasa
Berikut adalah arti rahmatan lil’alamin jika ditinjau dari segi bahasa (arab)
الرَّحْمة: الرِّقَّةُ والتَّعَطُّفُ
rahmat artinya kelembutan yang berpadu dengan rasa iba (Lihat Lisaanul Arab, Ibnul Mandzur).
Dalam konteks penggunaan istilah ini
Ar-Raghib al-Ashfahani menguraikan bahwa ar-rahmah kadang berkonotasi
al-riqqah (kelembutan) atau berkonotasi al-ihsân (kebajikan); [1] atau
al-khayr (kebaikan) dan an-ni’mah (kenikmatan). Karena itu kata ini
termasuk ke dalam lafal yang berserikat di dalamnya lebih dari satu
makna (lafzh musytarak) [2] Pemaknaannya ditentukan oleh indikasi
lainnya [3]
Dengan kata lain rahmat dapat diartikan
dengan kasih sayang. Dengan demikian Rahmatan lil’alamin secara bahasa
adalah kasih sayang bagi seluruh alam. Jadi, diutusnya Nabi Muhammad
Shallallahu ‘alaihi Wa sallam adalah bentuk kasih sayang Allah kepada
seluruh manusia.
Penafsiran Rahmatan Lil’Alamin Menurut Para Ahli Tafsir
Makna Rahmatan Lil’Alamin Menurut Ibnu
Katsir, berikut adalah kutipan isi tafsir Ibnu Katsir, surat Al-Anbiya
ayat 107. Pada ayat ini (QS. Al Anbiya: 107) Allah Subhanahu wa Ta’ala
berfirman kepada kita bahwa Dia telah menciptakan Muhammad Shalallahu
‘Alaihi wa Salam sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil
‘alamin), artinya, Dia mengirimnya sebagai rahmat untuk semua orang.
Barangsiapa menerima rahmat ini dan berterima kasih atas berkah ini, dia
akan bahagia di dunia dan akhirat. Namun, barangsiapa menolak dan
mengingkarinya, dunia dan akhirat akan lepas darinya, seperti yang Allah
Subhanahu wa Ta’ala firmankan:
“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang
yang telah menukar nikmat Allah (perintah-perintah dan ajaran-ajaran
Allah) dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?
Yaitu neraka jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan itulah seburuk-buruk
tempat kediaman.” (QS. Ibrahim:28-29)
Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala befirman dalam Al Qur’an:
“Katakanlah: “Al Quran itu adalah
petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak
beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quraan itu suatu
kegelapan bagi mereka (tidak memberi petunjuk bagi mereka). Mereka itu
adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh.” (QS.
Fushshilat:44)
Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya:
Ibnu Abi‚ Umar telah menceritakan ke kami, Marwan Al-Fayari menceritakan
ke kami, dari Yazid bin Kisan, dari Ibnu Abi Hazim bahwa Abu Hurairah
Radhiyallahu ‘Anhu berkata, bahwa telah dikatakan, “Wahai Rasulullah,
berdoalah menentang kaum Musyrikin.”
“Saya tidak dikirim sebagai kutukan, melainkan sebagai rahmat.”
Jadi sudah jelas sekali bahwa Ustad
Abdul Somad mengartikan pemahamannya terkait Rahmatan Lil Alamin hanya
untuk memperlihatkan kepada komunitasnya bahwa Khilafah itu penting
sekali, padahal Allah SWT, Nabi dan para sahabatnya tidak satupun yang
menyerukan membuat negara Islam. (SFA)
Polisi Resmi Tetapkan Ustadz Zulkifli Muhammad Ali Tersangka Kasus SARA & Ujaran Kebencian
Ceramah Penuh Dusta dan Kebencian
ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA
– Kabar gembira datang dari media sosial. Polisi secara resmi
menetapkan Ustadz Zulkifli Muhammad sebagai tersangka dugaan kasus
ujaran kebencian berbau SARA. Dalam surat tersebut, Ustadz Zulkifli
Muhammad dipanggil dan akan diperiksa di Kantor Direktorat Tindak Pidana
Siber Bareskrim Polri di Tanah Abang, Jakarta pada Kamis, 18 Januari
2018.
Ustadz Zulkifli Muhammad, Lc lahir di
Pariaman, Sumatera Barat pada 15 November 1974. Dia terkenal sangat
berani sekali dalam ceramah-ceramahnya menyerang pemerintah dan NU.
