Arsip Migo Berita

LOWONGAN jadi abdi negara CPNS 2017 buka lagi, ini daftar instansinya

61 Instansi Buka Lowongan CPNS, Ini Daftarnya

Jakarta - Sebanyak 17.928 lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi jabatan di 61 lembaga. Rinciannya, 17.428 lowongan di 60 kementerian/lembaga dan 500 lowongan di 1 Pemerintah Provinsi, yakni Kalimantan Utara.


"Informasi resmi terkait dengan persyaratan pendaftaran dan jadwal dapat diakses mulai hari ini, Selasa tanggal 5 September 2017 pukul 23.00 WIB di Situs Kementerian PANRB www.menpan.go.id, situs BKN: https://sscn.bkn.go.id, serta situs Kementerian/Lembaga yang bersangkutan," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur dalam keterangan tertulis Selasa (5/9/2017).
61 Instansi Buka Lowongan CPNS, Ini Daftarnya  
Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Gelombang Dua Lowongan CPNS
Gelombang Dua Lowongan CPNS Foto: dok. Kementerian PANRB 
61 Intsansi Buka Lowongan CPNS, Ini Daftarnya 
Foto: dok. Kementerian PANRB 

61 Intsansi Buka Lowongan CPNS, Ini Daftarnya
Foto: dok. Kementerian PANRB

Sumber Berita : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3630129/61-instansi-buka-lowongan-cpns-ini-daftarnya

Re-Post  by http://migoberita.blogspot.co.id/ Rabu/06092017/10.24Wita/Bjm

Saatnya Dukung Timnas Indonesia u18 beraksi malam ini pukul 19.30 WITA

Indonesia Vs Myanmar, Ini Link Live Streamingnya

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gelaran Piala AFF U-18 2017 sudah dimulai. Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi timnas Myanmar di laga pembuka.
Pertandingan Indonesia vs Myanmar akan dilangsungkan di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar, Selasa (5/9/2017) pukul 18.30 WIB.


Anda juga dapat menyaksikan perjuangan timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 ini secara live streaming di link berikut : http://www.indosiar.com/live

Berikut daftar pemain di skuat timnas U-19 Indonesia yang akan berjuang di Piala AFF U-18 2017:

Penjaga Gawang:
Muhammad Riyandi, Barito Putera.
Gianluca P. Rossy, Jawa Tengah
Aqil Savik, Jawa Barat

Belakang:
M. Rifad Marasabessy, Madura United
Dedi Tri Maulana, Sulawesi Tengah
Rachmat Irianto, Persebaya
Julyano Pratama Nono, Ragunan
Kadek Raditya, Bali
Firza Andika, Sumatera Utara
Irsan Lestaluhu, Maluku
Samuel Christianson, Persija U-19
Nurhidayat Haris, PSM

Gelandang:
Syahrian Abimanyu, Persija U-19
Witan Sulaeman, Ragunan
Resky Fandi Witriawan, Sulawesi Barat
Muhammad Iqbal, Sumatera Barat
Feby Eka Putra, Jawa Timur
Saddil Ramdani, Persela Lamongan
Asnawi Mangkualam, PSM Makassar
Egy Maulana Vikri, Ragunan
M Lutfi Kamal, DKI Jakarta

Depan:
Hanis Saghara Putra, Jawa Timur
M. Rafli Mursalim, DKI Jakarta
Indonesia Vs Myanmar, Ini Link Live Streamingnya
GONANG SUSATYO/ BOLASPORT.COM
Timnas Indonesia U-19 
Sumber Berita :  http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/05/indonesia-vs-myanmar-ini-link-live-streamingnya

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/18.21Wita/Bjm


Pembunuh Indria Kameswari PNS Cantik BNN itu bermotif ini (Video cekcok)


Ya Allah! Ternyata PNS Cantik Ini Perlakukan Suami Seperti Binatang! Simak Kata-kata Kasarnya!

BANJARMASINPOST.CO.ID, BOGOR - Jajaran Kepolisian sudah menangkap pria berinisial AM di Tanjung Buntung, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (3/9/2017) malam.
AM diduga sudah membunuh istrinya sendiri yang bekerja sebagai Pegawai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari.
Melansir dari Tribunnews.com, Indria ditemukan tewas di kontrakannya di Perumahan River Valley, Cijeruk, Bogor, Jumat (2/9/2017) pagi.


Pembunuhan tersebut terjadi diduga karena AM yang adalah suami Indria ini stres menghadapi sikap Indria yang belakangan ini dinilai sangat arogan.
Bahkan, AM sempat mengirim sejumlah rekaman kepada anggota keluarga atau kakak-kakaknya sebelum pembunuhan itu terjadi.
"Dalam rekaman itu, 'Lo memang nggak pantes sama gue, lo cocoknya sama pejabat' itu omongannya si Pak Haji (AM). Istrinya juga, mengatakan yang demikian kalau memang cocoknya pasangannya itu pejabat. Jadi memang istrinya sering intimidasi si Pak Haji," kata seorang tetangga orangtua AM berinisial SM (59) di kediaman orangtua AM, Senin (4/9/2017).
Menurut SM, AM tidak mungkin melakukan pembunuhan terhadap istrinya tak bersikap arogan setiap hari.
"Ya diintimidasi melulu sama istrinya. Asal tahu saja, ada anggota keluarga Pak Haji bilang ke saya kalau Pak Haji ini stres sama sikap si istri saat ini. Sebab, ada tanah dan rumah itu dijual karena desakan sang istri," tuturnya.
Bahkan, keluarga juga sempat meminta AM menceraikan istrinya.
Namun, karena diduga AM masih cinta terhadap sang istri, desakan itu tidak pernah ia lakukan.
"Intinya, dasarnya si Pak Haji ini sangat baik. Nggak mungkin ya, dia melakukan itu terhadap istrinya jika istri Pak Haji sikapnya nggak arogan begitu," kata SM.
Dikatakan, pembunuhan ini terjadi karena ini adalah upaya AM untuk membela diri.
Hal ini diungkapkan oleh Siti, kakak AM saat polisi mengundang pihak keluarga untuk diselidiki.
Melansir dari Tribunnews.com, Siti menjelaskan bahwa adiknya ini kerap menerima perlakuan kasar dan ucapan tidak mengenakan dari istrinya, Indria Kameswari.
"Adik saya itu suka cerita, dia (AM -red) sering banget dipukul sama istrinya. Malahan, adik saya pernah sampai memar-memar dibagian kepalanya dan sudah divisum," kata Siti Nuraeni sambil menunjukkan bukti bekas visum di Mapolres Bogor, Senin (4/9/2017).
Bahkan, perlakuan kasar itu sudah kerap diterima AM sudah berlangsung sekitar 5 tahun sejak keduanya menjalin rumah tangga.
Diketahui, status keduanya sebelum menikah adalah janda dan duda.
Siti kembali menjelaskan bahwa perilaku kasar yang dilakukan oleh Indria tersebut dipicu keinginannya yang belum dipenuhi oleh AM.
"Bu Indria itu minta mobil sama rumah mewah ke adik saya sampai ngamuk-ngamuk, pernah mukulin juga ngancem mau bunuh adik saya pakai pistol," kata dia.
Karena peristiwa ini, Siti pun juga menyampaikan permohonan maafnya jika nantinya AM terbukti bersalah di mata hukum.
"Kami atas nama keluarga juga memohon maaf kepada BNN. Tolong polisi juga berlaku adil, sebab ini masalah pribadi antara adik saya dan istrinya," katanya.
Siti juga mengaku bahwa dirinya terakhir berkomunikasi dengan sang adik pada Kamis (31/8/2017).
Saat itu diketahui AM ke Warakas untuk mengambil sertifikat rumah ibunya.
"Kami keluarga minta maaf atas kejadian ini. Bahwa Indria sudah meninggal dunia benar. Tapi kejadian ini bukan direncanakan tapi spontan karena adik saya diperlakukan istrinya seperti binatang," katanya.
Bahkan, pihak keluarga AM juga meminta agar kasus ini tidak ditutupi, termasuk siapa pemilik pistol yang ada di rumah kontrakan Indria.
"Adik saya tak punya pistol. Kalau benar bu Indria meninggal dunia karena tembakan peluru, maka harus dicari siapa pemilik pistol dan kenapa bisa ada dirumah kontrakan adik saya,”katanya.
Bahkan Siti juga mengungkapkan sebagian kutipan rekaman yang telah dikirim AM ke anggota keluarganya yang berisi pertengakaran AM dan Indria di dalam mobil sebelum pembunuhan terjadi.
Banyak kata-kata kasar dan umpatan yang dilayangkan Indria kepada sang suami.
Berikut kutipan rekaman yang beberapa kata sengaja disensor dilansir dari Tribunnews.com!
"Kagak ada yang bisa elu buktiin, gue pengen kabur rasanya. Kalau gue enggak ada dalam beberapa hari ini lu jangan nyari gua. Capek otak gua, gua pengen istirahatin otak gua. Capek otak gua. Sengsara aja, dijanjiin melulu Ta* Anji**. Mana sekarang mobil mana? Mana mobilnya? Mana mobilnya? Mana mobilnya sekarang! Eu buktiin aja enggak lu! Yang ini lah yang itu, bacot aja semuanya. Coba mana ada bacot lu yang teralisasi, mana bacot lu yang terealisasi. Gak ada satu pun!" (Indria)
"Ya baru kemarin, jangan dipukul pukul dong" (AM)
"Gob*** lu! Baru kemarin, baru kemarin! Dari dulu mon***, dari dulu! Grand Vitara (Merk mobil) mulu Grand Vitara mulu, mana sampai sekarang! Odong odong aja lu pake! Lu gak becus!" (Indria)
"Aduh jangan pukul pukul dong!" (AM)
"Enggak becus juga lu ah! Lu becusnya yang ini odong odong lu pake. Anj*** lu! (Indria)
"Ya belum lah pake proses bu" (AM)
"Anj*** lu proses proses, apa yang lu proses. Dari kemarin sampai hari ini gue kepengen, mana!! Capek gue ngomong begitu sama elu. Lu, gue belum jalan sama orang lu. Awas lu kalau gue selingkuh harus macem macem lu sama gua lu" (Indria)
"Selesaikan pelan pelan lah" (AM)
"Lu labrak gue sekarang awas lu. Lu udah bawa gue sengsara lu anj***! Lu udah bawa hidup gue sengsara lu! Gue gak mau naik odong-odong ini! Gue mampu pakai mobil gede, gue mampu pakai mobil mewah! Gue malu! Anj*** Gue malu hidup sama lu. Hidup ngontrak! Atap bocor, gue juga yang bayar tu rumah. Mon*** lu. Tahan-tahan ribuan kali gue tahan. Pikir gue apa hah. Gue kerja! Gue cantik! Gue kerja kenapa lu!" (Indria)
"Ya kan saya cuman menjalani apa yang saya bisa bu" (AM)
"Lu gak bisa apa apa mon***! (Indria)
"Gak bisa apa apa gimana sih bu. Orang ini kan saya lagi usaha bu" (AM)
"Kebanyakan mikir lu!" (Indria)
"Aduh ya allah. Sakit bu" (AM) (Dipukul Indria)
"Mobil cepetan mon***! Gak usah nunggu-nunggu si eyang setan. Mana yang ada. Lu kebanyakan mikir. Mikir DP, bayar ini itu lah. Berarti lu enggak mampu mon***!" (Indria)
"Bukannya gak mampu bu tapi kan pakai proses bu" (AM)
"Ya kalau ini diproses gimana anj***. Ini kalau lu gak ngasih berkas gimana mau proses anj***" (Indria)
"Ini kan kemarin saya sudah kasih" (AM)
"Bodoh lu laki laki anj***. Gue mau gak hidup sengsara. Gue punya kerjaan anj***. Pikir gue lakunya sama lu aja yang kere ini anj***! Sini gue yang ajuin sini! Gue masih minder sama keluarga gue dan teman teman gue. Gara gara malu set**. Ngomong aja lu. Gue mgomong lu anggap sampah anj***. Gak pernah lu realisasi kemauan gue! Suami gue tuh gak begini. Suami gue itu harusnya mampu! Doktor! Direktur! Itu baru suami gua! Odong odong aja lu punya. Lu pikir gue main-main ya. Anj***! Gue masih ada harga diri buat anak anak anj***! Gue bertahan karena mereka!" (Indria)
"Sama saya juga begitu" (AM)
"Lu pergi lu, lu pergi ngapain bertahan lu sama gua. Ngapain lu bertahan cuman kerein anak- anak. Lu pikir cukup kayak gitu cukup! Rumah mobil! Udah pakai mobil odong-odong. Beg* lo! Odong-odong lagi odong lagi lu bawa. Gue bekerja! Gue cantik, gak mau berpenampilan babu kayak gini!" (Indria)
"Saya cuma mampu berusaha. Saya memberikan nafkah sesuai kemampuan saya" (AM)
"Itu namanya gak mampu! Pergi lu kalau gak mampu! Lu pergi. Gak sesuai dengan harapan gue, lu gak sesuai sama keinginan gue lu! Anj***!. Lu pikir gue gak malu hidup kayak gini. Malu tau gak anj***! Gue malu pakai mobil ini! Gue maluuuu! Lu udah ngejatohin harga diri gua depan semuanya, baik keluarga dan temen-temen gue" (Indria)
"Astagfirullooh" (AM)
"Ah monyet lo! Aaaargh. Berhenti lu.. Gua mau nabrakin diri gua sendiri gua nih. Anji*** lo! Udah gua bilangin jangan ampe kayak begini, Malu gua! Anj***! (Indria)
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga Indria Kameswari terkait tudingan dari keluarga AM atas sikap-sikapnya kepada sang suami selama masih hidup.
Ya Allah! Ternyata PNS Cantik Ini Perlakukan Suami Seperti Binatang! Simak Kata-kata Kasarnya!
instagram
Indria Kameswari dan AM suaminya yang diduga nekat membunuhnya. 
ini rekaman videonya 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/05/ya-allah-ternyata-pns-cantik-ini-perlakukan-suami-seperti-binatang-simak-kata-kata-kasarnya?page=all