Dalam sebuah ceramahnya, Ustadz Zulkifli
Muhammad Ali ini mengatakan bahwa nanti pada tahun 2018 nanti akan
banyak kaum muslimin Indonesia yang akan dibuang ke laut dan disembelih
oleh kaum Komunis, Cina, Syiah dan Liberal. Tahun depan, lanjutnya,
Indonesia akan menjadi negara komunis dan jumlah masyarakat China yang
akan dimasukkan ke negara ini akan mencapai ratusan juta orang, sehingga
orang Indonesia semua akan diperbudak dan TNI Polri akan disikat habis.
Tak sampai di situ, ia juga
menjelek-jelekan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH
Said Aqil Siradj dengan sebutan sinting. Terakhir, Zulkifli Muhammad Ali
ini juga terang-terangan memprovokasi umat Islam untuk berani melawan
pemerintahan yang sah saat ini hingga mati. Hal itu dilakukan dengan
iming-iming jika mati mereka adalah syahid.
Apa yang disampaikan oleh Zulkifli
Muhammad Ali ini sungguh keji sebagai seorang ulama. Ia dengan sengaja
menyampaikan ceramah yang provokatif dan tidak memiliki dasar yang
valid. Tentu saja, tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Justru apa yang disampaikannya tersebut
dapat merusak harmonisasi antar masyarakat di Indonesia dan mempertajam
konflik sosial dengan sentimen SARA, khususnya berbasis isu agama. Hal
ini sangat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Parahnya, Zulkifli Muhammad Ali ini
dalam ceramahnya yang provokatif tersebut selalu mencatut institusi
negara. Misalnya, Ia mengaku sebagai ustadz di Mabes Polri, TNI, dan
BIN. Hal itu tentu merupakan sebuah kebohongan dan informasi yang tidak
tepat.
Untuk itu, kita sebaiknya tak perlu
terprovokasi atas ceramah yang mengobarkan kebencian seperti yang
dilakukan oleh Zulkifli Muhammad Ali tersebut. Di sisi lain, kita juga
perlu mendukung agar aparat keamanan segera menangkap ulama seperti itu.
Karena meskipun ia bergelar ulama, bukan berarti akan kebal hukum di
hadapan negara hukum seperti Indonesia ini. Semoga kebencian yang
disebarkannya tidak cepat merembet dan membakar apa yang sudah kita jaga
hingga saat ini, yaitu NKRI.
Selayaknya ulama itu menyebarkan
kebaikan dan kebenaran serta membing umat kepada jalan yang benar, tapi
akhir-akhir ini kita sering menyaksikan mereka yang bergelar ulama atau
ustadz, tetapi kelakuannya tidak mencerminkan pengertian ulama. Mereka
bergelar ulama, namun ceramahnya bukan untuk membimbing umat ke jalan
yang penuh kedamaian, lurus dan benar.
Justru sebaliknya, mereka menyebarkan
kebencian, menyebarkan berita bohong, fitnah kanan-kiri, dan mengajak
umat untuk berbuat kebathilan. Padahal mutu seorang ulama dinilai dari
apa yang diucapkannya. Dan, seburuk-buruknya ulama adalah mereka yang
melontarkan kebencian dari mulutnya. (ARN)
Akun twitter el diablo Bongkar Kader PKS dan Pegawai BNI yang Suka Sebar Hoax
SALAFYNEWS.COM, JAKARTA
– Akun twitter el diablo @digembok membongkar kedok seorang kader PKS
dan juga bekerja di BUMN atau lebih jelasnya pegawai di bank BNI, kader
PKS itu sering kali menyebarkan Hoax tentang pemerintah dan mantan
panglima TNI Gatot Nurmantyo, berikut kultwit @digembok:
Iwan
Kurniawan karyawan BUMN (BNI) kader PKS Asem Baris, Jakarta Timur,
Sering melakukan share berita-berita HOAX dan Fitnah terhadap Panglima
& Pemerintah.
Mohon maaf yak, kultwit kali ini agak lama postingnya, karena gue
sambi barengan sama goreng tempe, tahu dan bakwan. Harus multitasking
kultwit sambil jagain warung. Kalo gak gitu modem gue diumpetin emak
gue.
Jadi gini. Gue coba masuk BB group Pengajian. Iseng aja… eh ada yang
posting ginian. FINTAH YANG KEJAM. Gue coba iseng cek oknumnya.
Kananjing main framing gitu aja. Maksudnya mau adu domba militer
gitu? Nih orang bahaya banget. SUMPAH… UDAH KELEWATAN A NIH YANG
POSTING.
Nih pin BB 26E79CBD. Terus Namanya I-One.
Misteri nih. Masa gue tanya… nama
lengkapnya siapa? kerja dimana? tinggal dimana? GAK MUNGKIN KAN. Makanya
dengan kekuatan datang bulan…
Okdeh joke “dengan kekuatan datang bulan” diasumsikan gue cewe. SIP
Gak pake lama tapi pake puyeng cari bio tuh sikampret,
Nama: Iwan Kuriawan
Kerja di BNI (jejak digital dia sering ke BNI Melawai)
Kader PKS TULEN.