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/17.53Wita/Bjm 

Biaya Umroh memakai "Dana Korupsi", Dr Patrialis Akbar, SH, MH dihukum segini

Vonis 8 Tahun Patrialis dan Suap untuk Umrah

Jakarta - Mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar divonis 8 tahun penjara karena terbukti menerima USD 10 ribu dari pengusaha Basuki Hariman. Uang digunakan Patrialis untuk biaya umrah.
Vonis terhadap Patrialis dibacakan secara bergantian oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Nawawi Pamolango di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, pada Senin 4 September 2017.


Selain itu, Patrialis didenda denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan. USD 10 ribu disebutkan hakim untuk biaya umroh sedangkan Rp 4 juta untuk pembayaran bermain golf Patrialis. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 12,5 tahun.
Kasus suap ini terbongkar berawal dari Patrialis ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan KPK (OTT) di Mall Grand Indonesia bersama seorang perempuan bernama Anggita Eka Putri pada 25 Januari 2017. Bersama Patrialis, KPK juga menangkap pengusaha Basuki Hariman, Ng Feni, dan Kamaludin. Ketiga nama terakhir bersama Patrialis ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Dalam OTT, KPK mengamankan uang USD 20 ribu dan SGD 200 ribu dari tangan Patrialis Akbar. Uang tersebut diberikan sebagai suap agar Patrialis meloloskan judicial review Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Pertama saya ingin menyampaikan kepada yang mulia Bapak Ketua MK, Bapak Wakil Ketua MK, dan Hakim MK yang saya muliakan dan kepada seluruh rakyat Indonesia, saya mengatakan saya hari ini dizalimi. Karena saya tidak pernah menerima uang satu rupiah pun dari Pak Basuki," kata Patrialis saat keluar dari Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada 27 Januari 2017 sekitar pukul 00.40 WIB dengan mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.
Tak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, MK pun memberhentikan Patrialis secara tidak hormat. Keputusan tersebut diambil oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Selanjutnya rekomendasi pemberhentian Patrialis diserahkan pada Presiden Joko Widodo.
"Kesimpulan, memutuskan Dr Patrialis Akbar, SH, MH, diberhentikan secara tidak hormat, demikian diputuskan," kata Ketua MK Sukma Violetta di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (16/2/2017) silam.
Patrialis menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 13 Juni 2017. Mantan hakim konstitusi itu didakwa menerima uang USD 70 ribu. Uang itu diberikan oleh Basuki Hariman dan Ng Fenny untuk mempengaruhi putusan perkara uji materi undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Uang itu disebut digunakan Patrialis untuk bermain golf dan umrah.
"Lalu Kamaludin (perantara suap) memberikan setengah dari uang sebelumnya dari Basuki Hariman yaitu sejumlah USD 10 ribu agar dapat dipergunakan Patrialis untuk keperluan umrah. Ada pun sisa uang USD 10 ribu digunakan Kamaludin untuk keperluan pribadinya," kata jaksa KPK Lie Putra Setiawan saat membacakan dakwaan.
Atas perbuatan itu, Patrialis diancam pidana pasal 12 huruf c jo pasal 18 undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 dan pasal 64 ayat 1 KUHP.
Patrialis keberatan atas dakwaan jaksa dalam kasus suap. Dia membantah telah menerima sejumlah uang dari Basuki Hariman dan Ng Fenny. "Saya ingin mengatakan, dakwaan JPU, saya keberatan, sumpah demi Allah sampai ke Arsy, tidak pernah sekali pun. Satu rupiah pun saya tidak terima uang dari namanya Basuki Hariman dan Ng Fenny," kata Patrialis saat memberikan tanggapan atas dakwaan jaksa.
Sidang demi sidang dilalui untuk membuktikan mantan kader PAN itu menerima suap yang salah satunya digunakan untuk umrah. Berkali-kali pula Patrialis membantah dirinya menerima suap untuk uji perkara nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di MK. Pada tanggal 14 Agustus 2017, akhirnya sidang sampai pada tuntutan dari jaksa.
Patrialis dituntut hukuman penjara 12,5 tahun ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan. Jaksa menyatakan Patrialis terbukti melakukan korupsi untuk mempengaruhi perkara nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait permohonan uji materi UU no 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Terdakwa Patrialis Akbar terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan korupsi secara sah bersama-sama," kata Jaksa KPK Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, (14/8/2017).
Menurut jaksa, Patrialis terbukti menerima hadiah atau janji dari Basuki Hariman Dan Ng Feny selaku pemohon perkara nomor 129/PUU-XIII/2015. Hal itu dibuktikan dari pemberian sejumlah uang dari Basuki Hariman dan Ng Fenny melalui Kamaludin. "Terdakwa terbukti menerima uang sebesar USD 10 ribu dan Rp 4.000.043.100 untuk kepentingan terdakwa," kata Lie.

Usai persidangan, Patrialis tidak banyak berkomentar soal tuntutan jaksa. Dia menyebut banyak fiksi yang digunakan jaksa untuk menuntutnya.
"Innalillahi, karena saya di persidangan telah mengungkapkan seluruh fakta. Banyak hal fiksi semacam karangan yang dibuat tidak berdasarkan fakta persidangan," kata Patrialis.
Seminggu kemudian, tepatnya tanggal 21 Agustus 2017, Patrialis diberi kesempatan membacakan pledoinya. Seperti koruptor lain, Patrialis membantah telah menerima uang haram dan merasa dizalimi oleh KPK. Bahkan, Patrialis menyebut KPK telah menghabisi harkat martabat serta nama baiknya dan menunggu permintaan maaf mereka di akhirat.
"Mereka sedih karena menyaksikan saya dizalimi dengan suatu kekuasaan yang sewenang-wenang namun berselimutkan atas nama hukum, mungkin keadaan ini lebih sadis dibandingkan dengan penjajahan yang memiliki rasa kemanusiaan, keberhasilan KPK menghabisi karir, reputasi, harkat martabat dan nama baik saya sudah berhasil. Saya menunggu di akhirat permintaan maaf mereka," ujar Patrialis dalam pledoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta, (21/8/2017).
2 minggu berselang, tepatnya 4 September 2017 kemarin, majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 8 tahun penjara pada Patrialis. "Menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara," kata ketua majelis hakim Nawawi Pamolango saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/9/2017).
Patrialis terbukti menerima uang suap untuk perjalanan ibadah umrah. Putusan itu hanya selisih setahun dari hukuman si penyuap, Basuki Hariman, dan jauh dari tuntutan KPK, yaitu 12,5 tahun penjara. Atas vonis tersebut, baik jaksa maupun Patrialis memilih pikir-pikir. 
Vonis 8 Tahun Patrialis dan Suap untuk Umrah 
Patrialis Akbar dijatuhi vonis 8 tahun bui. Foto: Agung Pambudhy
Sumber Berita : https://news.detik.com/berita/d-3628704/vonis-8-tahun-patrialis-dan-suap-untuk-umrah

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/11.28Wita/Bjm

KPK dan DPR "Memanas"

Wacana KPK Jerat Pansus dan Aksi Masinton Minta Ditangkap

Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo mengeluarkan pernyataan yang membuat DPR meradang. Agus menyebut bila lembaga yang dia pimpin bisa menerapkan pasal UU Tipikor kepada Pansus Angket.
"Kemudian kita sedang mempertimbangkan, misalnya kalau begini terus, (pasal) obstructions of justice (merintangi penyidikan) kan bisa kita terapkan. Karena kita sedang menangani kasus yang besar selalu dihambat," ujar Agus Rahardjo kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (31/8).


Politisi Golkar Bambang Soesatyo mengkritik pernyataan Agus. Bambang, yang akrab disapa Bamsoet, menilai pernyataan Agus arogan. Pansus Angket sudah berkali-kali meminta pimpinan KPK datang, namun hingga saat ini tak pernah digubris.
"Pernyataan tersebut jelas offside dan arogan serta mengandung konsekuensi hukum," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat (1/9/2017).
PKS yang selama ini menyatakan diri tidak ikut campur dengan pansus angket pun angkat bicara soal pernyataan Agus. Meskipun membela KPK, PKS tidak setuju dengan upaya tersebut.
"Yang dilakukan Pansus memang dapat dimaknai pelemahan terhadap KPK. Tapi menggunakan pasal tipikor perlu diperjelas. Karena selemah apapun proses pengambilan keputusan di Pansus itu masih domain parlemen," kata Wasekjen PKS, Mardani Ali Sera kepada detikcom, Sabtu (2/9/2017).
Mardani mengimbau KPK tidak tergesa-gesa dalam bertindak. Dirinya berharap KPK tetap menunggu judicial review dari Mahkamah Kontisusi terkait keabsahan Pansus Hak Angket KPK.
"KPK pun dapat tetap bersikap menunggu judicial review dari MK untuk bersikap. Karena menggunakan pasal tipikor perlu pertimbangan matang. Usulannya sudah benar menunggu keputusan MK," paparnya.
Tak hanya DPR, Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) juga menyebut pansus angket tak dapat dijerat UU Tipikor. Alasannya, mereka menilai Pansus tak menghalangi upaya penyidikan KPK.
"Itu dilihat dari tujuan Pansus. Tadi kan semangatnya perbaikan KPK, sehingga menurut kacamata kami, dengan fakta itu sepertinya kok tidak bisa," ujar Ketua PJI Noor Rachmad saat rapat dengan pansus angket di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2017).
Tak sepihak mengecam pernyataan Agus. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mendukung langkah KPK tersebut.
"Upaya ini sah untuk dilakukan karena Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sudah mengaturnya. KPK perlu melakukan proses hukum sesuai perintah UU Nomor 20 Tahun 2001 agar pekerjaan mereka justru tidak akan direcoki dengan proses politik yang berlangsung di Pansus Angket KPK," kata peneliti Formappi Lucius Karus kepada detikcom, Sabtu (2/9/2017).
Di tengah kisruh soal KPK yang ingin menjerat pansus angket dengan UU Tipikor, tiba-tiba saja Wakil Ketua Pansus Angket dari F-PDIP Masinton Pasaribu mendatangi Gedung KPK pada Senin (4/9/2017) siang. Masinton datang dengan membawa koper yang berisi pakaian. Dia mengatakan kedatangannya sebagai respon dari ancaman KPK pada pansus. Masinton juga meminta diberikan rompi oranye khas tersangka KPK pada Agus.
"Saya ingin uji bahwa kerja kami selama ini tidak pernah melakukan, mencampur-campuri, atau mengintervensi, ataupun menghalang-halangi proses penyidikan perkara di KPK. Sejak awal kami tegaskan seperti itu. Maka saya datang kemari, saya mau pertanggungjawabkan tuduhan itu dan saya mau minta rompi KPK, datang kemari. Saya minta Saudara Agus turun kemari, bawa rompi KPK agar kita gelar keadilan ini secara terbuka," tegas Masinton.
Kurang dari sejam Masinton berada di KPK. Namun, Masinton hanya berada di lobi depan gedung tak masuk ke dalam. Bahkan ke resepsionis untuk mendaftarkan diri sebagai tamu KPK pun tidak. Dia beralasan di KPK sudah ada CCTV sehingga dirinya tidak perlu repot-repot masuk ke Gedung KPK.
"Ini ada CCTV, masa dia (Agus Rahardjo) nggak tahu. Ya pasti tahulah, ngabarinlah, (yang) di bawah ini. Nggak perlu (laporan ke resepsionis). Datang saja di sini. Saya sudah datang kemari. Tinggal bawa rompi oranye. Saya tunggu-tunggu rompi oranyenya nggak datang-datang," ucapnya.
Langkah Masinton ke Gedung KPK didukung oleh koleganya di Pansus. Politikus Nasdem, Teuku Taufiqulhadi, menyebut tindakan politikus PDI Perjuangan itu sebagai bentuk tantangan kepada KPK.
"Dia menantang itu, barangkali seperti itu. Dan sah saja, boleh saja," jelas Taufiqulhadi di Gedung DPR, Senayan.
Perseteruan KPK dan DPR akhirnya menimbulkan wacana untuk mempolisikan Agus. Hal tersebut diutarakan oleh Sekjen PPP Arsul Sani.
"Tentu akan kita persoalkan," ujar Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2017).
Anggota Komisi III DPR itu mengatakan internal Komisi III serius menyikapi ucapan Agus. Rencana melaporkan Agus tak main-main.
"Di internal kemudian berkembang diskusi, membangun wacana melaporkan KPK juga," terang Arsul.
Wacana KPK Jerat Pansus dan Aksi Masinton Minta Ditangkap  
Foto: Nur Indah/detikcom
Masinton di KPK
Masinton di KPK Foto: Nur Indah/detikcom
Sumber Berita : https://news.detik.com/berita/d-3628675/wacana-kpk-jerat-pansus-dan-aksi-masinton-minta-ditangkap