Kader PKS emang demen banget adu domba. Karena apa? Karena sapi dan
domba makan rumput. Sekalian jajal “mainan” baru. Kalo PIN BB bisa cari
koordinat lokasi gak? Eh ternyata bisa walaupun susah. Dapetnya area
doang.
Jadi Iwan Kurniawan apps BB-nya aktif terakhir hari minggu. Di area
Gang M1. Depan. Jl. Asem Baris, Jakarta Timur. Silakan pak polisi
diintai. Mukanya gampang diciriin kok. Karena muka TEMPLATE
Sekarang gue cari jejak digitalnya dia. SIapa tahu ada hoax yang lain. Sabar yak.. Ini kerja manual. Hehehehe
Akhirnya dapet… Kader PKS Asem Baris. Percuma ngumpet. Gue bisa temuin
Iwan Kurniawan, Kader PKS yg tinggal di Asem Baris. Ternyata juga alumni Monas University. Diwisuda Tanggal 2 Desember 2016.
Gue bingung nih. Pegawai BUMN sekaliber BNI masih aja singit. Kok
bisa yah share-share hoax di sosmed. Tinggal di Asem Baris, urusin
Pilgub Jateng.
Gue sih cuma kasih warning aja buat pegawai BUMN. Elo digaji
pemerintah.. Keluarga lo diempanin sama pemerintah. Elo jelekin
pemerintah sama aja bakar dapur lo nyet.
Kelakuannya di Sosmed. Udah kaya keluarga deket AHOK aja lo.
Tega2nya share fitnah gini. @PKSEJAHTERA kader lo otaknya dimana?
Gue jadi lupa mau bahas apalagi tentang Iwan Kurniawan. Oh iya baru
inget. Sikampret kasus fatalnya ngeshare narasi fitnah buat Panglima
TNI. Ini jahat banget. Mau adu domba TNI. Plus kader PKS. Emang harus
gue hajar.
Diluar tega gak tega yak. Emang kader pks itu jahat banget cuci
otaknya. FINAH HOAX dan Propaganda diajarin pas liqo. Kalo ketangkep
paling pengurus delusi. Gak mengakui kadernya.
Widih kayaknya kultwit gue udah nyampe ke Iwan nih.
Akunnya udah rename dari Iwan Kurniawan ke Boli bentar lagi tutup nih. gue demen. (SFA)
Pelajar SMK Penghina Jokowi dan Kapolri Divonis 1,5 Tahun Penjara
SALAFYNEWS.COM, MEDAN –
MFB, pelajar SMK menjadi terdakwa penghina Presiden Joko Widodo dan
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, divonis 1,5 tahun penjara dalam
sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (16/1/2018). Selain
itu, MFB juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 10 juta subsider
satu bulan kurungan.
“Terdakwa melanggar Pasal 45 ayat (3) UU
RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang
Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No 11
Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Ketua
Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo di Ruang Cakra IV PN Medan.
Setelah mendengar pembacaan vonis hakim
itu, MFB mengaku menerima hukuman yang diberikan kepadanya. Sementara
itu, vonis yang diberikan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa
Penuntut Umum (JPU), Raskita JF Surbakti. JPU menuntut terdakwa 2 tahun
penjara. “Terdakwa MFB juga dikenakan denda sebesar Rp 10 juta subsider
3 bulan kurungan,” kata Raskita beberapa waktu lalu.
Dia menggunakan nama Facebook Ringgo
Abdillah, padahal nama aslinya adalah Muhammad Farhan Balatif, usia 18
tahun seorang pelajar SMK di Medan, Sumatera Utara.
Kasus ini mencuat setelah postingan MFB
di akun Facebook bernama Ringgo Abdillah mendapatkan tanggapan serius
dari seorang anggota polisi dan dilaporkan ke Polrestabes Medan.
Pada 9 Agustus 2017 lalu, MFB dijemput
oleh polisi dari rumah orangtuanya di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat
I, Kecamatan Medan Timur. Polisi menyita sejumlah barang bukti yang
digunakan Farhan untuk menghina Presiden dan Kapolri.
Saat diperiksa di Pengadilan, MFB
mengaku melakukan penghinaan terhadap pimpinan negara dan Polri itu
dilatarbelakangi kekesalannya atas kebijakan pemerintah, mulai dari
masalah kenaikan harga pangan, tingginya angka pengangguran hingga impor
bahan pangan dari luar negeri. (SFA)