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/11.18Wita/Bjm 

Jonru (Jon Riah Ukur Ginting) diancam Mundur oleh Pengacaranya, sebabnya ini

Razman Ancam Mundur Dari Kuasa Hukum Bila Jonru Tak Kooperatif

Jakarta - Pengacara Razman Arif Nasution sudah mengingatkan Jonru Ginting agar tidak lagi mem-posting hal-hal yang tidak perlu. Razman mengancam akan mundur sebagai kuasa hukum Jonru bila yang bersangkutan tidak bersikap kooperatif.
"Saya juga akan menilai dengan tim, kalau saya lihat sikap dia (Jonru) terus menerus dan tidak mematuhi, tentu saya akan pertimbangkan untuk menarik diri (sebagai pengacara). Kalau dia terus-terusan dianggap tidak memahami posisi lawyer yang kita juga tidak mudah berjuang untuk beliau," ujar Razman saat dihubungi, Senin (4/9/2017) malam.


Menurutnya, ancamannya tersebut demi kebaikan kliennya itu. Dia menyebut bila saat ini negara sedang sensitif, jadi apapun unggahan dari Jonru bisa menjadi bahan pelaporan baru. Razman ingin kliennya sekarang fokus dengan dua pelaporan yang sudah ditujukan pada dirinya.
"Supaya Jonru tidak lagi membuat posting-an yang efeknya memancing orang melapor lagi. Misalnya yang memancing orang melapor, kan negara ini sensitif. Sementara fokus dululah dengan laporan ini," ucap Razman.
Bila kasusnya sudah selesai, Razman tidak akan melarang Jonru untuk kembali aktif di media sosial. "Kalau nanti tidak terbukti, silakan melakukan lagi," katanya.
Sebelumnya, Razman bersedia menjadi kuasa hukum Jonru Ginting dalam kasus ujaran kebencian dengan satu syarat. Jonru harus bersikap kooperatif serta tidak lagi mem-posting hal-hal yang bisa membuat masyarakat tidak nyaman.
"Kalau Jonru tidak terbuka dan banyak posting yang tidak perlu. Saya ingatkan beliau jangan menimbulkan ketidaknyamanan banyak pihak. Kalau itu dilanggar, saya akan mengundurkan diri," ucap Razman.
Syarat itu diberikannya agar masalah tidak berlarut dan menambah banyak laporan baru. Menurutnya, hal itu bisa membuat kasus ini susah ditangani.
"Supaya posting-an jangan terlalu mudah dideskripsikan orang sehingga menambah laporan. Yang sudah terjadi, ini yang kita hadapi. Bahasanya, kalau ada 90 (orang) yang melapor, repot juga," kata Razman.
Razman Ancam Mundur Dari Kuasa Hukum Bila Jonru Tak Kooperatif  
Foto: Lamhot Aritonang
Sumber Berita : https://news.detik.com/berita/d-3628760/razman-ancam-mundur-dari-kuasa-hukum-bila-jonru-tak-kooperatif

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/11.08Wita/Bjm 

Indonesia Peduli atas Tragedi Kemanusiaan Muslim Rohingya di Myanmar

Diplomasi Menlu Retno Soal Rohingnya Jadi Perhatian Dunia

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi terbang ke Myanmar untuk bertemu pemimpin negara tersebut, Aung San Suu Kyi, guna menyelesaikan masalah Rohingya. Kepergian Retno ke Myanmar menjadi perhatian media dan masyarakat internasional.


Beberapa media terkemuka seperti Reuters, Al Jazeera dan The Daily Star memberitakan usaha Retno untuk mendamaikan militer Myanmar dengan warga Rohingya.
Reuters memberi judul 'Utusan Indonesia mendesak Myanmar menghentikan kekerasan terhadap Muslim Rohingya'. Sementara Al Jazeera memberikan judul 'Menteri Luar Negeri Indonesia mendesak Myanmar untuk menghentikan kekerasan Rohingya'. Dan The Daily Star menuliskan 'Menlu RI mengunjungi Dhaka dan membahas isu Rohingya'.
Ada empat hal yang dibahas dalam pertemuan Retno dengan Suu Kyi terkait krisis kemanusiaan yang dialami warga Rohingya di Rakhine. Empat hal yang disampaikan Retno kepada Suu Kyi adalah mengembalikan stabilitas dan keamanan, menahan diri secara maksimal, tidak menggunakan kekerasan, serta perlindungan kepada semua orang di Rakhine State tanpa memandang suku dan agama.
Selain dengan Suu Kyi, Retno bertemu dengan 3 menteri Myanmar, yakni menteri pada kantor Presiden, National Security Advisor, dan menteri muda urusan luar negeri.
"Misi ke Myanmar paling tidak telah mencapai dua hal. Pertama, menyampaikan perhatian besar masyarakat Indonesia kepada situasi kemanusiaan di Rakhine State dan adanya komitmen otoritas Myanmar untuk segera atasi krisis kemanusiaan tersebut," kata Retno.
"Selain itu, Indonesia juga telah mendapat akses dengan diterima dalam mekanisme penyaluran bantuan kemanusiaan yang dipimpin Pemerintah Myanmar dan akan melibatkan ICRC," imbuhnya.
Selanjutnya, Retno juga mengatakan pentingnya membuka akses bantuan keamanan bagi warga Rohingya di Rakhine.
"Empat elemen pertama merupakan elemen utama yang harus segera dilakukan agar krisis kemanusiaan dan keamanan tidak semakin memburuk," ujar Retno dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (4/9/2017).
Diplomasi Menlu Retno Soal Rohingnya Jadi Perhatian Dunia  
Foto: Dok. Istimewa
Diplomasi Menlu Retno Soal Rohingnya Jadi Perhatian Dunia
Foto: Dok. Istimewa
Diplomasi Menlu Retno Soal Rohingnya Jadi Perhatian Dunia
Foto: Dok. Istimewa
Sumber Berita : https://news.detik.com/berita/d-3628843/diplomasi-menlu-retno-soal-rohingnya-jadi-perhatian-dunia

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Selasa/05092017/10.47Wita/Bjm 

Siapa bilang Banjarmasin tidak punya "Kota Tua", ini penjelasannya

Sungai Jingah Kota Tuanya Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wilayah Sungaijingah Kelurahan Surgimufti akan menjadi objek wisata kota tua Banjarmasin. Hal itu sempat diterangkan oleh Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak.
Dipilihnya tempat tersebut menurut Ikhsan karena di kawasan itu banyak terdapat rumah tua adat suku Banjar. Sehingga bangunan itu bisa menjadi daya tarik para wisatawan.
Dari pantauan Bpost Online di lapangan, Sabtu (2/9/2017) memang berjejer kiri kanan jalan bangunan rumah adat suku banjar. Tidak hanya dengan satu model rumah adat. Melainkan ada beberapa jenis. Akan tetapi sejumlah rumah lainnya pula bukan bangunan adat.


Beberapa terlihat begitu tua. Satu unit rumah ada yang dibangun sejak tahun 1925. Sebagaimana rumah Muhammad Rasyid di Jalan Sungaijingah RT 16. Rumah tersebut pada bagian atasnya bertuliskan tahun pembuatan. Selain itu dikatakan oleh Rasid ia merupakan generasi ketiga penghuni rumah adat banjar berjenis bangun gudang.
Sungai Jingah Kota Tuanya Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Wilayah Sungaijingah Kelurahan Surgimufti akan menjadi objek wisata kota tua Banjarmasin. Hal itu sempat diterangkan oleh Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak. 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/02/sungai-jingah-kota-tuanya-banjarmasin

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/18.16Wita/Bjm 

Pengurus dan anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan TVRI Kalsel "berbagi"

IJTI dan TVRI Kalsel Berbagi Hewan Kurban Bersama

BANJARMASIN.CO.ID,BANJARMASIN - Pengurus dan anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalsel, melaksanakan ibadah kurban berupa penyembelihan satu ekor sapi.
Ibadah kurban ini dilakukan bersama TVRI Kalsel yang juga menyembelih dua ekor sapi dan satu ekor kambing.
Penyembelihan dilaksanakan di TVRI Kalsel, Jalan Achmad Yani KM 6, Banjarmasin, Sabtu (02/09/2017) pagi.


Ketua IJTI Kalsel, Budi Ismanto menuturkan pelaksanaan ibadah kurban ini, baru pertama kali dilaksanakan organisasi profesi yang dipimpinnya sejak 2014 lalu.
Menurutnya sapi yang dijadikan hewan kurban kali ini, merupakan penyaluran dari Kapolda Kalsel Brigjend Rachmat Mulyana, beberapa hari lalu.
"Alhamdulillah, kita menerima hewan kurban dari Pak Kapolda dan hari ini dilaksanakan penyembelihan bersama TVRI Kalsel," kata Budi didampingi Sekretaris IJTI Kalsel, Haswar Andi dan Bendahara Dina Qomariah.
Budi berharap, kedepannya, kerja sama seperti ini, baik antara IJTI dan jajaran Polda Kalsel terus terjalin. Begitu pula kerja sama dengan TVRI Kalsel,

Sementara itu Ketua panitia kurban TVRI Kalsel, Supriyadi mengatakan, kegiatan ini rutin mereka laksanakan.
Untuk tahun ini, baru pertama kali mereka gelar bersama dengan IJTI Kalsel. Karena itu kedepannya, Supriyadi juga berharap kegiatan bersama ini terus terlaksana.
Menurut Supriyadi, daging kurban yang disembelih kemudian disalurkan kepada masyarakat yang layak mendapatkannya.
"Tahun ini, dari kami ada dua ekor sapi dan seekor kambing. Untuk kupon daging kurbannya, perekor sekitar 100 sampai 150," jelas Supriyadi.
IJTI dan TVRI Kalsel Berbagi Hewan Kurban Bersama
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
IJTI dan TVRI Kalsel Berbagi Hewan Kurban Bersama 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/02/ijti-dan-tvri-kalsel-berbagi-hewan-kurban-bersama

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/18.08Wita/Bjm 

"Insiden Berdarah" di Jalan Pekapuran Banjarmasin menjelang Hari Raya Idhul Adha

Sadis, Duel Lima Lawan Dua di Pekapuran, Seorang Warga Tewas Ditombak, Satu Disamurai

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kegegeran terjadi di Jalan Pekapuran A RT 20 Kelurahan Karang Mekar Banjarmasin Timur, Kamis (31/8). Seorang penjaga malam, Ahmad Yunani (26), tewas ditombak. Sedangkan rekannya, Haris Munandar (37), mengalami luka parah dan dalam perawatan medis.
Gerak cepat polisi membuat kasus ini segera terungkap. Seorang pelakunya, Hendra (35), menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Timur. Kepada polisi, Hendra mengaku perkelahian berdarah itu berlantar belakang kekesalan semata.
Hendra mengaku, sebelum perkelahian terjadi, Kamis pagi, dia bertemu dengan kedua korban, Yunani dan Haris, di Jembatan 6 Jalan Pekapuran Raya.


“Kami sempat ribut. Saya dikejar Yunani dan Haris. Saya mau dikeroyok. Tapi saya bisa lari ke rumah,” kata warga Jalan Pekapuran Raya Jembatan 7 Banjarmasin Timur ini.
Tak terima dengan keributan itu, Hendra mengumpulkan teman-temannya. Dia ingin menyerang Yunani dan Haris. Hendra bersama empat orang temannya dengan membawa sejumlah senjata tajam seperti samurai, tombak dan pisau mencari Yunani dan Haris.
“Saya dan teman-teman langsung mendatangi rumah Yunani dan Haris,” kata Hendra.
Saat bertemu Yunani dan Haris, tanpa basa-basi Hendra Cs langsung mengamuk. Karena kalah jumlah, Yunani dan Haris tak bisa melawan lagi. Keduanya pun jadi bulan-bulanan Hendra dan teman-temannya. Yunani terkena tombak dan tewas di tempat kejadian. Sedangkan Haris luka parah akibat sabetan samurai.
Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol HM Uskiansyah mengatakan pihaknya sudah menetapkan Hendra sebagai tersangka. “Tersangka menyerahkan diri. Kami masih melakukan pengerjaan terhadap pelaku lainnya,” ujar Uskiansyah, Jumat (9/1).
Sadis, Duel Lima Lawan Dua di Pekapuran, Seorang Warga Tewas Ditombak, Satu Disamurai
Halaman 1 Metro Banjar Edisi Cetak Sabtu (2/9/2017) 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/02/perkelahian-lima-lawan-dua-di-pekapuran-seorang-warga-tewas-ditombak-satu-disamurai

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/17.59Wita/Bjm 

Sebarkan "ujaran Kebencian", banyak yang akhirnya tidak menyelesaikan ibadah Idhul Adha hingga akhir ditempat ini

Ya Allah! Terungkap, Banyak Jemaah Walk Out Gara-gara Khotbah Iduladha Singgung Ahok dan Jokowi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Dunia maya digegerkan dengan kabar adanya khotbah Iduladha yang menyinggung kondisi perpolitikan bangsa hingga memicu banyak jemaah yang walk out.
Kabar ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter bernama @myusufmusa.
Akun @myusufmusa mengaku sudah lelah dengan adanya khotbah yang bernada provokatif.


Ia juga menandai Presiden Joko Widodo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin serta tokoh muda Nadirsyah Hosen dan Ahmad Sahal dalam unggahannya tersebut.
"Yth Presiden @jokowi & Menteri @lukmansaifuddin,
Saya udh capek mendengar khutbah provokatif seperti ini.
Cc: @na_dirs @sahaL_AS," kicau @myusufmusa.
Dalam unggahan tersebut, @myusufmusa juga melampirkan beberapa foto yang diduga merupakan isi materi dari khutbah.
Dari keterangan dalam foto, diduga khotbah tersebut dilangsungkan di Masjid Al Muta'alimin, Perumahan Jati Permai I, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Dalam foto yang diduga merupakan isi materi khotbah tersebut juga menampilkan data kemiskinan, data anak putus sekolah yang bertambah, dan laju perekonomian yang menurun.
Singgung Jokowi dan Ahok
Dalam foto unggahan @myusufmusa juga terlihat data yang mencantumkan nama Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama ketika menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Menurut tulisan dalam foto tersebut, saat Jakarta dipimpin oleh Jokowi dan Ahok, pertumbuhan pembangunan di Jakarta menurun.
"Tidak heran kalau pertumbuhan pembangunan DKI terus menurun, yakni sebesar 5,11 (2015) dibanding dengan tahun 2013 ketika Ahok dan Jokowi berlum memimpin DKI, yaitu sebesar 6,11 persen. Sebelum Jokowi dan Ahok menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI, indeks pembangunan DKI 6,73 (2011)," tercantum dalam foto yang diunggah @myusufmusa.
Dalam foto terakhir yang diunggah @myusufmusa juga terlihat tulisan yang mengatakan bahwa tax amnesty merupakan salah satu kebijakan yang merugikan rakyat.
"Jika pemerintah mengharapkan keringanan beban dari Allah swt atas keterpurukan bangsa Indonesia dewasa ini, Presiden Jokowi harus menatar bawahannya, mulai dari para menteri, gubernur, bupati, walikota, camat sampai lurah seluruh Indonesia, berakhlak terhadap raktat jelata. Dengan demikian, tidak ada lagi kebijakan yang merugikan rakyat jelata, seperti tax amnesty, kenaikan harga bahan pokok, atau penggusuran warga di kota Jakarta."
Jemaah walk out
Akun @myusufmusa juga menambahkan keterangan bahwa banyak jamaah yang keluar dari barisan.
Unggahan ini juga mendapat berbagai tanggapan dari netizen.
@sulthonulaulia, "Khutbah Jum'at atau kuliah analisis ekonomi pembangunan ini?"
@PoetrantoNh, "Bogor Depok Bekasi gudangnya kaum beginian. Telling sdh kebal dngr2 ceramah2 kaum yg mengklaim plg islamis."
@Nanaelrahman, "Itu khutbah apa LPJ??"
@xaojin, "Datanya ngga akurat."
@HarunIrwanto, "Mungkin dia lagi kampanye."
Meski begitu, ada pula netizen yang menyarankan agar pindah masjid saja jika tidak cocok dengan khutbah yang disampaikan.
@J_kincie, "Kalau capek gak usah di dengerin , ato pindah mesjid , gampang kan jgn bikin opini lah."
@Marifullah65, "Ga suka yah jangan diddengerin.. pindah masjid laen aja... repot amat... siamat aja ga repot."
@pandarif, "Sayang bener bro,uploadnya nanggung. Kesimpulannya ga diupload. Klo gw ga baca kesimpulan,khotbah emg terkesan ga masuk tema idul adha."
@pandarif, "Saran gw,upload ampe bener halaman terakhir. Konsep dakwah itu menyapaikan,jd bs diterima atau ga ya tergantung kuping jamaah."
@pandarif, "Kalo capek dgrnya ya pulang,tegor khotib setelah selesai khotbah. Toh jg byk jamaah yg dgr ampe akhir kn?" (Fachri Sakti Nugroho)
Ya Allah! Terungkap, Banyak Jemaah Walk Out Gara-gara Khotbah Iduladha Singgung Ahok dan Jokowi
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Ilustrasi Salat Iduladha 
Sumber Berita :  http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/02/ya-allah-terungkap-banyak-jemaah-walk-out-gara-gara-khotbah-iduladha-singgung-ahok-dan-jokowi?page=all&

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/17.46Wita/Bjm

Ojek Online banyak order di Idhul Adha, jadi Sedih liatnya karena ini

Idul Adha Juga Jadi Rezeki Untuk Ojek Online, Tapi Lihat Kok Jadi Gak Tega Ya

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari Raya Iduladha 1438 H juga jadi berkah bagi para pengemudi ojek online. Mereka mendapat orderan pengantaran yang tak biasanya.
Jika di hari biasa pengantaran berupa barang atau mengantarkan pelanggan ke tempat tujuan, kali ini pengantaran berupa hewan kurban.
Berbeda dari pengantaran biasa, pengantaran hewan kurban bagi pengemudi ojek online tentu tak mudah.


Seperti yang terlihat di akun @dramaojol.id. Salah seorang pengemudi ojek online harus menaruh dua kambing di sisi kanan kiri sepeda motornya dengan memasukkannya ke tempat pengangkut barang.
Ada pula chat lucu yang berasal dari pengemudi ojek online yang menolak untuk mengangkut kambing.
pengemudi ojol : stress lu ya
pengemudi ojol : gimana caranya bawa kambing pake motor
pelanggan : grab baru kmu ya
pelanggan : ntr aku tlpn kantor kmu mau
pengemudi ojol : telpon aja bang ya ngaco aja masa bawa kambing 4 naik motor
Chat antara pengemudi ojek online dan pelanggannya ini pun memantik banyak komentar.
xaverius_billy, "tolol itu mah...dikira terong2an kali tuh kambing bonceng 4".
xaverius_billy, "@aryasugana atuh kira2 juga bang.4 ekor.gimana kalo tuh kambing nya gerak2 di jalan?".
apicheeeel, "Bisa bro paling di seret tuh kambing".
fiqih.juniawan, "Grab baru kmu y" ,, ohh jd slama ini ojol yg udah lama pernah bawa 4 kambing".
Idul Adha Juga Jadi Rezeki Untuk Ojek Online, Tapi Lihat Kok Jadi Gak Tega Ya
instagram
Jika di hari biasa pengantaran berupa barang atau mengantarkan 
pelanggan ke tempat tujuan, kali ini pengantaran berupa hewan kurban.
Ojek Online
Ojek Online (instagram)
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/01/idul-adha-juga-jadi-rezeki-untuk-ojek-online-tapi-lihat-kok-jadi-gak-tega-ya

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/12.49Wita/Bjm 

Prajurit Lanal Banjarmasin bantu Kegiatan Pemotongan Hewan Kurban setelah sholat Idhul Adha

Lanal Bsn Berkurban 9 Sapi dan 4 Kambing, ke Sini Dagingnya Dibagikan

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah menggelar Salat Iduladha di halaman Mako Pangkalan TNI AL Banjarmasin (Lanal Bsn), jajaran Lanal Bsn melakukan pemotongan hewan kurban.
Pada Jumat (1/9/2017) itu dipotong sembilan ekor sapi dan empat ekor kambing. Pemotongan dimulai pukul 09.00 Wita sampai selesai penyaluran daging kurban hingga 15.00 Wita.
Hadir dalam pelaksanaan ibadah kurban, Pasintel Mayor Laut (E) Firman Syah, Danden Pomal Mayor (PM) Abdi Haris Tampubolon, Dan KAL Kumai Kapten Laut (P) Mahendra, Pjs Pasminlog Kapten Laut (P) Bambang Haryanto, Dan Unit Lettu Laut (E) Rouli J Simamora, KKM KAL Kumai Lettu Laut (T) Mahatma, Kaur Pamgal Lattu Mar Nasikin, Paur Sahal Lettu Laut (P) Abson, Bendara Pengeluaran Letda (S) Asminarko, Paur Idik Letda POM Dedi Susanto.


Petugas penyembelihan hewan kurban, Ayah Gazali Rahman dan Sertu Choirul Amin. Kegiatan juga dibantu seluruh prajurit Lanal Banjarmasin.
Danlanal Bsn diwakili oleh Pgs Palaksa Mayor Laut (P) Firman Syah (Pasintel Lanal Bsn), maksud dan tujuan kegiatan tersebut meningkatkan ketakwaan, kesabaran, keikhlasan, syiar agama dan solidaritas sosial dan ukhuwah Islamiah.
Penerima hewan kurban yaitu warga sekitar kompleks Lanal Banjarmasin, Panti Asuhan AL Hidayah, Al Hikmah, Al Mudzakir, As Nur Hidayah, Insan Kamil, Muhammadiyah Putra, Al Ikhlas, Al Rizalah, kemudian warga Sungai Tabuk dan Tambang Ulang.
Lanal Bsn Berkurban 9 Sapi dan 4 Kambing, ke Sini Dagingnya Dibagikan
Banjarmasinpost.co.id/Salmah
Suasana pemotongan hewan kurban di Mako Lanal Bsn, Jumat (1/9/2017).Banjar 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/09/01/lanal-bsn-berkurban-9-sapi-dan-4-kambing-ke-sini-dagingnya-dibagikan

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/12.29Wita/Bjm

"Gerunuman" (Kesal) #Mati Lampu warnai kegiatan Idhul Adha KalSel-Teng, ada apa PLN?

Listrik PLN Kalselteng Terganggu, Pemadaman di Mana-mana, Ternyata Ini Penyebabnya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saat ini tengah terjadi gangguan yang mengakibatkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Kalselteng.
Supervisor Humas, Kemitraan dan Bina Lingkungan PLN Wilayah Kalselteng, Bayu Aswenda, menginformasikan bahwa saat ini terjadi gangguan pada Sistem Kelistrikan Kalselteng.
"Identifikasi awal yakni dikarenakan terjadinya penurunan Frekuensi yang menyebabkan beberapa pembangkit harus keluar dari sistem kelistrikan," ujar dia Kamis (31/8/2017) kepafa BPost Online.


Menurut dia, saat ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab terjadinya gangguan. Langkah pemulihan yang saat ini sedang dilakukan adalah mengupayakan PLTU Asam-Asam agar dapat beroperasi kembali, kemudian secara paralel melakukan pemulihan operasi PLTMG Bangkanai.
"Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, kami mohon doanya agar pemulihan sistem kelistrikan berjalan lancar," tutup dia.
Listrik PLN Kalselteng Terganggu, Pemadaman di Mana-mana, Ternyata Ini Penyebabnya
HUMAS PLN
Ilustrasi - Tim Pemeliharaan Transmisi Gardu Induk (Har Tragi) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan pemeliharaan Bay Coupler pada Gardu Induk Barikin dan Gardu Induk Tanjung, Kabupaten Tabalong, Rabu (7/6). 
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/08/31/listrik-pln-kalselteng-teganggu-ini-penyebabnya

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ibu-ibu yang tinggal di Jalan Veteran Sungai Lulut Banjarmasin maupun Kabupaten dibuat gerunuman (kesal). Pasalnya, lampu PLN sejak siang hingga malam padam, sehingga mengganggu aktivitas membikin makanan buat lebaran Idul Adha, Jumat (1/9/2017).
"Bagaimana kami menyalakan mixer buat membilkin kue, lampu sejak sore padam," keluh Sari, warga Jalan Veteran Kilometer 5,5 Banjarmasn, Kamsi (31/8/2017).
Pasalnya, kata ibu beranak tiga ini, lampu sejak siang hari padam, hingga mengganggu aktivitas memasak dan membikin kue.
Bukan itu saja, saat berbuka puasa Arafah, makannya hanya menggunakan lampu lilin saja.
"PLN koq tega-teganya memadamkan lampu pas di malam lebaran," pungkas Sari.
Sumber Berita : http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/08/31/lisrik-padam-warga-banjarmasin-buka-puasa-arafah-pakai-lilin-pln-koq-tega-teganya

Re-Post by http://migoberita.blogspot.co.id/ Sabtu/02092017/12.14Wita/Bjm